Light Dark

DPRD Berharap Tak Ada Lagi Kasus Kekerasan Anak di Sukabumi

Sukabumi | 05 Dec 2021, 17:00 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Paoji menjenguk anak korban kekerasan di Kecamatan Tegalbuleud. DPRD berharap tak ada lagi kasus kekerasan anak di Sukabumi | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Paoji berharap tak ada lagi kasus Kekerasan Anak yang terjadi di Kabupaten Sukabumi. Hal itu diungkapkan Paoji, usai menjenguk anak yang kuku jari kakinya dicabut di Kecamatan Tegalbuleud.

"Hari ini kami menjenguk anak korban kekerasan yang kuku kakinya dicabut. Selain itu bersilaturahmi bersama kakeknya serta keluarganya," kata, Paoji kepada sukabumiupdate.com, Minggu (5/12/2021).

Baca Juga :

Ketua Komisi I itu menyatakan, anak disabilitas yang menjadi korban kekerasan itu sudah mulai membaik. Dalam kesempatan itu dia pun memberikan santunan berupa sembako dan uang kepada korban.

Dia menegaskan, jangan ada lagi kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Sukabumi. 

photoAnggota DPRD Kabupaten Sukabumi Paoji memberikan bantuan untuk anak korban kekerasan di Kecamatan Tegalbuleud. - (Istimewa)

"Semoga kasus kekerasan ini tidak terjadi lagi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Dan ini akan menjadi catatan, serta laporan kepada pimpinan, agar ada upaya meminimalisir, supaya  kasus Kekerasan Anak tidak terjadi lagi," tukasnya.

Sebelumnya, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun menjadi korban kekerasan. 7 kuku jari kakinya dicabut dan ada bekas sundutan rokok dekat bibirnya. Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap pelaku yaitu berinisial DD (57 tahun).

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Andri Somantri

Redaktur