Light Dark

YouTuber Indonesia yang Terkenal Sebelum Era Selebritas

Seleb | 14 Sep 2021, 09:55 WIB
Raditya Dika saat menghadiri acara Grand Final SUCA 3 | twitter.com/@radityadika

SUKABUMIUPDATE.com - YouTube merupakan salah satu platform berbagi video yang populer termasuk di Indonesia. Setiap hari para YouTuber Indonesia bergantian menyajikan konten di kanal mereka masing-masing.

Beberapa tahun belakangan ini kreator konten di YouTube mulai diisi selebritas yang biasa tampil di layar kaca seperti Andre Taulany, Baim Wong, Ari Lasso, Deddy Corbuzier, dan lainnya. Namun, sebelum invasi para artis tersebut, ada banyak pembuat konten yang lebih dulu tenar di YouTube. Berikut beberapa di antaranya:

Eno Bening

Eno bergabung di YouTube pada 24 November 2009 dengan membuat channel Cleandsound Studio. Namun pada 27 April 2015 membuat akun dengan nama Eno Bening dan sudah memiliki 629 ribu subscriber.

Melalui video perkenalannya, ia menjelaskan jika channel YouTube-nya membahas mengenai apapun yang terjadi di dunia YouTube, gim, kritiknya terhadap berbagai macam hal, dan komedi. Saat ini Eno dikenal pula sebagai social media strategis.

Edho Zell

Melansir dari laman startsmash, YouTuber dengan nama asli Edho Pratama ini bergabung dengan YouTube sejak 24 November 2006. Edho Zell memulai channel YouTube-nya karena terinspirasi dari video Sinta dan Jojo yang dulu terkenal karena goyangan keong racun. Setelah itu, ia memutuskan untuk membuat video dengan bahan dan piranti seadanya. Kini, channel YouTube Edho Zell telah memiliki 3,86 juta subscribers.

photoLogo YouTube - (Pixabay)

SkinnyIndonesian24

SkinnyIndonesian24 merupakan YouTuber generasi awal di Indonesia. Mereka cukup populer di mata masyarakat. Salah satu konten mereka yang cukup terkenal adalah video battle rap Jokowi vs Prabowo yang berduet dengan komika Tretan Muslim dan Coki Pardede.

Kedua kakak beradik ini telah berkiprah di YouTube sejak 2011. Andovi da Lopez dan Jovial da Lopez memiliki keunikan masing-masing. Keduanya pun masih tergolong muda saat merintis karier sebagai YouTuber. Namun, keduanya sepakat untuk menjadikan 2020 hingga 2021 sebagai tahun terakhir mereka berkreasi di YouTube.

Reza Arap

Sejak tahun 2012, Arap, sapaan khasnya, membuat berbagai video gaming untuk menghibur para penggemarnya yang mengikuti channel YouTube-nya. Tak hanya bermain game, Arap juga sering mengulas ulang tentang game dari dalam atau luar negeri. Selain kelihaiannya bermain gime, ia dikenal pula karena kerap melontarkan kata-kata yang dianggap kotor saat sedang streaming.

Meski sempat vakum dari YouTube, Reza Arap kini kembali sering menyiarkan siaran langsungnya ketika bermain game. Terakhir, siaran langsungnya viral di internet, karena salah satu penggemarnya mendonasikan uang sebesar satu miliar rupiah.

Bayu Skak

Pemilik nama asli Bayu Eko Moektito ini mengawali channel YouTube-nya sejak tahun 2010. Ciri khas dari video-video Bayu Skak adalah penggunaan bahasa Jawa, di tengah banyaknya konten dari ibu kota. Saat ini, Bayu Skak fokus membangun karier di dunia film dengan menyutradarai film berjudul YoWis Ben 2.

Raditya Dika

Pria yang memulai kariernya sebagai penulis ini adalah seorang YouTuber yang masih konsisten hingga sekarang. Serial Malam Minggu Miko adalah salah satu konten Raditya Dika yang sangat mencuri perhatian publik pada masanya. Hingga saat ini serial Malam Minggu Miko sudah dilihat jutaan kali oleh pengguna YouTube. 

Penulis skenario sekaligus sutradara film ini telah memiliki sekitar 9,6 juta subscriber di channel YouTube-nya. Selain YouTube, Raditya Dika juga cukup aktif di berbagai platform, seperti Instagram dan TikTok.

Sumber: Tempo/M Rizqi Akbar

Image

Admin SUpdate

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur