Light Dark

Derita Dua Penyakit, Bantu Karmila Lewat Udunan Online Kota Sukabumi

Sukabumi | 25 Oct 2021, 13:26 WIB
Program Udunan Online Kota Sukabumi untuk Karmila. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Program Udunan Online terus diaktivasi untuk membantu warga yang memerlukan bantuan dana. Kali ini, program unggulan Pemerintah Kota Sukabumi ini membuka donasi bagi Karmila, penderita rheumatoid arthritis dan autoimun asal Kecamatan Lembursitu.

Melansir laporan di website www.udunanonline.com, penyakit yang diderita Karmila ini mulai muncul satu pekan setelah melahirkan, tepatnya pada 2013. Saat itu, Karmila jatuh dan merasakan sakit di bagian sendi-sendi tangan dan kakinya. Ia pun sempat berobat ke salah satu dokter dan divonis mengalami syaraf terjepit.

Dalam kurun beberapa waktu, penyakit Karmila tidak mengalami perkembangan yang signifikan. Ia juga pernah berobat ke klinik di Jakarta, namun penyakitnya tidak kunjung ada perubahan hingga ia merasa trauma untuk melakukan pengobatan ke dokter atau secara medis.

Pasalnya, setiap kali berobat hanya mampu bertahan beberapa hari saatnya obatnya masih ada. Setelah obatnya habis, rasa sakit pada kakinya kembali terasa bahkan semakin parah hingga mengalami pembengkakan dan sulit berjalan. Tangannya pun mengalami perubahan pada struktur tulang dan menjadi kaku.

Sejak itu Karmila dibantu sang suami mencari pengobatan alternatif. Mereka juga melakukan konsultasi mengenai penyakit yang diderita hingga akhirnya diketahui Karmila menderita penyakit rheumatoid arthritis dan autoimun.

photoSebelumnya, Yeni, ibu rumah tanggal asal Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum, juga menerima donasi Udunan Online yang digagas Pemerintah Kota Sukabumi. - (Dokumentasi Pimpinan Kota Sukabumi)

Menukil penjelasan Alodokter Kemenkes, rheumatoid arthritis adalah peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri. Radang sendi ini menimbulkan keluhan bengkak dan nyeri sendi serta sendi terasa kaku.

Rheumatoid arthritis lebih sering diderita oleh wanita, terutama yang berusia antara 40 hingga 60 tahun, dan biasanya terjadi simetris pada sendi yang sama di kedua sisi tubuh. Gejala rheumatoid arthritis terkadang bisa mirip dengan penyakit lain, contohnya osteoarthritis dan polimialgia reumatik.

Sementara autoimun adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri. Ada lebih dari 80 penyakit yang digolongkan penyakit autoimun. Beberapa di antaranya memiliki gejala serupa, seperti kelelahan, nyeri otot, dan demam.

Normalnya, sistem kekebalan tubuh berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan organisme asing, seperti bakteri atau virus. Ketika terserang organisme asing, sistem kekebalan tubuh akan melepas protein yang disebut antibodi untuk melawan dan mencegah terjadinya penyakit.

Akan tetapi, pada penderita penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuh melihat sel tubuh yang sehat sebagai organisme asing, sehingga antibodi yang dilepaskan sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat tersebut.

Karmila beserta sang suami terus melakukan pengobatan secara herbal, meski obat herbalnya harus didapat dengan susah payah karena  pesan melalui online. Namun menurutnya mulai ada perkembangan bisa berjalan lagi walaupun tangannya masih kaku tetapi rasa sakitnya mulai berkurang.

Aep Rahmat, suami Karmila, bekerja sebagai tukang kuli bangunan. Dalam situasi pandemi ia hanya di rumah karena tidak ada pekerjaan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Aep menjadi kuli serabutan.

Ia pun berharap dipertemukannya dengan Tim Udunan Online bisa memberikan harapan tentang keinginannya membeli obat herbal minimal untuk 5 (lima) bulan ke depan yang harganya Rp 3 juta untuk satu kali beli untuk diminum selama 40 hari.

Jika Anda berniat membantu, silakan klik tautan ini.

Image

Admin SUpdate

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur