Light Dark

7 Minyak Alternatif Pengganti Minyak Goreng, Lebih Sehat!

Sehat | 17 Jan 2022, 12:20 WIB
(Ilustrasi) Minyak Goreng | iStock

SUKABUMIUPDATE.com - Naiknya harga Minyak Goreng di Indonesia diketahui disebabkan oleh produksinya yang menggunakan CPO (dari kelapa sawit mentah, red) sehingga membuat harganya mahal. 

Dikutip dari livescience.com, selain Minyak Goreng yang terbuat dari CPO, ternyata ada juga beberapa jenis minyak yang bisa digunakan untuk memasak, berikut daftarnya:

Baca Juga :


Advertisement

1. Minyak kelapa

photo(Ilustrasi) Minyak Kelapa. - (via darshnaturals.com)

Minyak kelapa diketahui telah digunakan untuk kebutuhan memasak sejak dulu secara turun temurun di Indonesia. 

Ada sejumlah manfaat mengkonsumsi minyak kelapa, salah satunya dapat menurunkan risiko penyakit jantung serta meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL)


Advertisement

2. Minyak Kanola

photo(Ilustrasi) Minyak Kanola. - (via newsbytesapp.com)

Minyak kanola dapat juga digunakan untuk berbagai pengolahan makanan seperti memasak, menumis, memanggang dan lain sebagainya. 

Minyak yang dibuat dari tanaman kanola ini sangat mudah ditemui di Indonesia. Diketahui, minyak kanola mempunyai berbagai manfaat seperti salah satunya dapat mengurangi risiko penyakit jantung.  

3. Minyak Zaitun

photo(Ilustrasi) Minyak Zaitun. - (via europa.eu)

Minyak zaitun atau olive oil dapat digunakan untuk memasak dan menumis bahan makanan. Minyak zaitun memiliki kandungan antioksidan dan Vitamin E yang baik untuk tubuh. 

4. Minyak Kacang

photo(Ilustrasi) Minyak Kacang. - (via inf.news)

Penggunaan minyak kacang mungkin masih asing bagi masyarakat Indonesia. Tetapi, minyak yang terbuat dari kacang tanah ini juga dapat digunakan untuk memasak.

Minyak ini diketahui memiliki kandungan lemak jenuh 18 persen lebih banyak daripada Minyak Goreng sawit atau CPO. 

5. Minyak Wijen

photo(Ilustrasi) Minyak Wijen. - (via thespruceeats.com)

Minyak wijen lumrah digunakan untuk memasak di sejumlah negara seperti India dan Timur Tengah. 

Uniknya, jika Anda memasak dengan minyak wijen, akan memunculkan sensasi pedas. Maka dari itu, minya ini biasanya digunakan untuk penambah cita rasa. 

Namun, Anda tetap bisa menggunakan minyak wijen sebagai bahan utama memasak berbagai menu masakan dengan sensasinya pedasnya yang khas tersebut.

6. Minyak Sayur

photo(Ilustrasi) Minyak Sayur - (via UC Riverside)

Minyak sayur berasal dari kacang kedelai. Rasanya yang netral sangat cocok untuk memasak dengan cara digoreng atau ditumis. 

Minyak jenis ini diketahui memiliki kadar lemak jenuh yang sedikit, serta kandungan omega-3  yang bagus untuk kesehatan jantung.  

7. Minyak Alpukat

photo(Ilustrasi) Minyak Alpukat. - (via livescience.com)

Minyak alpukat memiliki kandungan nutrisi yang mirip dengan minyak zaitun, yakni memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah. 

Minyak ini dibuat dengan cara mengekstrak buah alpukat hingga ke titik asapnya.

Image

Admin SUpdate

Image

Muhammad Gumilang

Redaktur