Light Dark

Sarana Irigasi Rampung, 100 Hektare Sawah di Cicantayan Sukabumi Teraliri Air

Sukabumi | 06 Sep 2021, 09:16 WIB
Sarana irigasi di Kampung Lembursawah, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, selesai dibangun. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Saat ini, sarana irigasi di Kampung Lembursawah, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, selesai dibangun. Pemerintah daerah di akun media sosialnya menyebut, 100 hektare sawah yang ada di kecamatan itu sekarang akan terpenuhi kebutuhan airnya.

Di unggahan yang sama dikatakan, kebutuhan akan sumber daya air pertanian di Kabupaten Sukabumi memang bertendensi meningkat. Mengingat, sektor pertanian merupakan prioritas pengembangan, selain pariwisata. Dalam usaha sektor ini, air menjadi elemen penting untuk mendorong produksi yang optimal.

"Sehingga irigasi sebagai fasilitas infrastruktur pertanian menjadi faktor yang menentukan," tulis Pemerintah Kabupaten Sukabumi di akun Facebook resminya pada Ahad, 5 September 2021. 

Pembangunan irigasi yang memadai juga merupakan implementasi misi Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan Wakil Bupati Iyos Somantri. Tujuannya, merevitalisasi pertanian untuk kesejahteraan petani. Melalui irigasi, air didistribusikan serta dikelola secara baik dan proporsional.

Irigasi yang memadai berbanding lurus dengan agenda pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture) yang secara sederhana diartikan sebagai upaya meningkatkan dan meneruskan kemampuan produktif sumber daya pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan.

photoKepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Asep Jafar meninjau irigasi di Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan. - (Istimewa)

Baca Juga :

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Asep Jafar mengatakan infrastruktur irigasi yang baik akan mendukung pola pertanian dengan produktivitas tinggi. Ia pun menyebut pengelolaan sumber daya air dan irigasi akan terus dilanjutkan. Sebab, pembangunan irigasi dengan sistem yang tertata, akan mendukung produktivitas dan pertanian berkelanjutan.

"Irigasi di Cisande ini mampu mengairi kurang lebih 100 hektare sawah yang ada di Kecamatan Cicantayan. Itu sangat membantu petani, membantu kita juga yang tak bisa lepas dari hasil pertanian," kata dia.

Asep Jafar menambahkan, prioritas pembangunan sektor pertanian yang dicanangkan Bupati Sukabumi adalah langkah strategis dan tepat untuk Kabupaten Sukabumi yang memiliki tanah Subur. "Swasembada pangan di masa yang akan datang bukan hal mustahil jika semua kerja sama mewujudkan pertanian berkelanjutan dan yang menyejahterakan," imbuhnya.

Seperti diketahui, pada Ahad kemarin, tim dewan juri ADWI 2021 meninjau langsung potensi Cisande sebagai desa wisata di Kabupaten Sukabumi. Kunjungan penilaian ini didampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Sukabumi Marwan Hamami.

Kunjungan tersebut terkait penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia atau ADWI 2021. Pasalnya, Desa Cisande masuk ke dalam 50 besar Desa Indonesia Bangkit ADWI, yang merupakan program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dari sini, kementerian akan menentukan 10 terbaik ADWI 2021.

Image

Admin SUpdate

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur