Light Dark

Retakan Tanah di Cigulusur Sukabumi 700 Meter, Berawal dari Puncak Keramat

Sukabumi | 24 Oct 2021, 07:00 WIB
Petugas cek retakan tanah yang terus terjadi di Cigulusur Sukabumi | istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Pergerakan tanah di  Kampung Cigulusur RT 01/01 Desa Margaluyu, Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus terjadi dan makin meluas. Hingga Sabtu sore (23/10/2021) retakan tanah terus terjadi.

Pihak Muspika, Pemdes, BPBD, Tagana,  Palang Merah Indonesia (PMI), Tagana, serta relawan masih siaga di lokasi. " Sampai dengan sore tadi masih ada pergerakan," ucap  Camat Purabaya, Mulyadi kepada sukabumiupdate.com. 

Seluruh warga terdampak sudah diungsikan ke tenda BPBD dan lokasi aman lainnya. Menurut Mulyadi, sejauh kondisi kondisi para pengungsi dalam keadaan sehat dalam pantauan tim medis Puskesmas Purabaya,

"Posko bencana langsung dipimpin oleh Danposramil Purabaya," jelasnya.

Saat ini 6 unit rumah makin rusak bahkan ada bagian bangunan yang sudah ambruk. Dihuni oleh 8 kepala keluarga terdiri dari 25 jiwa. Terancam 11 unit rumah, 14 KK, 32 jiwa di Kampung Cigulusur RT 01/01 Desa Margaluyu.

"Warga terdampak makin meluas karena retakan terus terjadi. 7 unit rumah yang dihuni 7 KK 27 jiwa di Kampung Sawah Lega RT 6/5 Desa Citamiang, Kecamatan Purabaya juga terancam," beber Mulyadi.

photoSekda Ade Suryaman memberikan bantuan peralatan pendukung MKC di posko pengungsian pergerakan tanah di Cigulusur - (istimewa)

Laporan terkini dari kepala dusun kata Mulyadi, pergerakan tanah susulan terjadi pada Sabtu siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB. Retakan bervariasi mulai dari 2 centimeter,  5 centimeter, bahkan ada yang 20 centimeter.

Di Lahan  persawahan, ada yang kedalaman retakan hingga 20 centimeter. Petugas juga sudah menelusuri retakan yang dimulai dari hutan Puncak Keramat, sekitar 700 meter diatas pemukiman warga.

Baca Juga :

"Retakan dari hutan  Puncak Keramat, baru teridentifikasi. Ada 3 jalur atau garis retakan hingga ke pemukiman. Jalur tersebut menyebar dan meluas di kawasan pemukiman," ungkap camat.

Hari ini Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman juga mengunjungi lokasi bencana, termasuk memantau kondisi warga di pengungsian. Bantuan terus berdatangan, untuk pemenuhan tanggap darurat.

"Alhamdulilah untuk bantuan berdatangan baik dari instansi, maupun warga. Sementara saat ini ketersediaan logistik tersedia. Bantuan datang dari bu Ai anggota DPRD, Kecamatan  Purabaya, BPBD, Dinsos, KNPI, PMI Kabupaten Sukabumi,  Karang Taruna, SMP 3 Puspa, SMK Purabaya, Mts Al ittihad, warga juga tadi ada kunjungan pak Sekda sekaligus memberikan bantuan perlengkapan MCK," pungkasnya.

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Fit NW

Redaktur