Light Dark

Warga Sagaranten Sukabumi Tewas Terbakar Bersama Rumahnya

Sukabumi | 23 Jul 2021, 11:03 WIB
Dedih (54 tahun) yang mengalami stroke, meninggal karena ikut terbakar bersama rumahnya di Kampung Babakan Sirna RT 06/02 Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Kamis, 22 Juli 2021 malam. | P2BK Sagaranten

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah rumah panggung di Kampung Babakan Sirna RT 06/02 Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, dilalap api pada Kamis, 22 Juli 2021 sekira pukul 22.30 WIB. Dalam insiden ini, pemilik rumah bernama Dedih (54 tahun) meninggal dunia karena ikut terbakar.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan Sagaranten Jenal Mutakin dalam laporan tertulis mengatakan terbakarnya rumah berukuran 5x8 meter tersebut diduga berasal dari lilin karena saat itu listrik sedang padam. "Kebakaran rumah diduga dari lampu lilin karena saat itu padam listrik," kata Jenal, Jumat, 23 Juli 2021.


Advertisement

Jenal menyebut rumah itu dihuni satu kepala keluarga yang terdiri dari tiga jiwa, yakni Dedih dan kedua anaknya yang berusia 5 dan 25 tahun. Dedih diketahui telah sekitar satu tahun mengalami stroke. "Ia telah berpisah dengan istrinya. Jadi pas kejadian itu rumahnya hanya diisi Dedih," imbuh Jenal. "Anaknya yang kecil lagi bersama neneknya dan yang besar kerja di Jakarta."

Baca Juga :

Dedih diduga sulit menyelamatkan diri karena stroke yang dideritanya. Jenal berujar saat kebakaran terjadi beberapa warga sekitar sedang tertidur karena mati lampu. "Warga yang tidur pun langsung terbangun mendengar suara bahan material yang terbakar. Warga tidak bisa apa-apa karena rumah sudah terkepung api," kata dia. 

Kerugian materi ditaksir mencapai Rp 50 juta. Api sendiri baru padam sekira pukul 00.30 WIB. Jenal mengatakan pada Jumat ini jenazah Dedih akan dimakamkan sambil menunggu anaknya dari Jakarta. "kepala desa, satuan polisi pamong praja, polisi, tentara, dan petugas pemadam kebakaran ikut mengevakuasi," ucapnya.

Catatan redaksi: Judul berita ini diubah pada Jumat, 23 Juli 2021 pukul 09.30 WIB. Perubahan terletak pada penghapusan kata "sakit stroke".


Advertisement

Image

Ragil Gilang

Reporter

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur