Light Dark

Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Api di Cireunghas Sukabumi

Sukabumi | 07 Jan 2022, 23:21 WIB
Petugas Kepolisian mengevakuasi jasad pria tanpa identitas yang tertabrak kereta api di Cireunghas Sukabumi. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria ditemukan tak bernyawa di sekitar perlintasan kereta api di Kampung Cimapag RT 09 RW 08 Desa/Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (6/1/2022) malam sekira pukul 22.50 WIB.

Pria tanpa identitas itu meninggal usai tertabrak kereta api (KA) Siliwangi jurusan Sukabumi-Cianjur.


Advertisement

Warga sekitar Dani Wardani (40 tahun) mengatakan, bahwa pria tersebut diduga seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).

"Iya, semalam sempat ramai (informasi) ada orang yang tertabrak kereta, katanya ODGJ, tapi tidak tahu jelas sih. Tetapi semalam juga warga disini tidak ada yang mengenalinya," ujarnya kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga :


Advertisement

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Jajat Munajat, membenarkan ada pria tanpa identitas yang tertabrak kereta di wilayah hukum Cireunghas.

"Awalnya datang melaju kereta api Siliwangi 439 KM 68 + 8/9 dengan Masinis yang berinisial CB dari arah Cianjur menuju arah Stasiun Kota Sukabumi. Sesampainya di TKP, ada seorang pejalan kaki yang identitasnya belum diketahui sedang berjalan di bahu jalan rel kereta api. Dia diduga terserempet lokomotif atau bagian depan samping kiri kereta api Siliwangi 439 sehingga korban sampai terpental," jelasnya.

Akibat dari kejadian tersebut, lanjut Jajat, korban mengalami luka-luka dan meninggal dunia di tempat Kejadian Perkara.

"Selanjutnya dibawa ke RSUD R. Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi guna dapat dilakukan Visum et Repertum," tandas Jajat.

Kekinian, Jenazah pria tanpa identitas tersebut masih berada di ruangan jenazah RS Bunut 

"Sementara jenazah disimpan di dalam freezer untuk menunggu keluarganya datang. Memang korban tidak ada identitasnya, tetapi kalau dalam waktu 3x24 jam tidak ada yang menjemputnya, kita akan melakukan penguburan dengan izin dari Kepolisian," kata Staf Forensik RS Bunut, Yopi Maulana singkat.

Image

Riza

Image

Denis Febrian