Light Dark

Keluarga Sebut Suami Bacok Istri di Ciracap Sukabumi Gara-gara Cemburu

Sukabumi | 13 Jan 2021, 21:49 WIB

Keluarga Sebut Suami Bacok Istri di Ciracap Sukabumi Gara-gara Cemburu

Sukabumi | 13 Jan 2021, 21:49 WIB
U (29 tahun), ibu rumah tangga korban pembacokan suaminya sendiri di Ciracap, Kabupaten Sukabumi dirawat keluarganya. | Sukabumiupdate.com/Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Ibu rumah tangga berinisial U (29 tahun) korban Pembacokan oleh suaminya sendiri berinisial R (29 tahun) di Kampung Cipaku, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi pada Minggu (10/1/2021) lalu, kini kondisinya semakin membaik.

Ia sementara waktu diamankan di rumah kakak ketiganya, yakni di Kampung Kubang Bango, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, sambil fokus pemulihan luka-luka bekas bacokan golok di kepala, punggung dan tangan kanannya.

Pihak keluarga pun turut berkumpul, sembari sesekali menyambut kedatangan kerabat dan tetangga berdatangan menjenguk U.

Pihak keluarga yang diwakili paman korban, Sahri (47 tahun) menceritakan bagaimana awal mula pelaku tega membacok istrinya di kamar mandi. Keluarga menduga, aksi brutal itu ditenggarai rasa Cemburu.

"Sebelum kejadian Pembacokan itu tidak ada cekcok atau perang mulut antara pelaku dan korban," kata Sahri saat ditemui sukabumiupdate.com, Rabu (13/1/2021).

BACA JUGA: Warga Beri Dukungan, Istri Korban Golok Suami di Ciracap Sukabumi Tinggal Sementara di Rumah Kakak

"Kakak korban yang perempuan, yang pada saat kejadian menginap di rumah orang tua korban tahu persis. Katanya sebelum kejadian, U dan R baru pulang dari Kampung Pintu Desa Gunungbatu. Sampai di rumah sekitar jam 7 malam," ungkap Sahri.

"Nah, sekitar jam 8 malam, ada tamu ke rumah. Tamu itu mau ke Roni, kakak korban yang laki-laki. Tamu itu memang teman Roni, sudah janjian mau mancing bareng setelah ditelepon sebelumnya. Tempat mancingnya juga tidak jauh, paling 200-300 meter dari rumah," lanjut Sahri menceritakan.

Masih kata Sahri, saat itu tamu tersebut memanggil-manggil Roni sambil mengetuk pintu. Tak berselang lama, datang U membukakan pintu. U saat itu memberitahukan bahwa Roni sudah ada di lokasi mancing.

"U langsung pergi ke dapur. Posisi dapur dekat dengan kamar mandi. Eh, sudah 5-10 menit kemudian terjadi Pembacokan. U keluar dari rumah, terus tergeletak bersimbah darah. Di luar masih ada si tamu itu, temannya Roni lagi duduk di atas motor. Spontan dia turun dari atas motor, menolong U. Begitupun kakak perempuan U yang di dalam rumah teriak minta tolong," ujar Sahri.

BACA JUGA: Fakta Baru Suami Bacok Istri di Ciracap Sukabumi, Keluarga: Pelaku Bukan Mau Bunuh Diri

Dari kejadian itu, kata Sahri, keluarga menduga R tega membacok istrinya sendiri gara-gara Cemburu. Apalagi, aksi kekerasan yang dilakukan R juga bukan hanya terjadi kali ini saja. Kurang lebih setahun lalu, U dan R sempat bercerai gara-gara R memukul U. Aksi pemukulan terjadi hanya karena R Cemburu pada seorang sopir travel, dan ke orang tua U.

"Setelah kejadian itu, R minta bantuan supaya bisa rujuk kembali. Dia juga mengakui cemburu ke sopir travel dan ke mertuanya sendiri. Sekarang kejadian lagi, si R cemburu ke teman kakaknya yang sudah berteman sedari kecil," tandas Sahri.

Diberitakan sebelumnya, pelaku sendiri juga mengalami luka di perut akibat sabetan golok yang digunakan untuk membacok. Kekinian, pelaku dikabarkan masih dirawat di RSUD Jampang Kulon Sukabumi.

Ingat pesan ibu: Wajib 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di setiap kegiatan.

Image

Herlan Heryadie

Redaktur

Image

RAGIL GILANG

Reporter