Light Dark

Pembangunan Jembatan Permanen di Cicewol Sukabumi Menunggu Bantuan dari BNPB

Sukabumi | 25 Jan 2022, 20:09 WIB
Kondisi jembatan kayu Cicewol Sukabumi. | CRP 2

SUKABUMIUPDATE.com - Jembatan Cicewol yang berada di Jalan Raya Cidahu, Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi dikeluhkan karena banyak menelan korban kecelakaan. Dalam sepekan ini saja sudah dua kali kecelakaan terjadi, satu di antaranya pemotor yang nyaris nyemplung sungai karena terperosok.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Asep Jafar mengaku sudah menerima kabar tersebut. Dia meminta masyarakat untuk bersabar, karena untuk pembangunan kembali jembatan permanen di Cicewol menunggu tindak lanjut dari pihak pemerintah pusat melalui BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).


Advertisement

"Ini masuknya kan ke bencana, tapi perhitungan teknisnya tetap dari Dinas PU. Bahkan kita sudah cek ke lokasi. Mudah-mudahan tahun 2022 ini sudah terbangun, jadi kepada masyarakat dan pemakai jalan mohon bersabar, karena ada proses yang harus ditempuh. Saya juga kemarin terima foto ada yang terperosok di jembatan itu," ujarnya saat dihubungi sukabumiupdate.com, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga :

Menurut Asep, pihak BNPB nantinya tidak hanya membangun jembatan permanen, tapi juga membangun beberapa irigasi di sekitar lokasi.


Advertisement

"Saat pembangunan, pengawasannya tetap dari PU. Kapan pembangunannya kami menunggu dari BNPB," pungkasnya.

Terpisah, Kepala bidang rehabilitasi dan rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Yudistira memastikan bahwa dari pihak BPBD sudah mengajukan pembangunan jembatan permanen di Cicewol kepada BNPB.

"Sepengetahuan saya pembangunan jembatan ini sudah diajukan lama ke BNPB, kita di daerah mengajukan saja. Dan dalam pihak menunggu," ungkapnya singkat.

Seperti diketahui, Jembatan Cicewol yang merupakan penghubung antara Kecamatan Cicurug, Cidahu dan Parungkuda sempat ambruk akibat luapan sungai Cicatih pada April 2021 lalu.

Pasca kejadian, pemerintah setempat melalui PU dan BPBD kemudian membangun jembatan darurat menggunakan alas kayu dan tetap digunakan hingga saat ini untuk menjadi akses utama masyarakat.

Image

Admin SUpdate

Image

Denis Febrian