Light Dark

Respons DPRD Kabupaten Sukabumi Soal Anak Dicabut Kuku Jari Kakinya

Sukabumi | 03 Dec 2021, 12:00 WIB
Wakil ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Muhamad Sodikin mengaku prihatin dengan adanya kejadian kekerasan terhadap anak berusia 12 tahun di Kecamatan Tegalbuleud. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Muhamad Sodikin mengaku prihatin dengan kejadian kekerasan terhadap Anak berusia 12 tahun di Kecamatan Tegalbuleud. 

Anak laki-laki tersebut pulang ke rumah dalam keadaan kuku jari kakinya dicabut dan ada bekas sundutan rokok dekat bibirnya.  Anak itu yatim piatu dan kini tinggal bersama kakeknya.

Baca Juga :

Sodikin mengatakan Anak yang menjadi korban tindak kekerasan tersebut harus segera mendapat penanganan serius terutama pengobatan luka yang dideritanya.

photo Kondisi kuku kaki anak yang cicabut. Puskemas sudah melakukan pengobatan anak korban kekerasan di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. - (Istimewa)

"Sangat prihatin, semoga dinsos, dinkes dan dinas terkait lainnya bisa menangani terutama pengobatan lukanya," ungkapnya, Jumat (3/12/2021). 

Selain pengobatan, kata Sodikin, Anak tersebut perlu mendatang pendampingan. "Dinas dinas terkait bisa memberikan pendampingan tidak hanya terkait kesehatan, pengasuhan dan hak lainnya," terangnya. 

Dia pun meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini serta pelakunya.

Video Lainnya:

Meninggal, Buruh Peserta Demo UMK 2022 Kecelakaan di Jalan Lingsel Sukabumi

Cerita di Balik Viralnya Anak Penjual Kue di Sagaranten Sukabumi

Euis Menampakan Diri, Buaya Sungai Cikaso Sukabumi Punya Nama

Image

Nandi

Reporter

Image

Andri Somantri

Redaktur