Light Dark

YouTuber dan Influencer: Sekilas Kelihatan Sama, Tapi Ternyata Beda

Aplikasi | 14 Oct 2021, 11:18 WIB
Artis sekaligus influencer Raffi Ahmad bersama Presiden Joko Widodo saat menjalani vaksinasi Covid-19 di Istana Merdeka Jakarta, Rabu, 13 Januari 2021. Raffi juga dikenal sebagai YouTuber. | Instagram/@raffinagita1717

SUKABUMIUPDATE.com - Maraknya penggunaan sosial media membuat beragam istilah baru bermunculan, salah satunya Influencer yang bekerja di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan Twitter. Di sisi lain, juga terdapat aplikasi YouTube di mana semua orang bebas untuk menjadi pembuat konten di YouTube, singkatnya mereka disebut YouTuber.

Lantas, apakah kedua pekerjaan tersebut memiliki perbedaan?

Influencers adalah orang-orang yang telah membangun reputasi untuk pengetahuan dan keahlian mereka mengenai sebuah topik tertentu. Influencers membuat unggahan reguler tentang topik tersebut di saluran media sosial pilihan mereka dan menghasilkan banyak pengikut yang antusias terhadap konten yang mereka buat. Mereka dapat menggunakan platform yang mereka suka, misalnya Instagram, Twitter, atau Facebook.

Sedangkan sebutan YouTuber berlaku untuk individu yang memproduksi video dan membagikan video mereka melalui YouTube. Istilah ini pertama kali digunakan dalam bahasa Inggris pada 2006. Apabila seorang YouTuber memiliki saluran YouTube dan menunjukkan pemikiran mereka serta menjadi trend setter bagi kaum muda maka dia bisa disebut sebagai influencer.

photoLogo YouTube - (Pixabay)

Seorang pecinta E-sport, Saurav Agrawal membagikan pemikirannya mengenai perbedaan YouTuber dan Influencer melalui platform Quora. "Tidak, mereka tidak sama. Kita dapat mengatakannya seperti ini, "Di YouTube, setiap Influencer adalah seorang YouTuber tetapi setiap YouTuber bukanlah seorang Influencer”.

Namun bukan hal yang tidak mungkin untuk menggabungkan keduanya, yaitu YouTube Influencers. Mengutip dari Skillshare.com, mereka adalah seseorang yang memposisikan diri mereka sebagai ahli dalam suatu bidang dan telah membangun banyak pengikut di kanal YouTube mereka. Karena platform yang mereka miliki, para YouTuber ini memiliki kekuatan untuk menetapkan tren dan memengaruhi anggota audiens.

SUMBER: TEMPO/VALMAI ALZENA KARLA

Image

Admin SUpdate

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur