Light Dark

151 Tahun Kabupaten Sukabumi, Apa Kata Marwan Hamami

Sukabumi | 10 Sep 2021, 13:52 WIB
Bupati Marwan Hamami dalam peringatan hari jadi Kabupaten Sukabumi ke 151 tahun, Jumat (10/9/2021) | dokumentasi pimpinan Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Hari ini 10 September 2021, Kabupaten Sukabumi genap berusia 151 tahun, perjalanan panjang sebagai salah satu kabupaten terluas di Jawa Bali dalam mensejahterakan masyarakatnya. Para peringatan hari jadi, Bupati Marwan Hamami menyampaikan harapannya, terkait rencana pembangunan ekonomi pasca pandemi covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

Kepada awak media usai acara peringatan HUT Kabupaten Sukabumi di Palabuhanratu, Marwan menegaskan perhatian serius saat ini adalah evaluasi target kinerja dan program. "Di posisi hari jadi ini, kita berharap pertama evaluasi dari target target kinerja program harus menjadi perhatian serius. Ditengah pandemi yang melanda di lapangan dampaknya bernilai lebih dan tidak," ujar Marwan, Jumat (10/9/2021). 


Advertisement

Baca Juga :

"Jadi hari ini selain merayakan syukur dari perjalanan waktu  juga evaluasi kinerja, itu intinya. Bagaimana seluruh persoalan tentang perbaikan layanan dan infrastruktur. Pak Sekda sudah ditugaskan untuk terus melaksanakan pembinaan kepada seluruh jajaran seluruh perangkat pemerintah daerah," sambungnya. 

Hal itu dilakukan, lanjut Marwan agar di tahun 2022 semua sumber daya yang ada siap dengan tantangan. 


Advertisement

photoBupati Marwan Hamami memimpin upacara peringatan hari jadi Kabupaten Sukabumi ke 151 tahun - (dokumentasi pimpinan Kabupaten Sukabumi)

"Saat ini di tahun 2021, kita menyelesai semua persoalan atau program yang masih tertinggal. Tahun 2022 harus bisa menerjemahkan, kekurangan kelebihannya dimana secara kinerja, itu harus diperbaiki dan ditingkatkan," jelasnya. 

Pemulihan ekonomi pasca dihajar pandemi Covid 19 menjadi fokus. Dimana menurut Marwan, pemda nanti akan terus menggali potensi untuk dikembangkan. "Selain contoh Cicantayan, Cisande, nanti kita gali daerah lain yang memiliki potensi untuk didorong. Pandemi hilang, pariwisata dan UMKM harus langsung tidak lagi menunggu, harus langsung digenjot supaya persoalan tidak menjadikan masyarakat lebih terpuruk secara ekonomi," tandasnya.

Image

Nandi

Reporter

Image

Fit NW

Redaktur