Light Dark

Bercerita Kehidupan Setelah Manusia Mati, Disney+ Hotstar Rilis Film Animasi Berjudul Soul

Film | 28 Dec 2020, 14:39 WIB

Bercerita Kehidupan Setelah Manusia Mati, Disney+ Hotstar Rilis Film Animasi Berjudul Soul

Film | 28 Dec 2020, 14:39 WIB
Film Soul. | Suara.com

SUKABUMIUPDATE.com - Disney+ Hotstar mendukung perayaan hari Natal di rumah saja dengan mempersembahkan film Soul pada 25 Desember 2020 kemarin. Film tersebut menyuguhkan tampilan Animasi ciamik yang diproduksi di studio Pixar. Cerita yang disampaikan di film itu sangat unik dan tak biasa, menggambarkan kisah kehidupan manusia di bumi dan kehidupan setelah ketika manusia menjadi jiwa atau Soul.

Dilansir dari Suara.com, cerita berfokus pada Joe Gardner (Jamie Foxx), seorang guru musik sekolah menengah, yang bermimpi menampilkan musik jazz di atas panggung, tetapi merasa bosan dan tidak puas dengan pekerjaannya saat ini.

Joe tidak sengaja jatuh ke dalam lubang ketika tengah mempersiapkan penampilan pertamanya. Ia kemudian menemukan dirinya sebagai jiwa yang pergi menuju "Great Beyond".

Tidak ingin mati, Joe mencoba melarikan diri, tetapi ia malah menemukan dirinya di "Great Before", di mana konselor jiwa, yang semuanya bernama Jerry, mengatur dan mempersiapkan jiwa-jiwa muda untuk hidup di Bumi.

Di sana, Joe ditugaskan menjadi mentor untuk sebuah jiwa muda bernama 22, yang tidak berminat untuk menjalani kehidupan di dunia. Tidak seperti Joe yang baru saja akan memulai petualangannya, 22 mengaku tak bisa ke Bumi karena tidak lulus dalam pencarian 'spark', sebuah percikan atau semangat hidup.

Joe mencoba segala cara agar 22 dapat menemukan sesuatu yang menarik, tetapi tidak berhasil. Dengan berbagai cara untuk mencarikan spark bagi 22 dan sekaligus jalan Joe untuk kembali hidup, akhirnya mereka berhasil turun ke Bumi, namun dengan jiwa yang tertukar. 22 yang semula tak ingin merasakan kehidupan di dunia, secara tidak sengaja berada di tubuh Joe. Sementara, jiwa Joe berada di tubuh seekor kucing.

Disutradarai oleh Pete Docter yang juga menggarap film Up dan film Inside Out, Soul mungkin agak berat jika disebut sebagai film keluarga pengisi liburan. Film Soul mengajak penontonnya untuk berpikir ulang mengenai tujuan hidup mereka di dunia ini. Lewat serangkaian dialog cepat dengan alur yang terus maju, adegan demi adegan di film ini mampu menyentuh perasaan yang menontonnya.

Joe mungkin telah kehilangan nyawanya, tetapi dia belum siap untuk menyerah pada takdir. Ia juga ingin menunjukkan kepada 22, bahwa hidup layak untuk diperjuangkan karena ia memiliki api semangat dan cinta untuk banyak hal. Sementara 22, yang belum bisa menemukan alasannya untuk hidup di dunia, akhirnya dipaksa untuk mencicipi kehidupan melalui tubuh Joe. 22 juga bisa mengakses banyak informasi terkait memori dari guru musik ini.

Ketika mereka berpetualang bersama, rupanya banyak momen yang ternyata baru bagi kedua tokoh tersebut, tak terkecuali Joe, yang sudah bertahun-tahun hidup sebagai manusia. Bagaimana ia kemudian bisa jujur kepada orang-orang terdekatnya, hingga dirinya sendiri.

Tak hanya menarik dari segi visual, film Soul juga memiliki deretan soundtrack musik jazz yang sama indahnya.

Sumber: Suara.com

Image

Budiono

Redaktur