Light Dark

Insentif RT dan RW di Kota Sukabumi Naik! Segini Jumlahnya

Sukabumi | 25 Jan 2022, 19:35 WIB
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menghadiri Musrenbang Kecamatan Cibeureum, Selasa (25/1/2022). Dalam kegiatan ini, Fahmi menyatakan insentif RT dan RW naik. | Riza

SUKABUMIUPDATE.com - Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2023 di Kantor Kecamatan Cibeureum, Selasa (25/1/2022). Dalam kegiatan ini, Fahmi menyatakan insentif RT dan RW naik.

Momen Musrenbang ini untuk menentukan arah pembangunan pada 2023 yang melibatkan partisipasi warga. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Cibeureum Dian Andriani dan sejumlah elemen warga hingga pengurus RW.

"Musrenbang ini dalam rangka perencanaan apa yang akan dibangun pada 2023 mendatang, proses pembangunan ini mengajak semua elemen masyarakat aktif dalam menentukan kebutuhan selain keinginan," ujarnya. 


Advertisement

Baca Juga :

Fahmi mengatakan, pembangunan di 2021 mengalami hal sulit akibat gelombang kedua pandemi. Kemudian di akhir 2021 bisa merampungkan pembangunan mulai dari Alun-Alun, Lapang Merdeka, Pedestrian Ahmad Yani, Pasar Lembursitu, Mall Pelayanan Publik, dan lain sebagainya.

Hal ini sebagai upaya mencapai kualitas kehidupan masyarakat yang unggul dan sejahtera. 


Advertisement

Fahmi berharap warga jangan pernah merasa letih dengan aspirasi yang belum terealisasikan karena ada sistem jika tidak terwujud tahun ini maka akan naik pada tahun berikutnya. Musrenbang juga jadi ajang penyaringan dan penjaringan antara keinginan dan kebutuhan masyarakat.

"Di Musrenbang disaring mana yang bisa naik di tingkat kecamatan, kalaupun ada yang tidak tersaring naik maka akan ditunda. Contoh dalam musrenbang ada yang minta naik P2RW dan baru terwujud pada 2022 dari Rp 20 juta menjadi Rp 25 juta," paparnya. 

Selain itu insentif RT RW diminta naik sejak 2019 dan naik pada 2022 yakni RW dari Rp 250 ribu menjadi Rp 350 ribu dan RT Rp 150 ribu menjadi Rp 250 ribu. 

Wali kota mengatakan ada 10 ekonomi baru pasca pandemi yang akan hidup salah satunya pariwisata di Kota Sukabumi ada kampung tematik misalnya Kampung Koi di Cibeureum.

"Ingat kalau tidak melakukan percepatan pembangunan akan tertinggal maka mari lakukan percepatan pembangunan, sehingga harapannya di Cibeureum pun bisa melakukan," jelasnya.

Image

Riza

Reporter

Image

Andri Somantri

Redaktur