Light Dark

Wali Kota Sukabumi Sebut Tahun 2021 RS Al-Mulk Dapat Suntikan Rp 8,9 M

Sukabumi | 19 Jan 2021, 12:56 WIB
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memantau pelayanan kesehatan saat Milad 6 tahun RSUD Al Mulk, Selasa (19/1/2021). | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meminta RSUD Al Mulk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19 ini.

Hal itu disampaikan Fahmi saat menghadiri Milad 6 tahun RSUD Al Mulk, Selasa (19/1/2021). Dalam kesempatan itu, Fahmi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi.

"Dengan pertambahan usia ini, kami berharap RSUD Al Mulk mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di masa pandemi," ujar Fahmi seperti dikutip siaran pers Humpro Kota Sukabumi.

BACA JUGA: RSUD Al Mulk Kota Sukabumi Raih Public Service of The Year Jawa Barat 2020

"Pada masa pandemi, kebutuhan layanan kesehatan bagi masyarakat begitu penting dan ekspektasi menjadi tinggi, sehingga harus mampu menjawab tantangannya. Salah satu kontribusinya adalah dengan penyediaan 10 tempat tidur untuk ruang isolasi (Covid-19)," imbuh Fahmi.

Fahmi mengatakan, pelayanan di RSUD Al Mulk masih cukup dengan menunjukkan e-KTP dan kartu keluarga (KK) saja.

Selain itu, masih kata Fahmi, di tahun ini 2021 ada anggaran dari Gubernur Jawa Barat sebesar Rp 8,9 miliar yang akan digunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana RSUD Al Mulk.

"Di usia 6 tahun, RSUD Al Mulk harus makin tumbuh dan berkembang serta dicintai masyarakat. Sehingga jadi ikon hadirnya pemerintah di tengah masyarakat, khususnya di bidang kesehatan," ujarnya.

BACA JUGA: Sejumlah Fasilitas Batal Dimiliki RSUD Al Mulk Kota Sukabumi, Gara-gara Gagal Lelang

Dalam kesempatan itu, Fahmi pun menceritakan bagaimana sejarah berdirinya RSUD Al Mulk, hingga pada tahun 2018 lalu mendapat penghargaan dari pemerintah pusat sebagai Top 99 dan Top 45 inovasi pelayanan publik.

"Keberadaan RSUD Al Mulk berawal pada 2013 akhir, ada diskusi kecil antara saya yang pada waktu itu masih Wakil Wali Kota, dengan Wali Kota pada saat itu Pak Mohamad Muraz. Banyak warga sulit berobat karena kondisi ekonomi," kenangnya.

"Sehingga muncul ide membangun rumah sakit gratis dibiayai pemda. Dan hasil kajian dan survei, maka Puskesmas Lembursitu pilihan terbaik dibangun RSUD, yang diberi nama RSUD Al Mulk," pungkas Fahmi.

Ingat Pesan Ibu: Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

Reporter