Light Dark

Tunggangi Tiger 2000, Anggota STC Solo Riding dari Sukabumi Menuju 0 KM Indonesia

Motor | 28 Jan 2022, 14:42 WIB
Kang Tesar anggota STC yang melakukan solo riding dari Sukabumi menuju 0 kilometer Indonesia | Facebook/Dokumentasi Pimpinan Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Melakukan Touring ke 0 kilometer Indonesia menjadi impian sebagian besar para biker Tanah Air. 0 kilometer Indonesia sendiri terletak di Kota Sabang Provinsi Aceh.

Baru-baru ini anggota Sukabumi Tiger Club (STC) atas nama Tesar melakukan solo touring ke 0 kilometer Indonesia.

Keberangkatan kang Tesar ini dilepas langsung oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dari Balaikota Sukabumi, Kamis, 27 Januari 2022.


Advertisement

Baca Juga :

Menurut kang Ujang Dani Ramdhani atau biasa disapa mang Olan, selaku Ketua Umum Sukabumi Tiger Club (STC). Kang Tesar berangkat ke 0 kilometer dalam rangka touring bebas.


Advertisement

“Itu dalam rangka touring bebas, satu orang (yang berangkat) kang Tesar aja” kata mang Olan saat dihubungi tim Sukabumiupdate.com

Masih menurut mang Olan, melakukan perjalanan ke ke 0 kilometer Indonesia di kalangan para biker dikenal sebagai hajiannya para biker.

photoKang Tesar anggota STC saat dilepas langsung oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi di Balaikota - (Facebook/Dokumentasi Pimpinan Kota Sukabumi)

Di STC sendiri sudah banyak anggota yang pergi kesana, seperti bulan kemarin satu orang baru kembali ke Sukabumi setelah melakukan perjalanan yang sama seperti kang Tesar.

“Ke sabang itu hajian nya anak biker mungkin ya, udah banyak di STC yang berangkat ke sabang, bulan kemarin baru pulang satu orang namanya bro Kol” katanya menambahkan.

Saat ditanya kenapa cuma sendiri yang berangkat kesana, mang olan menyebut jika biker melakukan perjalanan jauh sendiri itu lebih greget atau ada kepuasan tersendiri bagi orang tersebut.

“Jadi kalau di klub itu, kalau touring sendiri ke tempat yang jauh itu agak beda, lebih greget, terus ada kepuasan tersendiri ya”. ujarnya.

Dihubungi terpisah, kang Tesar sendiri berangkat menggunakan Motor Honda Tiger 2000, pembuatan tahun 1998.

“Menggunakan Tiger 2000, tahun pembuatan 1998”. Kata kang Tesar

Honda Tiger 2000 sendiri diketahui memiliki mesin OHC (Over Head Camshaft) 196,9 cc dengan transmisi manual enam percepatan.

Untuk sistem pengereman menggunakan jenis rem cakram pada roda depan dan rem tromol untuk roda belakang.

Selain itu, motor ini juga memiliki kapasitas tangki bahan bakar sebesar 13,2 liter dan memiliki ground clearance 155 mm sehingga menjadikan Tiger 2000 cukup tinggi.

Saat ditanya soal persiapan, kang Tesar menjelaskan jika persiapan fisik dia melakukan olahraga ringan jalan kaki dan fitnes sebelum melakukan solo touring.

“persiapan fisik olahraga ringan jalan kaki sama fitnes” ujarnya saat dihubungi.

Motor sendiri menjadi hal utama dalam perjalanan kang Tesar kali ini, untuk itu persiapan pada sepeda motor tidak sembarangan. Sebelum berangkat kang Tesar menservice Tiger 2000 kesayangannya dan mengganti beberapa komponen.

“Untuk persiapan motor, mengganti Pelek sama Ban, mengganti cakram depan, kampas rem depan belakang, pengecekan kelistrikan Aki sama pemasangan tail bag” Jelas kang Tesar. 

Kemudian, selama perjalanan menuju 0 kilometer kang Tesar menginap di hotel dan rencananya singgah di beberapa kota seperti, Bandar Lampung, Bengkulu, Padang, Sibolga, Melaboh,  Banda Aceh serta Pulau Sabang.

“ Nanti menginap di hotel di bandar lampung, Bengkulu, Padang, Sibolga, Melaboh, Banda Aceh, Pulau Sabang” ujarnya.

Saat dihubungi Jumat siang (28/1/2022) pukul 14.00 WIB, kang Tesar  baru sampai di Serang Banten.

Koleksi Video Lainnya:

Warga Pengguna Sungai Cikaso Sukabumi Protes Limbah Pabrik Aci

4 Pemain Timnas Paling Disorot, Ricky Kambuaya Hingga Pratama Arhan

Image

Admin SUpdate

Image

Dede Imran