Light Dark

Diapit Dua Gunung Api, Pengguna Tol Bocimi Jangan Berhenti untuk Selfie Ya!

Jawa Barat | 30 Apr 2022, 09:25 WIB
Dokumentasi kemacetan di Gerbang tol Cigombong Tol Bocimi pada musim libur tahun 2021 silam. Tol ini punya pemandangan eksotis karena diaput dua taman nasional gunung api, yaitu Gede Pangrango dan Halimun Salak | akun instagram @muchmarco

SUKABUMIUPDATE.com - Ruas tol bocimi (Bogor - Ciawi - Sukabumi) termasuk salah satu dari jalanan dengan pemandangan indah. Walaupun kurang lebih 14 kilometer yang saat ini baru bisa digunakan, ada pemandangan eksotis dari dua gunung api mengapit tol Bocimi, yaitu Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Panorama langkah sekaligus indah, menggoda dan sayang dilewatkan begitu saja tanpa selfie. Itu sebabnya, tak sedikit pengguna jalan tol bocimi nekat berhenti sejenak untuk berfoto di tepi jalan bebas hambatan ini. 


Advertisement

Manajer Operasi Tol Ciawi Sukabumi, Kiman mengingatkan agar masyarakat tidak berhenti dan berfoto selfie di ruas jalan tol tersebut. "Jangan ada kendaraan yang berhenti untuk 'selfie' di tol karena berbahaya," kata Kiman dikutip dari antara melalui tempo,co, baru-baru ini.

Kiman menjelaskan, tol bocimi cenderung jalur wisata ketimbang jalur mudik. Itu sebabnya, kepadatan arus lalu lintas di tol ini berbeda dengan tol jalur mudik lainnya. Kiman memperkirakan puncak kepadatan lalu lintas di tol bocimi bakal terjadi pada Hari Raya Idul Fitri dan sehari-hari setelahnya atau masa libur pasca lebaran.

"Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, puncak kepadatan kendaraan terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri," ujar Kiman. 

Para pengendara di tol bocimi juga harus menyiapkan saldo uang elektronik yang cukup. Tarif tol bocimi lebih tinggi dibandingkan tarif Tol Jagorawi, dari gerbang tol Ciawi sampai Cigombong tarifnya sebesar Rp 14 ribu untuk kendaraan golongan I.


Advertisement

Pengendara, Kiman melanjutkan, juga harus memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik. Petugas menyiagakan dua unit mobil derek, satu unit mobil tangki air, satu unit ambulans, dan satu unit mobil penyelamat untuk arus mudik dan arus balik lebaran.

SUMBER: TEMPO.CO

Image

Admin SUpdate

Image

Fit NW

Redaktur