Light Dark

Nestapa Warga Ciherang Sukabumi, Rumah Roboh dan Tanah Retak Tinggalkan Kampung Halaman

Video | 23 Jan 2021, 15:52 WIB 23 Jan 2021, 15:52 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Hari Kamis, 21 Januari 2021, waktu tengah hari, tim liputan Sukabumiupdate.com menyambangi lokasi pergerakan tanah di Kampung Ciherang, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Kami, tim liputan bertolak dari pusat Kota Sukabumi menuju lokasi, yang berjarak kurang lebih 18,7 kilometer bila menempuh perjalanan via Baros - Terminal Jubleg - hingga masuk ke kawasan Ciherang, Cijangkar, Nyalindung. Ada dua rute yang bisa ditempuh. Pertama via Cicalobak, kedua via Jalan Ciherang, menempuh jalan setapak menanjak yang hanya cukup untuk satu sepeda motor saja.

Sasaran kali ini adalah kawasan perkampungan di atas bukit, lokasi terdampak bencana pergerakan tanah yang terjadi sejak pertengahan Desember 2020 lalu. Selain itu, kami juga ingin mengetahui bagaimana situasi terkini Posko Pengungsian Pergerakan Tanah Kampung Ciherang yang telah didirikan dari awal Januari 2021 itu.

Tiba di lokasi, tim disambut oleh petugas Babinsa, P2BK, hingga relawan bencana lainnya. Terlihat jelas sebuah tenda darurat didirikan dekat Posko Pengungsian yang ditempatkan di bangunan SDN Ciherang. Bangunan SD digunakan mengingat kondisi pandemi Covid-19 sehingga pembelajaran masih dilakukan secara daring.

Lantaran tiba tengah hari, saat itu kebanyakan warga yang menghuni posko pengungsian sedang beraktivitas. Mayoritas berkebun dan bertani. Meski tak sedikit pula yang sibuk mengevakuasi perabotan dari dalam rumah, sampai ada yang membongkar rumahnya sendiri lantaran khawatir retakan tanah semakin meluas.

Di posko, kami menemui salah satu warga pengungsi, yaitu Iyan Riansyah. Iyan bersama istri dan satu orang anaknya memilih untuk mengungsi lantaran rumahnya terancam. Kami juga mewawancarai Ahmad, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan atau P2BK Nyalindung. Ahmad memaparkan bagaimana situasi di lokasi bencana pergerakan tanah dari hari ke hari.

Lalu, bagaimana sebetulnya kondisi riil di lokasi bencana pergerakan tanah ini? Seberapa serius ancamannya? Bagaimana upaya penanganan yang dilakukan? Seperti apa mitigasinya? Untuk mengetahui jawabannya, simak hasil reportase sukabumiupdate.com berikut ini.

Image

Budiono

Redaktur

Image

Budiono

Redaktur

Image

Reporter