Light Dark

Andre Taulany Bicara Aroma Bunga Nabi dan Berakhir di MUI

Gaya Hidup | 05 May 2019, 05:13 WIB
Andre Taulany dan istri, Erin Taulany. | Instagram.

SUKABUMIUPDATE.com - Pernyataan Andre Taulany di sebuah program acara stasiun televisi memantik kontroversi. Saat itu, dia sedang mewawancarai penyanyi Virzha yang menjadi bintang tamu dalam program televisi tersebut.

Andre Taulany mengajukan pertanyaan alasan Virzha merambah bisnis parfum. Penyanyi jebola Indonesian Idol itu mengatakan bisnis tersebut terinspirasi dari Nabi Muhammad yang wanginya seperti 1.000 bunga.

"Dulu aku pernah baca kisah jadi Nabi Muhammad dulu, dia tuh aromanya 1.000 bunga, jadi berawal dari situ. Kalau bisa wangi kenapa enggak?" kata Virzha. Di sela perbincangan itu, Andre Taulany lantas berseloroh, "aromanya 1.000 bunga? Itu badan apa kebon?"


Advertisement

Pernyataan yang bernada candaan itu menuai respons masyarakat. Andre Taulany dianggap menghina Nabi Muhammad. Mantan vokalis grup band Stinky itu pun mengalami perisakan.

Pada Sabtu, 4 Mei 2019, Andre Taulany berusaha meluruskan polemik yang terjadi. Dia datang ke kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan mengklarifikasi ucapannya tersebut. "Saya datang untuk bersilaturahmi dan menyikapi permasalahan yang sedang terjadi terkait diri saya," ujar Andre Taulany yang didampingi Ketua Komisi Dakwah MUI, Muhammad Cholil Nafis serta beberapa pengurus MUI di Jakarta.

"Saya datang ke sini adalah untuk meminta maaf melalui MUI sebagai perwakilan umat islam atas kekhilafan yang telah saya lakukan," kata Andre Taulany. "Saya umat muslim tentu juga cinta kepada Rasulullah SAW, di mana saya selalu menyebut namanya di dalam ibadah saya, dalam salat saya, shalawat saya. Jadi naudzubillahimindzalik kalau saya sampai menghina Nabi saya sendiri."


Advertisement

Ketua Komisi Dakwah MUI, Cholil Nafis menjelaskan Andre Taulany tak berniat menghina Nabi Muhammad. "Tidak ada kesengajaan dan tidak ada niat untuk menghina Rasulullah," kata Cholil Nafis setelah berbincang dengan Andre Taulany. Dia berharap persoalan ini menjadi pelajaran dan menghindari candaan terkait agama.

Sumber: Tempo

Image

Redaktur

Image

Reporter

Image

Reporter