Light Dark

Digital Marketing: Strategi Jitu Kembangkan Bisnis di Era Teknologi

Inspirasi | 05 Jan 2022, 09:15 WIB
Ilustrasi Digital Marketing | Freepik

SUKABUMIUPDATE.com - Digital Marketing atau pemasaran digital, kian waktu semakin dibutuhkan. Strategi jitu ini dilakukan untuk mengembangkan bisnis dan perusahaan di era teknologi seperti sekarang. 

Para pelaku ekonomi saling terkait untuk merasakan pengalaman berbeda dari keadaan sebelumnya dalam bertransaksi. 


Advertisement

Pengusaha yang menerapkan perubahan dalam tata kelola usahanya dengan jaringan internet, memiliki prospek yang bagus ketimbang yang tidak melakukannya. 

Sehingga, jika tak ingin kalah bersaing, para pelaku bisnis harus menyiapkan taktik yang tepat serta harus dapat beradaptasi dengan dinamika persaingan bisnis saat ini. 

photoIlutrasi Tim Digital Marketing Sedang Berdiskusi | Sumber: Unplash.com


Advertisement

Lalu seperti apa Digital Marketing tersebut? Apa saja manfaatnya? Berikut pembahasan mengenai pemasaran digital yang diharapkan dapat membantu pembaca.

Baca Juga :

Digital Marketing

Digital marketing atau bisa disebut juga dengan pemasaran online, yaitu sebuah kegiatan pemasaran atau promosi suatu merek dengan menggunakan teknologi internet melalui perangkat seluler, mesin pencari, media sosial dan bentuk komunikasi digital lainnya, untuk menjangkau konsumen. 

Sehingga, Digital Marketing mengacu pada kegiatan untuk mencapai tujuan pemasaran melalui penerapan teknologi dan media digital.

Pemasaran digital menjadi salah satu tren terkini yang memungkinkan para pelaku ekonomi merasakan sensasi bertransaksi dengan cara baru dan berbeda. 

Selain dapat menjangkau lebih banyak konsumen potensial, pemasaran jenis ini juga lebih mudah dan lebih hemat biaya.

Saat ini, pemilik bisnis beramai-ramai menerapkan strategi untuk dapat mengefektifkan kegiatan pemasarannya. 

Tak heran, jika suatu bisnis yang menggunakan pemasaran digital, memiliki peluang lebih bagus dibandingkan yang tidak menggunakan. 

Setiap perusahaan menerapkan Digital Marketing yang berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan dan target perusahaan tersebut. 

Pada akhirnya, strategi pemasaran digital akan berubah berdasarkan jenis bisnis dan industri yang dijalankan.

Jenis Digital Marketing

photoIlustrasi Jenis-jenis Digital Marketing | Sumber: Unplash.com

Ada beberapa jenis digital marketing, diantaranya yaitu:

SEO

SEO (Search Engine Optimization), mengacu pada praktik mengoptimalkan konten agar mendapatkan peringkat di mesin pencari (Google).

Beberapa elemen penting yang perlu dipertimbangkan dalam menggunakan SEO adalah kata kunci, kualitas konten, jumlah serta kualitas tautan internal dan eksternal, tingkat keterlibatan pengguna dan keramahan laman bagi pengguna.

Semakin pengguna merasakan pengalaman yang menyenangkan dan tidak rumit, maka semakin lama pula pengguna berada di laman tersebut.  

SEO memungkinkan pemasar untuk memanfaatkan kekuatan visibilitas organik yang dapat bermanfaat seperti meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), meningkatkan lalu lintas (traffic), prospek berkualitas tinggi dan penjualan yang lebih baik.

Dilansir dari laman Cardinal Digital Marketing, beberapa alasan mengapa SEO masih menjadi strategi pemasaran teratas untuk saat ini yaitu:

  • 68 persen pengalaman online pengguna dimulai dengan aktivitas pada mesin pencari (browser).
  • Google memegang 92,03 persen dari pangsa pasar mesin pencari global.
  • 75 persen pengguna tidak ingin repot menggulir halaman kedua dan seterusnya. Biasanya mereka (pengguna) ingin menemukan apa yang mereka cari dengan melihat halaman pertama dan mengklik link yang sesuai. Maka dari itu, banyak website berlomba-lomba ingin menempati urutan teratas pencarian.
  • Hasil pencarian organik nomor satu memiliki Rasio Klik Per Tayang (RKPT) tertinggi, atau hampir sepertiga dari keseluruhan klik (rata-rata sebesar 31,7 persen).
  • 81 persen konsumen biasanya akan melakukan riset online terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian secara online.
  • 39 persen pembeli dipengaruhi oleh hasil pencarian yang sesuai dengan apa yang mereka cari atau ingin dapatkan (relevan).
  • Di Amerika Serikat, 45 persen dari penjualan e-commerce berasal dari pengguna seluler.
  • 76 persen orang melakukan kunjungan atau panggilan bisnis dalam waktu 24 jam setelah melakukan penelusuran lokal di perangkat seluler.  

SMM

SMM merupakan kependekan dari Sosial Media Marketing atau pemasaran media sosial. SMM mengacu pada praktik memanfaatkan jaringan media sosial untuk menjangkau pelanggan dan mengkomunikasikan pesan perusahaan. 

Bisnis yang memanfaatkan SMM secara efektif dapat menjangkau pelanggan secara langsung melalui media sosial pilihan mereka. 

Platform yang populer untuk melakukan pemasaran media sosial yakni seperti Instagram, Facebook, Twitter, Youtube dan LinkedIn. 

Pemasaran media sosial menjadi cara terkenal untuk mendapatkan perhatian calon konsumen, karena melibatkan partisipasi audiens yang aktif. 

Pemasar dapat menentukan jenis interaksi mana yang paling berarti bagi lini bisnisnya, seperti komentar, jumlah konten dibagikan, jumlah klik tautan dan sebagainya. 

Periklanan Digital

Periklanan digital mengacu pada penempatan iklan di berbagai platform online, termasuk mesin pencari dan jaringan media sosial. 

Penempatan iklan berbayar di hasil pencarian dan iklan pop-up adalah contoh iklan digital. 

Periklanan Pay-Per-Click (PPC)

Periklanan PPC atau bayar per klik merupakan bagian dari periklanan digital, dimana perusahaan menempatkan iklan dengan situs web pihak ketiga untuk mengarahkan traffic secara online. 

Tidak seperti bentuk periklanan lain, perusahaan hanya membayar iklan PPC jika pengguna mengklik tautan iklan tersebut. 

Pemasaran Afiliasi

Pemasaran jenis ini memungkinkan seseorang mendapatkan uang dengan mempromosikan bisnis orang lain. 

Jika kamu mengikuti program afiliasi, kamu akan mendapatkan komisi setiap kali seseorang membeli barang yang kamu promosikan. 

Jika kamu adalah penjual, kamu harus membayar afiliasi untuk setiap penjualan yang dilakukan oleh orang yang mengikuti program afiliasi tersebut. 

Otomatisasi Pemasaran 

Otomatisasi pemasaran merupakan jenis periklanan digital yang memanfaatkan software atau perangkat lunak untuk mendukung kampanye pemasaran digital, meningkatkan efisiensi dan relevansi iklan pemasaran tersebut. 

Otomatisasi pemasaran memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi konsumen, merancang kampanye pemasaran bertarget dan lainnya.

Email Pemasaran

Email pemasaran masih menjadi salah satu cara yang efektif dalam hal pemasaran. Email pemasaran bukanlah pesan spam, meskipun banyak yang menganggapnya seperti itu.

Email menjadi salah satu saluran pemasaran dan media untuk berhubungan dengan pelanggan potensial atau orang-orang yang tertarik dengan merek perusahaan.

Manfaat Digital Marketing

photoIlustrasi Tim Digital Marketing | Sumber: Unplash.com

Beberapa manfaat melakukan pemasaran secara digital adalah: 

  1. Pemasaran digital merupakan bentuk pemasaran paling kuat dan terukur
  2. Jangkauan luas
  3. Menghemat biaya
  4. Dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan
  5. Bisa menargetkan pelanggan ideal 
  6. Lebih banyak komunikasi dengan pelanggan
  7. Bisnis akan lebih kredibel
  8. Membuat bisnis menjadi lebih kompetitif

Writer: Fanny Kartika

Koleksi Video Lainnya:

WhatsApp Aero, Apa Itu? Simak Penjelasannya

Lebih Panas dari yang Ori, Matahari Made in China

Image

Admin SUpdate

Image

Reza Nurfadillah