Light Dark

Indonesia Kena Sanksi Badan Anti-Doping Dunia, Apa Dampaknya Pada Atlet?

Internasional | 08 Oct 2021, 17:30 WIB
Indonesia dinyatakan tidak patuh dalam menerapkan program dan pengujian yang efektif terkait anti-doping oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA) pada Kamis (7/10/2021) kemarin. | istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia dinyatakan tidak patuh dalam menerapkan program dan pengujian yang efektif terkait anti-doping oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA) pada Kamis (7/10/2021) kemarin. Indonesia dianggap tidak memenuhi syarat untuk jadi tuan kejuaraan olahraga.

Melansir Reuters, Jumat (8/10/2021), kondisi itu membuat Indonesia dan dua negara lain yakni Korea Utara dan Thailand, tidak memenuhi syarat untuk mendapat hak menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga baik regional, kontinental, maupun dunia selama periode penangguhan.


Advertisement

Perwakilan dari tiga negara juga tidak memenuhi syarat untuk duduk sebagai anggota dewan di komite sampai negara mereka dipulihkan atau untuk jangka waktu satu tahun, tergantung mana yang lebih lama. Meski mendapat penangguhan, atlet-atlet Indonesia dan dua negara lainnya tetap diizinkan tampil dalam kejuaraan regional, kontinental dan dunia.

photoIlustrasi doping - (degruyter.com)

Namun, mereka tidak boleh tampil di bawah naungan bendera Indonesia, kecuali di ajang Olimpiade. WADA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Badan Anti-Doping Nasional Korea Utara dan Indonesia dinyatakan tidak patuh karena tidak menerapkan program pengujian yang efektif.

Sementara Thailand dianggap tidak patuh karena sepenuhnya tidak menerapkan kode anti-doping 2021.


Advertisement

SUMBER: SUARA.COM

Image

Admin SUpdate

Image

Fit NW

Redaktur