Light Dark

Numpang Lahan HGU, Kemensos Cek Pasutri Penghuni Gubuk Derita di Sukabumi

Sukabumi | 16 Oct 2021, 07:00 WIB
Gubuk ukuran 3x3 meter yang dihuni pasutri di Cidadap Sukabumi | istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Perwakilan dari Kementrian Sosial atau Kemensos RI, mengunjungi pasangan suami istri (Pasutri) Ade Suryono (53 tahun) dengan Suryani (50 tahun) di Sukabumi.  Keluarga ini viral, karena tinggal di gubuk reyot, miring dan bocor disana-sini di Kampung Rawabening RT 06/04 Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Gubuk tersebut hanya berukuran 3 kali 3 meter. "Tadi ada kunjungan pak Usman yang dari Palamarta Cibadak, bersama 3 rekannya, Perwakilan dari Kementrian sosial, kaitan rumah yang ditempati  Ade Suryono bersama istrinya," kata TKSK Cidadap, D Sudarsono kepada sukabumiupdate.com, Jumat 15 Oktober 2021.

Ikut hadir Camat Cidadap, kepolisian, Kepala Desa Cidadap, kata D. Sudarsono. Selain menyerahkan bantuan sembako, mereka juga, tengah memikirkan bantuan perbaikan tempat tinggal layak bagi pasangan tersebut.

photoPerwakilan kemensos RI bersama muspikda dan pemdes di Cidadap bantu pasutri penghuni gubuk derita - (istimewa)

"Menurut pa Ade, pertengahan Agustus 2021, rumah itu ambruk terus dibangun kembali alakadarnya pada September 2021. Pasangan suami istri tersebut selama ini numpang di lahan HGU perkebunan karet Cikasintu," pungkasnya.

Baca Juga :

Sebelumnya diberitakan, pasutri ini hidup dari penghasilan menjadi pemulung. Saat hujan keduanya repot karena harus mencari posisi di dalam gubuk yang tidak bocor. 

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Fit NW

Redaktur