Light Dark

Pencuri Kotak Amal Masjid di Sukabumi Terekam CCTV, Awalnya Dikira Tukang Kredit

Sukabumi | 26 Jan 2022, 00:23 WIB
Aksi pencurian kotak amal masjid At-Taqwa di Cicantayan Sukabumi terekam CCTV. | Tangkapan layar CCTV/Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com -  Aksi seorang pria yang nekat mencuri isi kotak amal masjid At-Taqwa di Kampung Cijati RT.02/RW.07, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, terekam CCTV.

Dalam rekaman video, pria tersebut melancarkan aksinya sekira pukul 16:21 WIB Senin (24/01/2022). Awalnya ia yang menggunakan baju merah dan celana jeans ini masuk ke masjid pada pukul 16:20 WIB.

Setelah beberapa detik mengamati situasi, pria tersebut kemudian mendekati kotak amal masjid lalu kemudian merusak kuncinya. Tak perlu waktu lama, pada pukul 16:21 WIB pelaku berhasil menguras seisi kotak amal yang kemudian dimasukan ke dalam tasnya.


Advertisement

"Uang di kotak amal itu ada setengahnya isi, dia (pelaku pencurian) ngambil semuanya kecuali uang recehan," ujar Kepala Dusun setempat, Lili Solehudin (41 tahun) kepada sukabumiupdate.com, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga :


Advertisement

Menurut Lili, aksi pencurian di masjid Jami At-Taqwa ini adalah yang ketiga kalinya. 

"Kejadian ini sudah tiga kali, yang pertama sound system yang bernilai 3 juta, yang kedua kotak amal, dan yang kemarin kotak amal juga," ujar Lili.

Sebelum kejadian ini, lanjut Lili, warga sudah berinisiatif untuk memasang CCTV di masjid agar kejadian serupa tidak terulang, namun sayang meskipun sudah di pasang, aksi pencurian tetap ada.

Terkait pelaku yang terekam CCTV, Lili menyebut warga sekitar sebenarnya mengetahui kedatangannya, namun mereka mengira ia adalah tukang kredit mingguan.

photoPencuri kotak amal masjid At-Taqwa di Cicantayan Sukabumi terekam CCTV. - (Tangkapan layar CCTV/Istimewa)

"Warga tahu ada yang lewat pakai motor mio warna biru (kendaraan yang dipakai pelaku -red), warga sangka itu adalah tukang kredit mingguan jadi biasa saja, lalu pas mau magrib warga ramai meributkan kehilangan uang yang ada di kotak amal tersebut," tutur Lili.

Saat ini Lili dan warga sekitar sudah membagikan hasil rekaman CCTV di grup-grup desa dan media sosial facebook.

"Di grup warga sudah dibagikan, saya juga sudah membagikan video dan foto dari CCTV ke facebook, siapa tahu ada yang kenal orang ini (pelaku) bisa hubungi saya dijamin privasi aman," ujar Lili.

Agar timbulkan efek jera, Lili dan warga sekitar berharap kepada pihak yang berwenang untuk bisa membantu menelusuri sang pelaku, karena aksi pencurian di dalam masjid ini sudah terjadi beberapa kali. 

"Kami berharap kepada pihak berwenang yang dapat mengolah video dan foto rekaman CCTV untuk bisa membantu mengungkap pelaku, agar bisa cepat tertangkap dan menimbulkan efek jera," pungkasnya.

REPORTER: CRP 2

Image

Admin SUpdate

Image

Denis Febrian