Light Dark

Pelatihan Humas dan Jurnalistik, LSPR Institute Perkuat Kompetensi Pemuda

Nasional | 29 Nov 2021, 22:22 WIB
Pelatihan yang digelar LSPR Communication and Business Institute. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - LSPR Communication and Business Institute memberikan pelatihan penguatan kompetensi generasi muda di bidang digital humas dan jurnalistik di Sumerta Kelod, Bali. Ini sebagai bentuk penyelenggaraan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) LSPR Literasi Desa bertajuk "Desa Berdaya: Penguatan Kompetensi Generasi Muda pada Bidang Digital Humas dan Jurnalistik."

Pelatihan yang dilakukan secara online ini berlangsung pada Sabtu, 24 November 2021, dihadiri Kepala Desa Sumerta Kelod I Gusti Ketut Anom Suardana, Dekan Fakultas Komunikasi Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Mikhael Yulius Cobis, Direktur Program Pascasarjana Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Rino F. Boer, Dosen Praktisi Universitas Udayana Ni Made Ras Amanda Gelgel, para dosen dan mahasiswa LSPR Bali, serta 20 pemuda dari Desa Sumerta Kelod.

Pada pelatihan ini dipaparkan mengenai pentingnya online engagement dalam Public Relations. Perkembangan media pun membuat praktik public relations berubah. Media sosial menjadi semakin menjadi bagian integral aktivitas perhumasan dan kehadiran sosial media menciptakan peluang sekaligus tantangan baru bagi para praktisi.

photoIlustrasi jurnalis. - (Pixabay)

Baca Juga :

Mikhael Yulius Cobis juga memaparkan, "meski terjadi banyak perubahan namun tujuan utama dari humas, yakni hubungan antara publik dan organisasi tetap menjadi yang pertama. Proses dan kemungkinan hubungan yang saling menguntungkan mungkin sedang berubah, namun tujuannya tetap, yakni hubungan kesepahaman antara organisasi dan publiknya."

Selain materi terkait pentingnya online engagement dalam Public Relations, pada pelatihan ini juga diberikan materi mengenai "Millennials, News, and Social Media". Diketahui bahwa generasi muda mengkonsumsi berita secara berbeda. Ketergantungan yang tumbuh pada media sosial melalui perangkat seluler mengubah cara individu memperoleh, terlibat, dan belajar dari konten berita.

Perubahan itu juga terjadi di tingkat desa. Ini menuntut jurnalis berubah dan beradaptasi dengan perubahan-perubahan dalam praktek jurnalistik, seperti kelahiran citizen journalism dan influencer, tantangan jurnalis di era perubahan itu, posisi dan peran jurnalis di tengah-tengah perubahan tersebut, serta kontribusi jurnalis dalam penguatan pemberdayaan desa.

Tentang LSPR Literasi Desa

LSPR Literasi Desa merupakan salah satu Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dari pemerintah yang dimenangkan oleh LSPR Institute. Program Hibah PKKM yang dimaksud terdiri dari Literasi Desa, Riset Kolaborasi, LSPR Connect & Developing, LSPR Upscale Pertukaran Dosen, dan Program Kemanusiaan.

Dalam implementasinya, LSPR menjalankan Pengabdian Masyarakat Kolaboratif yang terdiri dari berbagai kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan serta Pelatihan Pengembangan Dosen di Bidang Pengabdian Masyarakat. Kegiatan ini merupakan ranah untuk dosen dalam merealisasikan Tridharma Perguruan Tinggi, serta memberikan kontribusi atau dampak positif langsung kepada masyarakat.

Image

Admin SUpdate

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur