Light Dark

Setelah Dirusak Banjir, Warga Nagerang Sukabumi Bangun Ulang Jembatan Bambu

Sukabumi | 17 Nov 2021, 09:50 WIB
Warga Desa Nagerang, Jampang Tengah, Sukabumi, bergotong royong membangun jembatan bambu yang selama ini menjadi akses menuju lahan pertanian. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Desa Nagerang, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bergotong royong membangun Jembatan bambu yang selama ini menjadi akses menuju lahan pertanian.

Pasalnya Jembatan bambu yang sebelumnya berdiri diatas aliran Sungai Cikurutug, terbawa arus deras pada pekan lalu saat terjadi banjir di kawasan Jampang Tengah. 

Baca Juga :

"Ini pembangunan Jembatan bambu, menggantikan Jembatan sebelumnya yang diterjang banjir," kata Kiki  Ketua RT 017  Kampung Cirawa kepada Sukabumiupdate.com, Rabu 17 Nopember 2021.

Warga setempat menyebutnya Jembatan Leuwi Leungsir, sambung Kiki, karena berada diatas Leuwi Lengsir, sepanjang 12 meter. Jembatan tersebut sangat penting keberadaanya, mendukung kegiatan warga dalam sektor pertanian. 

photoWarga tengah mengerjakan pembuatan jembatan bambu. - (Istimewa)

"Para petani di 3 ke RT an, yang memiliki garapan baik sawah atau kebun di Cibeas Ciruru dan Cidalim, menggunakan Jembatan tersebut, bahkan Perhutani akesenya Jembatan itu," paparnya. 

Kiki katakan warga melakukan gotong royong membangun Jembatan bambu selama 7 hari, menghabiskan 30 batang bambu, jenis bitung dan awi tali, serta pengikat berupa tali tambang, serta paku untuk damparnya.

"Saat ini sudah mulai finishing, hanya ada kekurangan untuk tali tambang, sekitar nominal Rp.400 ribu. Kedepannya berharap akses pertanian berupa Jembatan ini, bisa permanen, dari besi dan seling," pungkasnya.

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Toni Kamajaya