Light Dark

Sulit Tidur Cepat? Coba Lakukan 4 Cara Ini

Gaya Hidup | 11 Sep 2021, 23:00 WIB
Ilustrasi susah tidur cepat | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Tidak semua orang dapat menikmati tidur cepat. Salah satu survei menyebutkan sepertiga orang dewasa mengalami gangguan tidur seperti insomnia. Selain itu, dijelaskan juga rentang waktu yang dibutuhkan orang dewasa untuk tidur adalah sekitar 20-30 menit.

Di sebagian negara maju, Tidur Cepat merupakan masalah yang dianggap serius sebab gangguan tidur berarti mengganggu pola sirkadian yang berdampak pada metabolisme tubuh. Mengatasi hal ini, tidak sedikit orang memilih untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu yang dapat atasi masalah gangguan tidur. Salah satunya OTC yang dijual bebas di apotek.

Selain memilih obat OTC sebagai perangsang perasaan kantuk yang tidak diketahui dampak panjangnya, dikutip dari laman sleepfoundation.org melalui Tempo, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat tidur jadi lebih cepat:

1. Jadwal tidur yang konsisten

Bangun tidur yang konsisten dapat membantu sistem sirkadian tubuh mengenal jam-jam mengantuk. Mendorong tubuh terbiasa begadang menggangu sistem sirkadian, sehingga dampaknya bakal sulit untuk tidur cepat.

Menyusun ruang tidur nyaman. Nyatanya ruang tidur berpengaruh terhadap kenyenyakan tidur seseorang, mulai dari kontur ranjang, paparan cahaya dan lain sebagainya.

2. Biasakan diri latihan olahraga

Manfaat olahraga yang kian banyak bagi tubuh tidak diragukan. Olahraga ringan setidaknya dapat meningkatkan kualitas tidur jadi lebih baik lagi. Sebuah studi menjelaskan bahwa olahraga teratur dari waktu ke waktu dapat mengatasi insomnia.

photoIlustrasi seseorang sedang tidur - (Pixabay)

3. Hindari menggunakan perangkat elektronik sebelum tidur

Cahaya yang dipantulkan dari layar gawai menyebabkan mengapa seseorang jadi sulit tidur. Cahaya tersebut adalah gelombang sinar biru. Gelombang sinar biru menekan jumlah hormon melatonin pada tubuh.

4. Batasi asupan kafein

Bukan hanya kopi, beberapa minuman lain juga mengandung kafein hanya saja kadarnya beragam.

Sumber: Tempo/Tika Ayu

Image

Admin SUpdate

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur