Fenomena Langit Sepanjang Juli, Ada Matahari di Atas Kabah Untuk Kedua Kalinya

Selasa 06 Juli 2021, 18:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Ada beberapa fenomena astronomi atau langit yang akan terjadi sepanjang bulan Juli. Mulai dari fase perbani akhir, posisi matahari berada di atas Kabah, hingga Aphelion Bumi. 

Fenomena astronomi di bulan Juli ini juga terbagi menjadi empat pekan. Dalam satu pekan ini biasanya terjadi 3 sampai 4 fenomena astronomi.

Bulan Juli bisa dibilang sebagai bulan yang penuh dengan fenomena astronomi. Sepanjang Juli nanti akan ada beberapa fenomena yang terjadi.

Seperti dikutip Tempo dari tulisan Andi Pangerang pada laman Edukasi Sains LAPAN, fenomena Astronomi dimulai dari pekan pertama pada tanggal 2 Juli akan ada yang namanya Fase Bulan Perbani Akhir.

Fase Bulan Perbani Akhir merupakan salah satu fase bulan ketika konfigurasi antara matahari, bumi dan bulan membentuk sudut siku-siku dan terjadi setelah fase bulan purnama.

Pada bulan Juli akan terjadi dua kali puncak fase perbani akhir pada tanggal 2 Juli dan 31 Juli.

Kedua pada 5 Juli akan terjadi Elongasi Barat Maksimum Merkurius. Lalu dilanjutkan dengan fenomena Apoge Bulan pada 6 Juli di mana nantinya akan terjadi konfigurasi ketika bulan berada di titik paling jauh dari bumi.

Baca Juga :

Bersamaan dengan Apoge Bulan, pada 6 Juli nanti juga akan terjadi Aphelion Bumi, di mana bumi akan berada di titik paling jauh dari matahari.

Bulan Juli juga merupakan waktu terjadinya puncak konjungsi bulan-merkurius. Peristiwa ini akan terjadi pada 8 Juli dan bisa disaksikan dari arah Timur-Timur Laut dekat konstelasi Taurus sejak pukul 04.30 WIB/WITA/WIT selama 60 menit.

Pada pekan kedua di tanggal 10 Juli akan terjadi fase bulan baru. Lalu pada 11 hingga 13 Juli akan terjadi konjungsi tripel Bulan-Mars-Venus selama 3 hari.

Pada 13 Juli merupakan waktu terjadinya Aphelion Mars di mana Mars akan berada di titik paling jauh dari matahari.

Pada bulan Juli juga peristiwa yang disebut Istiwa'ul A'zham di mana posisi matahari berada di atas Kabah.

Peristiwa ini terjadi pada tanggal 15 Juli dan sebelumnya juga sudah terjadi pada 27 Mei 2021 lalu.

Berlanjut ke pekan ketiga bulan Juli, di mana fase bulan perbani awal terjadi pada tanggal 17 Juli.

Fase ini merupakan salah satu fase bulan ketika konfigurasi antara matahari, bumi dan bulan mebnetuk sudut siku-siku dan terjadi sebelum fase bulan purnama.

Kemudian dari tanggal 17 hingga 31 Juli akan terjadi fenomena astronomi yang bernama konjungsi tripel Mars, Venus dan Regulus.

Puncak konjungsi Bulan-Antares juga terjadi di antara fase tripel mars, venus dan regulus, yaitu pada tanggal 20 Juli 2021.

Setelah puncak tersebut akan terjadi Perige Bulan pada 21 Juli, di mana pada saat itu Bulan terletak di titik terdekat dengan bumi.

Menuju pekan terakhir di bulan Juli, sejak 23 hingga 24 Juli akan dimulai fase bulan purnama yang disebut juga dengan fase oposisi solar bulan.

Fase ini merupakan konfigurasi ketika Bulan berada di posisi membelakangi matahari dan segaris dengan bumi dan matahari.

Pada pekan keempat ini juga akan terjadi konjungsi tripel Bulan, Jupiter dan Saturnus yang berlangsung selama 5 hari sejak 23 hingga 27 Juli 2021 nanti.

Pekan keempat ini juga merupakan waktu di mana Perihelion Merkurius terjadi.

Peristiwa di mana planet berada di titik terdekat dengan matahari ini terjadi pada tanggal 24 Juli 2021.

Melangkah ke akhir bulan yaitu sejak 28 hingga 29 Juli akan terjadi peristiwa yang disebut sebagai puncak hujan meteor delta aquarid dan capricornid.

Fenomena astronomi terakhir yang terjadi pada bulan Juli nanti yaitu fase bulan perbani akhir yang dimulai sejak 31 Juli hingga 1 Agustus 2021 nanti.

Fase perbani akhir ini merupakan salah satu fase ketika konfigurasi antara matahari, bumi dan bulan membentuk sudut siku-siku dan terjadi setelah fase bulan purnama.

Fenomena astronomi perbani akhir ini juga merupakan yang kedua di bulan Juli setelah terjadi pada tanggal 2 Juli sebelumnya.

SUMBER: TEMPO

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Entertainment31 Januari 2025, 12:30 WIB

Sherina Munaf dan Baskara Mahendra Putra Kompak Tidak Hadiri Sidang Cerai Perdana

Sidang perceraian perdana Sherina Munaf dengan Baskara Mahendra digelar pada Kamis, 30 Januari 2025 kemarin di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Sherina Munaf dan Baskara Mahendra Putra Kompak Tidak Hadiri Sidang Cerai Perdana (Sumber : Instagram/@baskaramahendra)
Nasional31 Januari 2025, 12:14 WIB

Diesel X: Inovasi BBM Ramah Lingkungan dari Pertamina yang Hemat dan Bertenaga

Diesel X, inovasi BBM rendah sulfur dari Pertamina, hadir dengan efisiensi tinggi dan emisi rendah. Berstandar EURO V, bahan bakar ini cocok untuk industri berat, mendukung energi bersih dan berkelanjutan!
Pertamina resmi meluncurkan Diesel X! BBM rendah sulfur berstandar EURO V ini hadir dengan efisiensi tinggi dan emisi lebih bersih. Langkah maju menuju energi berkelanjutan! (Sumber : Instagram/@tempodotco)
Bola31 Januari 2025, 12:00 WIB

Persib Bandung Punya Jurus Baru untuk Cetak Gol, PSM Makassar Mesti Waspada!

Persib Bandung dan PSM Makassar akan saling bentrok dalam laga pekan ke-21 Liga 1 2024/2025.
Persib Bandung dan PSM Makassar akan saling bentrok dalam laga pekan ke-21 Liga 1 2024/2025. (Sumber : X@persib).
Sehat31 Januari 2025, 11:41 WIB

Mengungkap Manfaat Pare: Khasiatnya dalam Mengatasi Penyakit Diabetes dan Hipertensi

Pare (Momordica charantia) adalah tanaman yang sering dikenal dengan nama bitter melon dalam bahasa Inggris. Tanaman ini memiliki rasa yang sangat pahit, tetapi menyimpan segudang manfaat kesehatan yang luar biasa.
Pare (Momordica charantia), Mengungkap Manfaat Pare: Khasiatnya dalam Mengatasi Penyakit Diabetes dan Hipertensi (Sumber : Freepik/@jcomp)
Sukabumi31 Januari 2025, 11:40 WIB

Ratusan Santri Al Hikmah Sukaraja Ikuti Latihan Rukyatul Hilal di POB Cibeas Sukabumi

Pelatihan ini melibatkan Dewan Hisab Rukyat (DHR) Kabupaten Sukabumi.
Suasana pelatihan Rukyatul Hilal di POB Cibeas, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (29/1/2025). | Foto: Istimewa
Life31 Januari 2025, 11:27 WIB

Kenapa Kita Susah Berhenti Makan Pedas? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Pernah ketagihan makanan pedas? Sensasi capsaicin menipu otak, memicu hormon bahagia, dan membuat sulit berhenti. Pedas juga menantang, menggoda selera, bahkan mengaburkan rasa kenyang. Simak faktanya di sini!
Kenapa makan pedas bikin nagih? 🌶️ Sensasi terbakar dari capsaicin memicu hormon bahagia, menambah adrenalin, dan bikin sulit berhenti. Tapi hati-hati, jangan sampai berlebihan!🔥 (Sumber : freepik/@jcomp)
Sehat31 Januari 2025, 11:23 WIB

Rambutan dan Batuk: Mengapa Terlalu Banyak Makan Rambutan Dapat Menyebabkan Batuk?

Rambutan, buah tropis yang kenyal dan manis, memang menjadi favorit banyak orang, terutama di negara-negara Asia Tenggara. Buah ini kaya akan vitamin C, serat, dan antioksidan, yang semuanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Rambutan, Rambutan dan Batuk: Mengapa Terlalu Banyak Makan Rambutan Dapat Menyebabkan Batuk? (Sumber : Freepik/@sukcao)
Nasional31 Januari 2025, 11:02 WIB

Aturan Baru Kuota 4 Jalur Penerimaan Murid Baru: Afirmasi Ditambah, Domisili Berkurang

Abdul Mu'ti menjelaskan dalam SPMB terdapat empat jalur penerimaan.
(Foto Ilustrasi) Sistem PPDB akan resmi diganti menjadi SPMB. | Foto: Istimewa
Entertainment31 Januari 2025, 11:00 WIB

Bintang FTV Larasati Nugroho Alami Kecelakaan Tunggal, Hasil Tes Urine Negatif

Kabar kurang menyenangkan dari dari artis FTV, Larasati Nugroho yang mengalami kecelakaan di kawasan Ulujami, Jakarta, pada Kamis, 30 Januari 2025 dini hari.
Bintang FTV Larasati Nugroho Alami Kecelakaan Tunggal, Hasil Tes Urine Negatif (Sumber : Instagram/@larasati_nugroho)
Bola31 Januari 2025, 10:30 WIB

Prediksi Persik Kediri vs Barito Putera di BRI Liga 1: H2H dan Susunan Pemain

Laga Persik Kediri vs Barito Putera akan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jumat, 31 Januari 2025 mulai pukul 15.30 WIB.
Pertandingan antara Persik Kediri vs Barito Putera dimulai pukul 15.30 WIB, Jumat, 31 Januari 2025. Foto: IG/@sports.indosiar