Light Dark

7 Khasiat Terong Belanda untuk Kesehatan, Bisa Cegah Anemia

Sehat | 19 Feb 2019, 23:20 WIB
Terong Belanda (Solanaceae). | ANTARA/Septianda Perdana.

SUKABUMIUPDATE.com  - Tamarillo atau terong belanda memiliki segudang vitamin, antioksidan, mineral, antivirus dan banyak khasiat lainnya. Dengan Nutrisi tersebut, buah ini tentu berkhasiat untuk kesehatan. Daging buah terong belanda bisa dikonsumsi secara langsung dan dapat digunakan sebagai bahan masakan.

Namun kulitnya memiliki rasa yang pahit. Salah satu manfaat utama terong belanda adalah untuk menurunkan berat badan. Berikut ini adalah beberapa manfaat terong belanda untuk tubuh dilansir Boldsky, Senin 18 Februari 2019.

1. Membantu menurunkan berat badan
Karena memiliki kandungan kalori yang sangat rendah dan tinggi serat, terong belanda bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Kebutuhan tubuh akan zat manis bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah ini. Kadar air yang tinggi dalam terong belanda akan membuat Anda merasa kenyang sehingga mengurangi keinginan untuk ngemil. Konsumsilah dalam bentuk jus atau makanlah apa adanya dan saksikan khasiat asamnya mengurangi sel-sel lemak dalam tubuh Anda.


Advertisement

2. Mengobati diabetes
Serat bermanfaat dalam mengatur kadar gula dalam darah. terong belanda mempertahankan kadar gula dalam aliran darah. Indeks glikemik rendah dari buah ini tidak meningkatkan kadar gula dalam darah Anda dan bermanfaat untuk diabetes tipe 2. Antioksidan dalam buah membantu mengurangi stres oksidatif di hati dan pankreas. Selanjutnya, asam klorogenik membantu dalam mempromosikan sensitivitas insulin dan membatasi timbulnya diabetes.

3. Melawan kanker
Sifat antioksidan yang dimiliki oleh terong belanda membantu dalam memerangi sel-sel radikal bebas yang menyebabkan kanker. Antosianin dalam terong belanda adalah antioksidan yang sangat kuat yang akan melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh stres oksidatif.

Dampak antioksidan dalam memerangi sel kanker telah dibuktikan dalam berbagai penelitian ilmiah. terong belanda mengandung flavonoid, polifenol, senyawa klorogenik dan lainnya yang dapat mencegah timbulnya kanker terutama payudara dan usus besar.


Advertisement

4. Meningkatkan metabolisme
Makanan yang diperkaya dengan vitamin dan mineral sangat bermanfaat untuk meningkatkan fungsi tubuh. Tubuh sehat yang berfungsi dengan baik adalah hasil dari aktivitas metabolisme yang baik dalam tubuh.

Vitamin B6 yang ada dalam terong belanda membantu dalam produksi energi. Ini berfungsi untuk mengubah kalori menjadi energi yang bermanfaat sehingga membatasi penambahan Berat Badan yang berlebihan. Vitamin ini juga berkontribusi terhadap peningkatan metabolisme hemoglobin yang ada di tubuh sehingga memudahkan transportasi darah.

5. Meningkatkan penglihatan
Sebagai pembangkit tenaga karotenoid dan vitamin A, buah ini membantu meningkatkan penglihatan. terong belanda bermanfaat bagi Kesehatan mata karena nutrisinya membantu melindungi mata dari kerusakan internal maupun eksternal.

Mengonsumsi terong belanda secara teratur dapat membantu menunda masalah penglihatan terkait usia seperti degenerasi makula dan katarak. Beta-karoten dalam terong belanda juga dikaitkan dengan peningkatan Kesehatan mata.

6. Meningkatkan fungsi kognitif
Kehadiran antikolinesterase dalam terong belanda memainkan peran utama dalam meningkatkan fungsi otak. Ini membantu dalam pengaturan (pemecahan) asetilkolin, zat kimia yang bertindak sebagai pembawa pesan ke otak. Dikemas dengan banyak phytochemical, terong belanda bermanfaat melindungi sel-sel otak sehingga meningkatkan fungsi saraf yang sehat.

Buah ini pun dapat digunakan untuk pengobatan gangguan kognitif atau neurologis seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson. Sifat antioksidan dari buah ini juga bermanfaat dalam meningkatkan Kesehatan otak.

7. Mencegah anemia
terong belanda kaya akan zat besi yang bermanfaat untuk mengobati anemia. Mineral yang terkandung di dalamnya berkontribusi untuk mengatur dan mempromosikan produksi sel darah merah. terong belanda juga membantu dalam melawan tanda-tanda seperti kelelahan, sakit dan pusing.

Sumber: Tempo

Image

Ardi Yakub

Reporter

Image

Ardi Yakub

Redaktur

Image

Reporter