Light Dark

Tertibkan Pusat Kota Palabuhanratu, Satpol PP Sebut Omset PKL akan Naik

Sukabumi | 15 Oct 2021, 06:00 WIB
Satpol PP Kabupaten Sukabumi tertibkan PKL yang memenuhi trotoar dan badan jalan di kawasan pusat Kota Palabuhanratu | dok. Pemerintah Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Ratusan PKL (Pedagang Kaki Lima) yang selama ini memenuhi trotoar dan bahu jalan di kawasan alun-alun Palabuhanratu ditertibkan. Satpol PP yakin dengan penataan di jalur hijau pusat ibu kota Kabupaten Sukabumi di Palabuhanratu akan meningkatkan kunjungan orang dan wisatawan yang nantinya berimbas pada kenaikan omset para PKL.

Hal ini ditegaskan oleh Kasat Pol PP Kabupaten Sukabumi, Dody Rukman Meidianto yang selama dua hari terakhir memimpin langsung penertiban (PKL) di Palabuhanratu. Penertiban merupakan implementasi cipta kondisi dan penataan di pusat kota khususnya di alun-alun sepanjang jalur trotoar yang termasuk jalur hijau. 

63 Personil Satpol PP diturunkan dalam kegiatan itu, proses  penertiban berjalan  aman dan lancar. Petugas mengedepankan pendekatan persuasif  dengan prinsip tegas terarah dan humanis. 

"Ketika melaksanakan tugas dengan pendekatan komunikatif dan humanis, demi terlaksananya tugas dengan baik, serta tujuan utama yakni ketertiban umum bisa tercapai" ungkap Kasat Pol PP, dikutip dari akun resmi Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

photoSatpol PP Kabupaten Sukabumi tertibkan PKL yang memenuhi trotoar dan badan jalan di kawasan pusat Kota Palabuhanratu - (istimewa)

Menurutnya, regulasi yang dijadikan dasar kegiatan harus ditegakan dengan cara yang etis, persuasif dan tetap mengedepankan solusi yang tepat dalam mengatasi masalah. Dasar penertiban tersebut adalah mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum, sesuai Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Baca Juga :

"Kami ingin masyarakat paham, penegakan aturan ini untuk menciptakan peluang usaha yang lebih besar dan potensial. Karena rasa aman, nyaman, indah dan tertib merupakan bagian dari sapta pesona pariwisata. Ini jadi nilai tambah bagi para pengunjung, dan tentunya itu market yang baik bagi pengembangan usaha," tambah Dody Rukman Meidianto.

Selain itu penertiban juga berfungsi menjaga kelancaran mobilitas dan akses publik, karena dengan kondisi lingkungan yang tertib jadi solusi mengurai kemacetan arus lalu lintas khususnya sepanjang jalur Siliwangi hingga PSM Palabuhanratu. "Penertiban PKL di Palabuhanratu  mendukung kenyamanan lingkungan sekaligus mendorong program  kepariwisataan di Sukabumi," pungkasnya.

Image

Admin SUpdate

Image

Fit NW

Redaktur