Light Dark

Hailey, Istri Justin Bieber Terserang Stroke di Usia 25 Tahun, Ini Penjelasannya!

Sehat | 20 Mar 2022, 15:25 WIB
Potret Hailey Istri Justin Bieber yang Terserah Stroke | Instagram @Haileybieber

SUKABUMIUPDATE.com - Hailey Baldwin, istri Justin Bieber sekaligus model itu baru-baru ini diketahui dilarikan ke rumah sakit karena terserang Stroke ringan.

Kondisi Hailey itu membuat seluruh penggemar terkejut, karena usia perempuan cantik itu baru menginjak 25 tahun


Advertisement

photoPotret Hailey bersama Justin Bieber - (Instagram @Haileybieber)

Melansir dari suara.com, Hailey, mengatakan dia menderita "gejala seperti stroke" sebelum dibawa ke rumah sakit. 

Dalam sebuah pernyataan yang diposting di sebuah Instagram Story, Hailey mengatakan dia sedang sarapan dengan suaminya lalu ketika dia merasa sakit.

Dokter menemukan dia memiliki gumpalan darah kecil, yang menyebabkan dia kekurangan oksigen. Ini menunjukkan dia mengalami Stroke iskemik - jenis yang paling umum sebelum Stroke hemoragik.


Advertisement

Baca Juga :

Namun, Hailey mengatakan dia pulih dalam beberapa jam dan kemudian kembali ke rumah, yang menunjukkan bahwa dia mungkin mengalami Stroke ringan.

Stroke ringan, yang secara resmi disebut serangan iskemik transien (TIA) adalah Stroke yang menyebabkan gejala dalam waktu singkat, karena penyumbatan pada otak hanya bersifat sementara.

Hailey menggambarkan insiden itu sebagai "salah satu momen paling menakutkan yang pernah saya alami", tetapi mengatakan dia "sangat berterima kasih dan berterima kasih" kepada staf rumah sakit.

NHS mengatakan seorang lebih mungkin terkena Stroke jika Anda berusia di atas 55 tahun. Namun, sekitar satu dari 4 Stroke terjadi pada orang yang lebih muda (di bawah 25), dan ada 400 kasus pada anak-anak setiap tahun.

Stroke dapat dicegah dengan menjalani gaya hidup sehat - yaitu berhenti merokok, mengurangi alkohol, olahraga, dan makan dengan baik.

Tetapi ini tidak dapat sepenuhnya menghilangkan risiko. Riwayat keluarga, etnis, dan riwayat medis semuanya berperan, dan ini tidak dapat diubah.

Asosiasi Stroke mengatakan beberapa aspek kehidupan perempuan dapat meningkatkan risiko stroke, seperti pil kontrasepsi, kehamilan, dan migrain.

Secara keseluruhan, lebih banyak perempuan daripada pria yang mengalami Stroke di Inggris, yang sebagian disebabkan oleh fakta bahwa mereka secara statistik hidup lebih lama daripada pria.

Baca Juga :

SUMBER: SUARA.COM

Image

Admin SUpdate

Image

Reza Nurfadillah