5 Penyebab Motor Matic Kurang Bertenaga

Selasa 07 Desember 2021, 09:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Motor matic menjadi jenis sepeda motor yang banyak digunakan di Indonesia. Hal ini disebabkan karena tidak perlu repot memindahkan gigi transmisi sehingga dinilai lebih praktis dalam penggunaan.

Namun, motor matic memiliki masalah yang yang hampir sama dengan jenis motor lainnya. Meski berbeda merek, seringkali motor jenis ini dirasa kurang bertenaga bagi sejumlah pengendaranya, terutama ketika melewati jalan yang menanjak.

Masalah ini bisa disebabkan oleh berbagai hal. Berikut beberapa penyebab motor matic jadi kurang bertenaga.

Baca Juga :

1.Masalah pada Komponen CVT

photo(Ilustrasi) CVT motor - (via www.autodeal.com.ph)</span

Berbeda dengan motor manual yang menggunakan rantai dan gear untuk meneruskan tenaga dari mesin ke roda belakang, motor matic memiliki komponen CVT (Continous Variable Transmission) yang berfungsi seperti rantai pada motor manual.

Di dalam ruang CVT, terdapat beberapa komponen seperti roller, pegas CVT, kampas ganda, v-belt, pulley, mangkok kopling dan lain-lain.

Jika salah satu komponen di dalam CVT mengalami masalah maka akan menyebabkan perpindahan tenaga dari mesin ke roda belakang menjadi tidak sempurna.

Komponen di dalam CVT yang biasanya sering mengalami masalah yaitu kampas ganda atau kampas kopling.

Motor matic menggunakan jenis kopling kering yang berada di dalam CVT, berbeda dengan motor manual yang menggunakan jenis kopling basah yang berada di dalam mesin.

Jika kampas ganda sudah aus atau tipis, sebaiknya segera ganti karena akan menyebabkan kopling tidak dapat bekerja secara maksimal hingga akhirnya tenaga tidak dapat disalurkan secara penuh ke roda belakang.

Kemudian, kondisis roller yang sudah tidak bulat sempurna seringkali membuat motor matic kurang bertenaga, hal ini menyebabkan performa pulley (katrol) menjadi kurang responsif.

Selain itu, pegas CVT yang lemah juga bisa menjadi penyebab tarikan motor matic menjadi berat atau loyo. Hal ini bisa dirasakan ketika membuka gas, tarikan motor tidak se-responsif seperti biasanya.

Lalu, komponen lain yang biasanya bermasalah yaitu V-belt. V-belt merupakan sabuk yang meneruskan tenaga mesin ke roda belakang.

Seiring waktu dan pemakaian, V-belt akan mengalami aus dan menyebabkan motor kurang bertenaga.

Jika sudah aus, kamu sebaiknya segera mengganti komponen ini dan jangan menunggu sampai V-belt mengalami putus saat motor matic sedang dikendarai.

2. Karburator atau Injeksi Kotor

photo(Ilustrasi) Karburator sepeda motor - (Pixabay.com rosswlkr)</span

Motor matic kurang bertenaga juga bisa disebabkan karena karburator atau injeksi yang kotor.

Karburator dan injeksi merupakan komponen penting dalam menyalurkan bahan bakar ke dalam ruang pembakaran.

Jika komponen ini mengalami masalah, maka suplai bahan bakar akan terhambat dan mengakibatkan proses pembakaran tidak sempurna.

Jika masalah ini terjadi pada motor matic kamu, sebaiknya segera bawa motor ke bengkel agar komponen ini dapat dibersihkan dari kotoran seperti debu dan partikel lain yang mengganggu.

3. Filter Udara Kotor

photo(Ilustrasi) Filter udara pada sepeda motor - (via motorcycle.com)</span

Penyebab lain tenaga motor matic menjadi kurang bisa jadi disebabkan oleh filter udara yang kotor.

Filter udara berfungsi untuk menyaring udara agar kotoran tidak ikut masuk ke dalam karburator atau injeksi.

Jika filter ini kotor, dapat menyebabkan pasokan udara bersih untuk proses pengabutan bahan bakar menjadi terganggu.

Hal ini akan berdampak pada pembakaran di dalam mesin menjadi tidak maksimal, sehingga tenaga yang dihasilkan pun tidak akan optimal.

Sebenarnya, jika rutin melakukan perawatan berkala, masalah filter udara kotor dan karburator atau injeksi yang kotor tidak akan terjadi, karena biasanya komponen ini selalu diperhatikan oleh mekanik saat melakukan perawatan berkala.

4. Mesin Motor Overheat

photo(Ilustrasi) Mesin motor overheat - (via autorad.sg)</span

Overheat atau mesin mengalami panas berlebih, menjadi salah satu penyebab motor matic kurang bertenaga. Saat terjadi overheat, biasanya piston akan memuai dan menyebabkan mesin tak mampu bekerja dengan baik. Jika kondisi ini dipaksakan, bukan tidak mungkin piston akan macet dan mesin motor mati mendadak.

Overheat biasanya terjadi pada motor yang memiliki sistem pendinginan buruk atau bisa juga disebabkan karena kurang memperhatikan kondisi oli mesin yang berfungsi sebagai pelumas dan juga sebagai pendingin mesin.

Untuk itu, sangatlah penting memperhatikan kondisi oli dan menggantinya secara berkala.

Jika kamu mengalami gejala overheat seperti tarikan motor yang tiba-tiba berkurang, sebaiknya segera menepi dan mengistirahatkan mesin hingga kondisinya dingin.

Ketika kondisi mesin dirasa sudah dingin, kamu bisa melanjutkan kembali perjalanan.

5. Tekanan Kompresi Bocor

photo(Ilustrasi) Mesin ketika dalam langkah kompresi - (YouTube Daimler AG)</span

Saat terjadi proses pembakaran, seharusnya kondisi ruang bakar pada mesin benar-benar rapat bahkan tidak boleh ada kebocoran sedikitpun.

Jika terjadi kebocoran sedikit saja, akan mengakibatkan kompresi bocor sehingga tenaga yang dihasilkan dari proses pembakaran tidak akan maksimal.

Kompresi yang bocor bisa disebabkan oleh ring piston yang lemah atau aus. Ring piston ini berfungsi untuk menutup celah antara piston dan dinding silinder agar tidak terjadi kebocoran kompresi. Selain itu, ring ini juga berfungsi mencegah masuknya oli ke dalam ruang bakar.

Semakin besar celah yang ditimbulkan, maka kebocoran kompresi akan semakin besar dan tenaga mesin akan semakin berkurang.

Selain itu, kebocoran kompresi juga bisa disebabkan karena klep mesin yang kotor. Seiring waktu, proses pembakaran akan menghasilkan kerak karbon dan menutupi dudukan klep.

Hal ini menjadikan klep tidak dapat menutup rapat dan menyisakan celah yang menyebabkan kompresi menjadi bocor.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Tags :
Berita Terkini
Kecantikan22 Februari 2025, 22:34 WIB

5 Cara Ampuh Memperbaiki Kulit Berminyak yang Dehidrasi, Bisa di Coba di Rumah

Kulit berminyak yang mengalami dehidrasi mungkin disebabkan oleh kurangnya asupan air atau penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat.
Ilustrasi cara memperbaiki kulit berminyak yang dehidrasi (Sumber: Freepik/@stockking)
Sukabumi22 Februari 2025, 22:32 WIB

Setelah Autopsi, Samson Sang Preman Simpenan Sukabumi Dimakamkan di TPU Pasir Pogor

Kematian Samson masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga.
Jenazah Suherlan alias Samson (33 tahun) saat akan dimakamkan di TPU Pasir Pogor, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Ilyas Supendi
Kecantikan22 Februari 2025, 22:25 WIB

Kulit Berminyak dan Dehidrasi: Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dengan perawatan yang tepat, kulit berminyak yang dehidrasi dapat dikembalikan keseimbangannya. Ingat, hidrasi adalah kunci untuk kulit yang sehat dan bercahaya.
Ilustrasi kulit berminyak dan dehidrasi (Sumber:  Freepik/@KamranAydinov)
Nasional22 Februari 2025, 21:54 WIB

Diduga Dipecat Jadi Guru Pasca Kritik Polisi, Mendikdasmen Diminta Segera Bela Citra Sukatani

Guru merupakan warga negara yang dijamin hak-haknya.
Personel band punk Sukatani. | Foto: X/barengwarga
Life22 Februari 2025, 21:30 WIB

10 Cara Efektif Menghilangkan Noda Pewarna Rambut yang Menempel di Kulit

Mewarnai rambut tidak diragukan lagi merupakan salah satu cara termudah untuk mengubah penampilan. Namun, terkadang, betapapun kerasnya upaya untuk mencegahnya, warna rambut ini dapat meninggalkan bekas pada kulit.
Ilustrasi seorang wanita menggunakan pewarna rambut (Sumber: Freepik/@user18526052)
Sukabumi22 Februari 2025, 21:13 WIB

Tulang Tengkorak Terpotong, 4 Luka pada Wajah Warga Sukabumi yang Tewas di Tangan Adiknya

Tim dokter tidak melakukan tindakan autopsi terhadap jenazah Hendra.
Ketua tim dokter forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi dr Nurul Aida Fathya saat dimintai keterangan oleh wartawan soal kematian Hendra (55 tahun) pada Sabtu (22/2/2025). | Foto: SU/Asep Awaludin
Sehat22 Februari 2025, 21:00 WIB

Panduan Lengkap Mengatasi Sakit Punggung: Penyebab, Cara Mengobati, dan Pencegahannya

Dengan memahami penyebab, pengobatan, dan langkah pencegahan, Anda dapat mengelola sakit punggung secara efektif dan mencegahnya mengganggu aktivitas harian.
Ilustrasi seseorang mengalami sakit punggung (Sumber: Freepik/@stefamerpik)
Sehat22 Februari 2025, 20:30 WIB

Panduan Aman Puasa Intermiten untuk Ibu Menyusui: 8 Tips dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Puasa intermiten dapat memberikan manfaat bagi ibu menyusui jika dilakukan dengan benar dan hati-hati. Namun, keamanan dan efektivitasnya bergantung pada kebutuhan tubuh masing-masing ibu dan respons bayi.
Ilustrasi panduan aman puasa intermiten untuk ibu menyusui (Sumber: Freepik/@freepik)
Life22 Februari 2025, 20:00 WIB

Amankah Mencoba Puasa Intermiten Saat Menyusui? Simak Ulasan Berikut

Sebelum mencoba puasa intermiten ini, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar proses menyusui tetap optimal dan kesehatan bayi tetap terjaga.
Amankah mencoba puasa intermiten saat menyusui? (Sumber: Freepik/@freepic.diller)
Musik22 Februari 2025, 20:00 WIB

Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta

boygroup NCT Wish akan menyapa penggemar Indonesia untuk pertama kali sejak debut melalui Asia Tour yang bakal digelar pada 31 Mei 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Sapa Penggemar Pertama Kali, Harga Tiket NCT Wish Asia Tour Log di Jakarta (Sumber : Instagram/@nctwish_official)