Light Dark

Blackpink dan Revolusinya di Industri K-Pop (Part 1)

Musik | 17 Jun 2021, 10:02 WIB
Girl Grup K-Pop, Blackpink | billboard.com

SUKABUMIUPDATE.com - Blackpink merupakan girl grup K-Pop asal Korea Selatan bentukan agensi ternama, YG Entertainment. Dibentuk pada 8 Agustus 2016, dengan beranggotakan empat wanita cantik yakni Jennie, Jisoo, Rose dan Lisa. 

Blackpink selalu mengusung tagline ‘Blackpink is The Revolution’ di sejumlah lagu mereka. Bukan tanpa alasan, hal ini merupakan penegasan keempat member kepada seluruh dunia, bahwa mereka ingin menunjukan sebuah subkultur baru telah tercipta dengan munculnya berbagai karya mereka yang mendobrak batas genre musik dan fashion K-Pop yang selama ini tersentralisasi di Korea Selatan saja.

Bisa dilihat, keempat member Blackpink merupakan gabungan beberapa orang yang memiliki latar belakang negara berbeda-beda. Lisa lahir dan besar di Thailand, Rose dari Australia, Jennie dari Korea dan menetap lama di Selandia Baru dan Jisoo menjadi satu-satunya member yang lahir dan besar di Korea Selatan.

Blackpink mampu memikat jutaan penggemar dalam waktu yang terbilang singkat, mereka berhasil menjadi grup pendatang baru yang mampu bersaing di tengah persaingan kemunculan berbagai grup K-Pop lain. 

Debut mereka ditandai dengan rilisan album single bertajuk 'Square Up'. Kepopuleran Blackpink tak berhenti di Korea Selatan saja, mereka viral di mata dunia sejak sukses menggelar tur dunia dan yang paling bersejarah adalah ikut menjadi line-up utama di Coachella Festival, Amerika Serikat pada tahun 2019.  

Baca Juga :

Proses Debut Empat Anggota Blackpink

1. Jennie

photoJennie Predebut - (YG Entertainment)

Jennie harus rela membatalkan melanjutkan studinya ke Amerika, lalu pulang ke Korea untuk mengikuti audisi yang diadakan YG Entertainment demi mewujudkan mimpinya dalam bermusik. 

Jennie merupakan salah satu member Blackpink yang mahir berbahasa Inggris, dikarenakan ia dulu sempat bersekolah di Selandia Baru selama lima tahun.

Dikutip dari wawancara Jennie di film dokumenter Netflix 'Blackpink: Light Up The Sky', Jennie lahir di Korea Selatan lalu pada umur 10 tahun ia pindah ke Selandia Baru bersama ibunya. Ia bersekolah di di ACG Parnell School di Auckland.

Pada saat berumur 15 tahun, Jennie awalnya berencana melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Namun pada saat yang bersamaan, Jennie mendengar kabar bahwa YG Entertainment sedang melakukan audisi untuk membentuk sebuah grup girl baru.

Ia sempat mengalami dilema ketika harus memilih antara melanjutkan studi atau mengejar mimpinya untuk menjadi seorang penyanyi. 

Dengan berbagai pertimbangan, Jennie akhirnya memutuskan merelakan studinya ke Amerika dan memilih mengikuti audisi tersebut.

Pada tahun 2012, Jennie mengikut audisi yang diadakan YG Entertainment dan ia berhasil lolos pada audisi tersebut.

Saat menjalani masa trainee, Jennie menyebut persaingan antar member trainee sangatlah ketat, setiap orang sangat berambisi untuk menjadi yang terbaik pada saat itu.

"Ketika orang-orang di sana (agensi, red) terus memberikan tekanan dan cobaan, aku bilang pada mereka, Ayo! berikan lebih banyak tekanan lagi padaku, aku siap menghadapinya," ujar Jennie di film Blackpink: Light Up The Sky.

Salah satu produser musik YG Entertainment, Teddy Park menyebut, Jennie merupakan sosok yang sangat ambisius dan jujur sejak masa trainee hingga sekarang.

"Dia sangat jujur, dia orang yang perfeksionis," kata Teddy.

Saat menjalani trainee, Jennie juga memulai karir dengan menjadi model video klip sejumlah artis YG serta turut berkolaborasi dengan G Dragon dan Seungri (member Big Bang).

Di Blackpink, Jennie menempati posisi sebagai main rapper. YG menilai Jennie memiliki bakat nge-rap dan berbahasa Inggris yang sangat baik. 

2. Lisa

photoLisa Predebut - (YG Entertainment)

Gadis asal Thailand ini memang telah bermimpi untuk menjadi penyanyi dan penari sejak masih kecil. Ia banyak mengikuti kompetisi menari dan menyanyi, baik solo atau grup sejak  masih berumur 12 tahun.

Lisa mengetahui YG Entertainment mengadakan audisi di Bangkok, lalu ia mengikuti audisi tersebut pada tahun 2010. 

Setelah selesai mengikuti audisi, Lisa harus menunggu hingga dua bulan, sebelum akhirnya dia mendapatkan telepon dari YG bahwa ia lolos audisi tersebut. Namun Lisa harus menetap di Korea Selatan guna mengikuti masa trainee di agensi tersebut.

Lisa akhirnya nekat 'terbang' ke negeri 'Ginseng' sendirian, tanpa menguasai Bahasa Korea sebelumnya. 

"Aku hanya tahu mengucapkan Annyeonghaseyo, sapaan dalam Bahasa Korea" kata Lisa di film Blackpink: Light Up The Sky. 

Ia menandatangani kontrak sebagai trainee di YG Entertainment pada April 2010 dan menjalani masa trainee dengan berbagai kegiatan seperti menari, menyanyi dan berkomunikasi menggunakan Bahasa Korea dan Inggris. 

Selama menjalani masa trainee, Lisa diketahui sebagai orang yang pendiam dikarenakan kesulitan berkomunikasi dengan para trainee lainnya karena kendala bahasa. 

Sejak saat itu, ia dekat dengan Rose dan Jennie yang mahir berbahasa Inggris, sehingga ia tidak lagi merasa kesepian menjalani masa trainee yang sangat berat. 

Saat masih menjadi trainee, ia sempat menjadi bintang video klip Taeyang BIGBANG di lagu 'Ringa Linga'.

Di Blackpink, Lisa menjadi main dancer, lead rapper, sub-vokalis dan Maknae (member termuda, red).

Teddy Park memuji bakat yang dimiliki Lisa sejak pertama kali ia mengenalnya dari masa trainee hingga sekarang. 

Teddy menyebut Lisa merupakan sosok yang periang dan menyenangkan. Tetapi, ketika bekerja, ia akan berubah menjadi sosok yang 'menakutkan'.

"Ketika musik mulai berbunyi, ketika pertunjukan akan dimulai, ia berubah menjadi seorang eksekutor yang siap 'memangsa' dengan instingnya," ungkap Teddy.

3. Rose

photoRose Predebut - (YG Entertainment)

Rose lahir di Auckland, Selandia Baru, pada 11 Februari 1997, lalu pindah ke Melbourne, Australia bersama orang tuanya pada saat berumur delapan tahun. Ia terlahir dengan nama Korea, Park Chae Young dan Roseanne Park sebagai nama internasionalnya.

Pada tahun 2012, ayahnya bilang bahwa YG Entertainment sedang membuka audisi di Australia dan menyuruhnya untuk mengikuti audisi tersebut.

Rose berumur 16 tahun saat mengikuti audisi tersebut dan ia menjadi satu-satunya peserta yang lolos dari ribuan peserta lainnya.

Rose berangkat ke Korea untuk memulai karir bermusiknya dan mengikuti trainee di YG Entertainment. 

"Aku meninggalkan sekolah, sejak saat itu hidupku berubah. Pada awalnya sangat sulit untuk tinggal sendirian di Korea, jauh dari orangtua dan tidak bisa tidur selama beberapa hari," ungkap Rose sambil menangis di film Blackpink: Light Up The Sky. 

Selain menjalani aktivitas menjadi trainee selama bertahun-tahun, ia juga sempat berkolaborasi dengan G-Dragon dalam lagu 'Without You'.

Di Blackpink, Rose menjadi main singer karena ia memiliki karakter suara yang unik dengan range vokal yang cukup lumayan tinggi. Sejumlah orang menyebut, Rose memiliki suara yang mirip dengan Avril Lavigne.

Teddy memuji kegigihan Rose selama menjalani masa trainee. Ia melihat bakat bermusik yang dimiliki Rose seperti mampu bermain piano, gitar dan menulis sejumlah lirik lagu.

"Ia bisa berlatih di studio semalaman sampai dengan jam 6 pagi," kata Teddy.

4. Jisoo

photoJisoo Predebut - (YG Entertainment)

Jisoo mengikuti audisi YG Entertainment pada Juni 2011. Pada tahun 2012, YG Entertainment sempat memberikan spoiler dengan mengunggah foto Jisoo ke laman media sosial mereka dan mengatakan bahwa akan ada girl grup baru yang akan mereka umumkan dalam waktu dekat. 

Setelah ramai dengan unggahan tersebut, YG kemudian memperkenalkan Jisoo secara resmi kepada publik pada tahun 2013. 

Sejak saat itu, Jisoo muncul dalam beberapa iklan seperti SAMSONITE RED CF dengan Lee Min Ho (2015), Nikon 1 J5 CF (2015), CF SMART UNIFORM dengan iKON (2015), Angel Stone CF (2015), CF SMART UNIFORM dengan iKON (2016), LG Stylus 2 CF (2016) dan muncul dalam MV milik Epik High dan HI Suhyun. 

Jisoo tampil menjadi cameo di acara 'The Producers' KBS (2015). Kemudian berperan dalam Video Klip 'I’m Different' dari Hi Suhyun. Jisoo juga berperan dalam Video Klip 'Spoiler' dan 'Happen Ending' dari Epik High.

Menariknya, Jisoo sempat dilirik oleh agensi lain untuk menjadi trainee di tempat mereka, namun Jisoo memilih tetap berada di YG Entertainment. 

Sebagai member Blackpink tertua, Jisoo dikenal memiliki sifat 4D. Di Korea, sifat 4D ini diartikan sebagai seseorang yang memiliki kepribadian tak terduga, kreatif, percaya diri dan membawa energi positif untuk orang-orang sekitarnya.

Di Blackpink, Jisoo menjadi lead vocal dan lead visual. Bukan tanpa alasan, YG menilai Jisoo memiliki paras yang sangat cantik, bahkan member lainnya memberikan Jisoo julukan sebagai 'Miss Korea' karena paras cantiknya. 

Sejarah Blackpink

photoFounder YG Entertainment, Yang Hyun Suk - (soompi.com)

Pada tahun 2011, Yang Hyun Suk, founder YG Entertainment mengumumkan akan membentuk dua grup wanita baru, yang dipercaya akan menjadi versi upgrade dari 2NE1, namun dengan getaran yang lebih berani dan akan dikenal sebagai F21 atau Future 2NE1. 

Pada mulanya, girl grup yang akan debut pada tahun 2011 tersebut diperkirakan akan beranggota sembilan orang gadis remaja. 

Kesembilan anggota itu ialah Jennie (Leader, Rap, Vocal), Eunbi (Rap), Euna (Vocal), Jisoo (Vocal, Visual), Hanna (Vocal), Miyeon (Vocal), Lisa (Dance, Rap, Vocal), Rosé (Vokal) dan Jinny (Vokal, Maknae). 

Masing-masing anggota girl grup tersebut memiliki rentan usia yang tidak berbeda jauh, mereka lahir pada tahun 1994-1998. 

YG Entertainment awalnya memilih nama 'Pink Punk' untuk sembilan orang tersebut dan direncanakan akan debut pada tahun 2012, tiga tahun setelah 2NE1 berkarya di dunia musik dan memiliki nama besar. 

Menjalani masa trainee sejak 2011 hingga 2012, membuat kesembilan anggota girl grup tersebut mengalami banyak masalah pribadi. 

Seperti Kim Eunbi yang memiliki kesehatan kurang baik, Jang Hanna memilih mundur karena memiliki banyak masalah pribadi yang tak bisa disebutkan, Jinny Park dan Euna Kim (Yuna Kim) tidak memiliki kemampuan khusus untuk melanjutkan karir di dunia musik dan yang terakhir Miyeon kedapatan berpacaran dengan trainee pria di YG, sehingga mendapat hukuman dikeluarkan agensi yang dikenal ketat dan keras itu.

Setelah lima orang trainee tersebut dianggap gugur, maka tersisa empat orang yang bertahan. Mereka adalah Jennie, Jisoo, Rose dan Lisa. 

Keempat orang ini lalu menandatangani kontrak sebagai anggota girl grup di YG Entertainment pada Agustus 2016. 

Arti Nama Blackpink

photoLogo Blackpink - (YG Entertainment)

Nama Blackpink sendiri berawal dari keinginan para member untuk menggambarkan karakter mereka yang memiliki sifat berani dan elegan, namun juga bisa menampilkan citra yang manis dan lucu.

Mereka lalu menggabungkan kata "black" dan "pink" menjadi satu kesatuan, yakni "Blackpink" sebagai pilihan.

"Pada awalnya, Kami bingung memilih nama grup. Perpaduan warna hitam dan merah muda sangat menggambarkan karakteristik dan ekspresi yang kami miliki," ungkap Jennie dalam wawancara bersama Koreaboo. 

Sejarah Karir Bermusik Blackpink 

photoProduser musik YG Entertainment, Teddy Park - (Netflix)

Blackpink selalu menghasilkan karya yang laku dipasaran. Hal ini tentu saja tak lepas dari keterkaitan orang-orang yang berada di balik pembuatan lagu-lagu mereka. Salah satunya yang memberikan pengaruh besar adalah Teddy Park.

Teddy Park adalah seorang mantan rapper dan penyanyi. Teddy pernah tergabung dalam sebuah boy grup bernama 1TYM bersama Oh Jin-hwan, Song Baek-kyoung dan Danny Im, saat masih berada di Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Ia lalu diajak Yang Hyun Suk untuk bergabung dengan YG Entertainment. Ia banyak terlibat dalam berbagai proyek besar YG seperti menggarap musik untuk Big Bang, 2NE1 dan tentu saja Blackpink.

Teddy menjadi produser musik Blackpink dan berhasil menciptakan berbagai karya hebat seperti lagu 'DDU-DU DDU-DU', 'Boombayah', 'Whistle', 'Playing with Fire', hingga penggarapan album studio Blackpink 'The Album' yang berhasil melambungkan Blackpink di kancah permusikan internasional. 

Blackpink 2016

photoBlackpink di video klip Whistle - (YG Entertainment)

Tahun 2016 merupakan titik awal Blackpink memulai debut mereka sebagai girl grup K-Pop dengan mengeluarkan single album berjudul 'Square One' dengan dua lagu yakni 'Whistle' dan 'Boombayah'.

Single pertama mereka yakni 'Whistle' awalnya sempat diragukan dapat sukses di pasaran, Teddy sendiri menyebut lagu itu tercipta dari berbagai eksperimen musik yang belum pernah ia coba sebelumnya.

"Lagu itu (Whistle) memiliki nuansa 'kampungan', dengan suara siulan seperti di peternakan. Namun, kami berusaha mencampurkan musik kampungan tersebut dengan berbagai jenis musik yang kami sukai, serta mengandalkan kemampuan keempat member ini bernyanyi, sehingga bisa menghasilkan sebuah karya yang fantastis sepanjang karir saya membuat lagu untuk YG," ungkap Teddy dalam wawancaranya di film Blackpink: Light Up The Sky.

Single kedua mereka yakni 'Boombayah', berhasil memasuki tangga lagu Billboard World Digital Songs dan kemudian berhasil mencetak rekor sebagai video musik debut yang paling banyak ditonton.

Lagu 'Boombayah' booming selama lima bulan berturut-turut di seluruh platform musik hingga dikenal seluruh dunia.

Lewat single tersebut, Blackpink berhasil meraih penghargaan 'New Artist of the Year' dari acara 31st Golden Disc Awards dan 26th Seoul Music Awards pada tahun 2016.

Masih di tahun yang sama, selang beberapa bulan setelah meraup kesuksesan berkat dua lagu tersebut, Blackpink kembali mengeluarkan single album kedua bertajuk 'Square Two' dengan lagu baru yaitu 'Playing with Fire' dan 'Stay' yang dirilis pada tanggal 31 Oktober 2016. 

Lagi-lagi, 'Playing with Fire' menjadi lagu yang berhasil menggapai posisi nomor satu di tangga lagu Billboard World Digital Songs. 

Blackpink 2017 

photoBlackpink di video klip As If Its Your Last - (YG Entertainment)

Pada 22 Juni 2017, Blackpink merilis sebuah lagu baru yang memiliki nuansa pop 2000-an dengan judul 'As If It's Your Last'. 

Lagu yang dirilis sebagai digital single ini berhasil mencetak rekor sebagai lagu tercepat grup girl K-Pop yang ditonton lebih dari 11 juta penonton di kanal Youtube dalam jangka waktu 17 jam setelah rilis. 

Kemudian, lagu ini juga memecahkan rekor sebagai video musik yang paling banyak disukai oleh sebuah grup penyanyi perempuan Korea di YouTube. 

Setelah mendapat berbagai kesuksesan tersebut, Blackpink memutuskan untuk membuat konser di negara tetangga, Jepang. 

Tiket yang dijual laku keras, bahkan lebih dari 200 ribu orang berbondong-bondong memburu tiket konser mereka. 

Namun, hanya 14 ribu orang yang dapat ditampung dan bisa menyaksikan penampilan mereka di panggung bersejarah Nippon Budokan di Tokyo.

Lagu 'As If It's Your Last' juga masuk dalam Global Top 25 Songs of the Summer for 2017 oleh Youtube.

Blackpink 2018 

photoBlackpink di video klip Ddu-Du Ddu-Du - (YG Entertainment)

Single album 'Square Up' dirilis pada Juni 2018, hal ini merupakan sebuah kabar menggembirakan bagi para Blink (sebutan fans Blackpink, red).

Album single ini berisikan empat lagu yakni 'Ddu-Du Ddu-Du', 'Forever Young' dan 'See U Later' 

Single 'Ddu-Du Ddu-Du' menjadi masterpiece Blackpink selama karir bermusik mereka sampai dengan saat ini. 

'Ddu-Du Ddu-Du' membuat Blackpink menorehkan berbagai rekor dan penghargaan salah satunya menjadi lagu dengan posisi tertinggi di Hot 100 Billboard grup K-Pop perempuan, berada di urutan 55 dengan torehan 12.4 juta pendengar daring Amerika Serikat dan 7.000 unggahan terjual. 

Selain itu, single ini juga memuncaki Billboard World Digital Songs selama beberapa pekan sejak pertama kali lagu tersebut dirilis.

Puncak kesuksesan Blackpink bahkan mampu menggeser 2NE1, senior mereka di bawah perusahaan yang sama. 

'Square Up' milik Blackpink mampu menduduki posisi tertinggi Billboard 200 Amerika Serikat, mengalahkan 2NE1 di tahun 2014 dengan album terakhir mereka bertajuk 'Crush' yang hanya mampu berada di urutan 61. 

Blackpink lalu dilirik oleh penyanyi Amerika Dua Lipa. Dua Lipa mengajak kolaborasi keempat wanita cantik ini dengan memberikan demo lagu yang ia tulis sendiri.

Setelah melakukan konser di Korea Selatan, Dua Lipa mengadakan pertemuan dengan Blackpink yang akhirnya mereka bersepakat untuk menjalin kerjasama. 

Proyek kolaborasi ini membuahkan hasil sebuah lagu berjudul 'Kiss and Make Up'. Lagu ini berhasil masuk chart lagu Billboard Hot 100 di urutan nomor 93. Lagu ini juga berhasil  masuk di UK Singles Chart, di urutan 36. 

Pada Oktober 2018, Yang Hyun-suk yang pada saat itu masih menjadi CEO YG Entertainment, memberikan kejutan untuk para Blink.

"Blackpink akan diberikan kepercayaan untuk masing-masing member bersolo karir," ucap Hyun-Suk pada media. 

Jennie ternyata menjadi member pertama yang melakukan debut solo pada tahun 2018, kemudian dilanjutkan dengan Rose di tahun 2021. 

Selanjutnya, dua member lain yakni Jisoo dan Lisa akan menyusul di tahun-tahun berikutnya.

Blackpink 2019

photoBlackpink saat melakukan tur dunia - (Pinterest)

Tahun 2019, Blackpink berfokus pada rangkaian sejumlah konser dan tur baik yang diselenggarakan di Korea ataupun keliling dunia. 

Rentetan konser tahun 2018 itu mengambil tema 'In Your Area World Tour', sejalan dengan tur pertama yang telah mereka jalani pada tahun sebelumnya di Seoul bertajuk 'Blackpink 2018 Tour [In Your Area] Seoul x BC Card' di Olympic Gymnastics Arena. 

'In Your Area World Tour' diadakan di beberapa negara, seperti Thailand, Indonesia, Hongkong, Filiphina, Singapore, Malaysia, Taiwan, Amerika Utara, Eropa dan juga Australia.

Konser keliling dunia ini terbilang sangat luar biasa, mereka berhasil mengadakan sebuah konser di satu negara selama beberapa hari. Lalu konser selanjutnya yang digelar di negara lain, dilakukan dalam hitungan satu atau dua hari saja setelah konser sebelumnya dilaksanakan. 

Blackpink 2020 

photoCover promosi Blackpink The Album - (YG Entertainment)

Tahun 2020 menjadi momen bersejarah bagi keempat wanita berbakat ini. Pada 28 Agustus 2020, Blackpink akhirnya mengeluarkan debut full album pertama mereka dengan judul 'The Album'.

Single pertama mereka yang mengguncang para penikmat musik dunia sebelum 'The Album' dirilis, yakni 'How You Like That', mampu menjadi lagu yang memecahkan tiga rekor sekaligus. 

Dilansir dari laman resmi Guinnes World Record, Blackpink berhasil memecahkan tiga rekor sekaligus yakni 'Most viewed YouTube video in 24 hours', 'Most viewed music video on YouTube in 24 hours' dan 'Most viewed YouTube music video in 24 hours by a K-Pop group'. 

Kemudian single kedua yang dirilis pada 26 Juni 2020 berjudul 'Ice Cream' sangat laku di pasaran. 

Berkolaborasi dengan artis Amerika Serikat, Selena Gomez, Blackpink mampu mencapai tonggak baru sebagai artis dengan jumlah subscribers terbanyak kedua di YouTube setelah Justin Bieber.

'Lovesick Girls' diumumkan sebagai single ketiga yang dirilis pada tanggal 2 Oktober 2020, beberapa minggu setelah perilisan full album studio pertama mereka ‘The Album’. 

Dan lagi-lagi, lagu ini mendapat antusias yang besar dari para Blink, video tersebut hanya membutuhkan waktu 53 menit saja untuk mencapai 10 juta viewers di YouTube.

‘The Album’ berisikan delapan lagu dan beberapa lagu merupakan hasil kolaborasi dengan para artis atau musisi Amerika seperti Selena Gomez dan Cardi B.

Proses pembuatan album tersebut sangatlah menguras energi dan pikiran para member serta tim produksi YG. 

Semua lagu ditulis dan direkam dalam isolasi selama masa pandemi COVID-19. Blackpink mengharapkan album tersebut dapat memberikan banyak cahaya dan energi untuk semua orang yang tengah terjebak di rumah dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

"Semoga karya ini bisa menghibur orang-orang yang harus tetap berada di rumah selama masa pandemi," ungkap Lisa saat perilisan 'The Album' secara streaming di Youtube Channel Blackpink.

Blackpink 2021 

photoBlackpink di konser virutal The Show - (Pinterest)

Selain tetap melakukan berbagai promosi album mereka di berbagai platform dan media, Blackpink mengumumkan bahwa mereka akan menggelar sebuah konser virtual pertama  pada 31 Januari 2021.

Konser online tersebut bertajuk 'Blackpink: The Show', disiarkan secara live di kanal YouTube mereka dan berhasil menjadi trending topik di berbagai media sosial seperti Twitter dan Instagram.

Blackpink Sebagai Brand Ambassador

Sejak debut pertama mereka di tahun 2016, Blackpink telah bekerja sama dengan beberapa brand ternama seperti Puma, Reebok, Louis Vuitton, Dior Cosmetics, Moonshot, St. Scott London, Shibuya 109, Tokyo Girls Collection x CECIL McBEE, air bersoda bermerek Trevi dari Lotte, Sprite Korea dan terakhir yang sangat populer di Indonesia yaitu Shopee dan Tokopedia.

Iklan yang didapatkan oleh Blackpink tidak hanya tertuju pada grup saja, masing-masing member juga mendapatkan tawaran tersendiri untuk menjadi brand ambassador sejumlah brand terkenal. Misalnya Jennie dengan Chanel, Rose dengan Saint Laurent, Lisa dengan Celine dan Jisoo dengan Dior. 

Jennie for Chanel

photoJennie for Chanel - (chanel.com)

Jennie dikenal memiliki selera berpakaian yang sangat mewah dan elegan. Penampilan Jennie bahkan digadang-gadang memiliki penampilan yang sempurna, Jennie tidak pernah takut untuk melakukan berbagai eksperimen dalam berpakaian. 

Keunikan yang dimiliki Jennie adalah, ia bisa menjadi sosok wanita yang tampil elegan namun juga bisa tampil sebagai gadis yang imut nan menggemaskan. Dua sisi yang dimiliki Jennie menjadi sorotan dan digemari oleh para fansnya. 

Diberi julukan 'Human Chanel' oleh penggemarnya, Jennie memang selalu menampilkan gaya berpakaian yang mewah dan elegan dengan berbagai item fashion dari Chanel. 

Oleh karena itu, Chanel memilih Jennie sebagai brand ambassador mereka. Chanel menilai penampilan Jennie sangat cocok dengan citra brand Chanel. 

Rose for Saint Laurent

photoRose Saint Laurent - (ysl.com)

Rose memiliki aura estetik di setiap gaya fashion yang ia kenakan. Misalnya, ia bisa menampilkan gaya Edgy dan minimalis pada saat yang bersamaan. 

Saint Laurent lalu melirik Rose untuk menjadi brand ambassador mereka. Saint Laurent menilai kepribadian Rose sangat tepat dan sesuai dengan brand asal Prancis tersebut.

Saint Laurent selalu membranding fashion mereka untuk sosok yang kreatif, mendobrak batas, kebebasan berpikir dan anti-mainstream. 

Lisa for Celine

photoLisa for Celine - (celine.com)

French fashion house legendaris bernama Celine sangat tertarik dengan kepribadian Lisa. Celine menilai Lisa selalu menampilkan kepercayaan diri yang tinggi di atas panggung.

Dengan karakter tersebut, Celine tak ragu menginginkan Lisa untuk menjadi brand ambassador mereka. 

Dalam sebuah wawancara dengan majalah fashion Vogue, desainer utama Celine, Phoebe Philo mengatakan, Celine sangat beruntung bisa bekerjasama dengan Lisa sebagai brand ambassador mereka. 

Lisa merupakan sosok yang selalu tampil berani saat di atas panggung, ditambah dengan skill nge-rap dan menarinya yang sangat kuat menjadikan Lisa menjadi member Blackpink yang mempunyai pengikut terbanyak di sosial media Instagram dibandingkan member Blackpink lainnya. 

Jisoo for Dior

photoJisoo for Dior - (dior.com)

Dior merupakan brand yang terkenal dengan keanggunan dan feminitasnya. Kehadiran Jisoo Blackpink yang tergambar sebagai wanita cantik dan feminin, membuat Dior memilihnya untuk menjadi brand ambassador di berbagai lini perusahaan asal Prancis ini.

Jisoo yang dikenal sebagai 'Miss Korea' ini, menjadi duta Korea Selatan untuk lini pakaian, parfum dan kosmetik Dior. 

Dior telah mendandani Jisoo dalam banyak desain klasiknya, sehingga identitas Dior tercermin dalam kepribadian Jisoo. 

Blackpink Charity 

photoBlackpink di ajang Golden Disc Awards - (Pinterest)

Blackpink diketahui selalu terlibat dalam berbagai acara amal yang diselenggarakan di Korea maupun dunia. 

Misalnya, pada akhir tahun 2018, Blackpink menyumbangkan uang sebesar 400 juta won atau sekira Rp 500 juta kepada ribuan rumah tangga berpenghasilan rendah dan berbagai manula di Korea Selatan. 

Kemudian pada April 2019, Blackpink memberikan donasi ratusan juta won kepada Hope Bridge Association of the National Disaster Relief untuk para korban kebakaran hutan Goseong di Korea Selatan. 

Di tahun 2020, Blackpink merilis masker wajah melalui perusahaan merchandise yang berafiliasi dengan UMG, Bravado. 

Semua hasil penjualan masker tersebut disumbangkan untuk inisiatif MusiCares dari Recording Academy, yang bertujuan memberikan bantuan dana kepada para pegiat industri musik di Korea Selatan. 

Blackpink juga selalu mengkampanyekan tentang ancaman perubahan iklim yang terjadi di Bumi saat ini. Pada 25 Februari 2021, Blackpink secara resmi ditunjuk PBB sebagai advokat resmi brand ambassador kampanye peduli lingkungan untuk COP26 di Seoul.

Konser dan Tur Blackpink

Blackpink Japan Premium Debut Showcase (2017)

photoBlackpink saat tampil di Japan Premium Debut Showcase - (Pinterest)

Blackpink mengadakan showcase di Jepang, tepatnya di Nippon Budokan, dihadiri oleh sekira 14.000 penggemar dan showcase ini disiarkan di saluran TV Jepang M-on!. 

Dalam konser ini, Blackpink membawakan enam lagu hits mereka yang dibawakan dalam Bahasa Jepang. 

1. Boombayah (Japan ver)

2. Playing With Fire (Japan ver)

3. Whistle (Japan ver)

4. Stay (Japan ver)

5. As If It's Your Last (Japan ver)

6. Boombayah (Korean)

Blackpink 2018 Tour [In Your Area] Seoul x BC Card

photoBlackpink saat tampil di Blackpink 2018 Tour [In Your Area] Seoul x BC Card - (Pinterest)

Tema tour ‘In Your Area’ adalah pilihan para member Blackpink untuk melakukan konser di wilayah-wilayah tertentu sesuai banyaknya penggemar. 

Konser tersebut berlangsung di Olympic Gymnastics Arena, dengan dihadiri lebih dari 20 ribu penonton. Dalam konser ini, Blackpink juga memperkenalkan debut solo Jennie untuk pertama kalinya. 

Blackpink 2019-2020 World Tour [In Your Area]

photoBlackpink saat tampil di Tokyo Dome Jepang - (YG Entertainment)

Mengawali World Tour di negaranya sendiri, Blackpink kemudian mengumumkan jadwal tur selanjutnya yang diselenggarakan di berbagai negara di Asia Tenggara seperti Bangkok, Jakarta, Manila, Singapura dan Kuala Lumpur. 

Rentetan konser di Asia Tenggara itu dimulai pada pertengahan Januari hingga Februari 2019. Setelah itu, Konser berlanjut di beberapa wilayah Eropa seperti Amsterdam, Barcelona, London, Paris, Berlin dan Roma dan berakhir pada Mei 2019. 

photoPenampilan Blackpink di Coachella Festival 2019 - (billboard.com)

Pada September 2019, Blackpink melanjutkan tur dunia ke benua Amerika hingga berakhir di bulan Oktober 2020. Tahun 2019 menjadi momen bersejarah bagi Blackpink, karena mereka tampil di sebuah festival musik besar yang diadakan di Amerika Serikat, yakni Coachella Festival 2019.

November 2020, mereka melanjutkan tur menuju Australia dengan 60 ribu tiket ludes terjual hanya dalam beberapa jam.

Kemudian rentetan konser dunia diakhiri dengan kembalinya mereka ke benua Asia. Blackpink menggelar sejumlah konser besar di Jepang, seperti di Tokyo Dome pada 4 Desember 2019. 

Kemudian pada 22 Januari 2020, konser dunia mereka berakhir di Fukuoka Dome dan disiarkan secara langsung di 96 bioskop di Jepang untuk membalas dukungan antusias dari para Blink di Jepang. 

Virtual Concert: The Show (2021)

photoBlackpink saat tampil di Virtual Konser The Show 2021 - (Pinterest)

Karena peraturan pandemi COVID-19 di Korea Selatan dan berbagai negara lain yang tidak memungkinkan adanya konser besar yang berpotensi memicu kerumunan, Blackpink lalu mengadakan konser virtual dengan konsep ‘pay-per-view’ dengan tajuk 'The Show'. 

Konser ini juga menjadi konser besar pertama mereka setelah perilisan debut full album studio ‘The Album’. 

Teaser promosi untuk konser tersebut pertama kali dirilis pada 23 November 2020 dan konser tersebut disiarkan secara eksklusif di saluran YouTube Blackpink. 

Total ada 19 lagu yang dibawakan, termasuk di dalamnya penampilan Jennie dan Rose yang tampil solo dengan lagu-lagu mereka. Konser tersebut sekaligus merupakan debut untuk lagu solo pertama Rose berjudul 'Gone'. 

Penghargaan dan Nominasi yang Diraih Blackpink

photoBlackpink saat mendapatkan penghargaan - (Pinterest)

Total Blackpink telah memenangkan 79 penghargaan dan 248 nominasi sejak debutnya di tahun 2016 sampai dengan tahun 2021.

Sederet penghargaan yang diraih Blackpink membuktikan keempat wanita luar biasa ini mampu sejajar dengan berbagai musisi dan artis papan atas di seluruh dunia. 

Sejumlah penghargaan yang didapat Blackpink diantaranya yakni 'Idol Champ Global Pick', 'Group Best Music Video' dalam APAN Music Awards 2021. 

Blackpink juga berhasil menjadi Grup Wanita Terbaik pada ajang Mnet Asian Music Awards tahun 2020.

Video klip 'How You Like That' berhasil meraih penghargaan di MTV Music Video Awards untuk kategori 'Song of Summer' tahun 2020.

Blackpink juga mendapatkan Rekor Dunia Guinness karena memiliki subscribers terbanyak untuk kategori sebuah band atau grup di platform YouTube pada tahun 2021. 

Di tahun 2021 juga, Blackpink menjadi grup wanita dan artis wanita Korea pertama yang dinominasikan untuk Billboard Music Award untuk kategori 'Top Social Artist'. 

Blink

photoBlink di konser Blackpink - (Pinterest)

Blackpink mengumumkan nama Blink sebagai sebutan untuk fandom mereka sejak 14 Januari 2017. 

Bermula dari sebuah unggahan di laman Instagram Blackpink yang mengunggah foto berlatar hitam bertuliskan "BLINK" dengan warna pink. 

"Aku merasa beruntung memiliki kalian semua. Aku semakin berterima kasih atas cinta yang aku terima hari ini. Aku mencintai Blink-ku," tulis Jennie pada keterangan foto yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

Hal itu kemudian menjadi pengumuman resmi untuk seluruh pecinta Blackpink di seluruh dunia dengan menyebutkan diri mereka sebagai Blink. 

Meskipun demikian, pihak member maupun YG Entertainment sendiri sampai sekarang masih belum memberikan keterangan detail mengenai arti dari nama fansclub tersebut. 

Spekulasi yang beredar, nama Blink diambil dari pecahan dua suku kata yakni "Black" dan "Pink", sehingga menjadi satu suku kata yakni Blink.

Proyek Solo Para Member

Pada Oktober 2018, YG Entertainment mengumumkan proyek solo pertama member Blackpink diberikan kepada Jennie. 

Menyusul Jennie, Rose pada tahun 2021 akhirnya merilis proyek solonya. Namun, Jisoo dan Lisa belum mendapatkan kesempatan terkait proyek solo mereka.

Meski demikian, YG sendiri telah berjanji akan memberikan jatah proyek solo kepada setiap member Blackpink.

Jennie 'Solo' (2018)

photoJennie di video klip Solo - (YG Entertainment)

Jennie memperkenalkan single berjudul 'Solo' pada konser Blackpink yang digelar di Seoul pada tanggal 10 dan 11 November 2018.

Lagu ini ditulis oleh Teddy Park, dengan mengusung genre musik hip-hop dan sentuhan elemen musik pop. 

Teddy menciptakan lagu 'Solo' untuk Jennie, sesuai dengan kepribadian serta keunikan yang dimilikinya. 

Selain lirik dan aransemen musik berbeda yang diberikan Teddy Park dalam lagu 'Solo' untuk Jennie, dalam video klipnya, penonton juga dapat melihat gambaran sosok Jennie yang berbeda dari karakternya di Blackpink.

Jennie memperlihatkan gaya berpakaian yang sangat fantastis, ditunjang dengan make up yang juga berbeda membuat karakter Jennie dalam video klip 'Solo' menunjukan siapa dirinya saat menjadi seorang soloist. 

Lagu ini menceritakan tentang kepercayaan diri seorang wanita yang tak ingin terikat rasa sedih karena putus cinta. Dalam lagu ini, seorang wanita digambarkan berpura-pura menjadi seorang yang polos dan lembut demi hubungan yang dijalaninya. 

Namun, lama kelamaan hal tersebut membuat si wanita berubah karena jengah dengan hubungan yang dijalaninya. 

Hal tersebut membuat si wanita akhirnya mampu menyelesaikan hubungan dengan kekasihnya dan memutuskan untuk menjadi pribadi yang bersinar dan lebih percaya diri meskipun tanpa seorang kekasih.  

Di awal lagu, pendengar bisa fokus mendengarkan suara lembut dari Jennie dengan balutan suara jentikan harpa yang khas. 

Kemudian di bagian chorus, melodi dalam lagu ini perlahan berubah menjadi sebuah anthemic dance track dengan menggabungkan genre musik EDM synths dan beat drops. Ditambah dengan irama sentuhan hip-hop slanting percussion dan efek dari suara seruling yang khas dan melengking. 

Rose 'Gone' dan 'On the Ground' (2021)

photoRose di video klip Gone - (YG Entertainment)

Pada Januari 2021, Rose memperkenalkan lagu 'Gone' pertama kali dalam konser virtual Blackpink 'The Show' yang disiarkan di kanal Youtube resmi mereka. 

Rose merilis dua lagu dalam proyek solonya ini, kedua lagu tersebut berbahasa Inggris. Album solo Rose diberi judul 'R'. 

Rose mengungkapkan, proyek solo ini sangat ditunggu oleh dirinya, bahkan lagu 'Gone' telah diciptakan sejak tahun 2019.

'Gone' memiliki aransemen musik gitar akustik yang lebih lembut. Rose bercerita tentang hal-hal klise bertema 'broken-hearted girl' yang cukup sering diadaptasi dalam lagu-lagu Blackpink.

photoRose di video klip On The Ground - (YG Entertainment)

Berbeda dengan lagu 'Gone', lagu 'On the Ground' memiliki aransemen musik EDM yang lebih bertenaga dengan nuansa lagu-lagu pop yang hits di pasar Amerika dan Eropa.

Tema yang diambil dalam lagu 'On the Ground' adalah tentang refleksi diri dan self-love. Lagu ini menceritakan tentang perjalanan hidup dan karir Rose sebagai seorang superstar.

Dalam lagu ini, Rose menyatakan bahwa selama ini dirinya berusaha maksimal untuk menjadi yang terbaik, hingga pada akhirnya orang-orang mengakui kesuksesannya. 

Namun ternyata, segala kesuksesan yang ia raih bersama Blackpink mengingatkan dirinya untuk tetap rendah hati dan bijaksana. 

Dalam video klipnya sendiri digambarkan, beberapa scene menampilkan flashback Rose saat belum menjadi siapa-siapa (Roseanne Park) hingga menjadi artis terkenal bersama Blackpink (Rose).

Lagu 'On The Ground' dan 'Gone' diproduseri oleh Teddy Park, serta keterlibatan sejumlah produser musik terkenal seperti Jorgen Odegard, Oji Volta, Jon Bellion, 24 dan juga Rose sendiri. 

Diskografi

Banyak yang bilang bahwa musik yang disajikan Blackpink sangatlah berbeda dengan musik yang dihadirkan grup K-Pop lainnya.

Para pendengar bisa mendengar tagline 'Blackpink is The Revolution' di sejumlah lagu Blackpink. Hal itu menegaskan bahwa musik yang mereka sajikan kepada para pendengar adalah sebuah sesuatu yang baru dan berbeda.

Blackpink tercatat telah membuat dua album studio, lima live album, empat single album, tiga EP dan 10 single sepanjang lima tahun mereka berkarya di belantika musik.

Studio Album

1. The Album (2020)

Diproduksi oleh YG Entertainment serta bekerja sama dengan beberapa label lain seperti Interscope dan Universal Music Japan.

Format yang diusung dalam album ini berupa CD, LP, DVD, Blu-ray, digital download, serta cassette. 

Terdapat lima lagu baru dalam album ini dan dua lagu telah dirilis terlebih dahulu menjadi single yakni 'How You Like That' dan 'Ice Cream feat Selena Gomez'. 

1. How You Like That 

2. Ice Cream (feat. Selena Gomez)

3. Pretty Savage

4. Bet You Wanna (feat. Cardi B)

5. Lovesick Girls (title track) 

6. Crazy Over You

7. Love To Hate Me

8. You Never Know

2. Blackpink in Your Area (2018)

'Blackpink in Your Area' adalah album studio dirilis dengan dua versi berbeda, yakni versi Bahasa Korea dan Bahasa Jepang.

Album ini dirilis secara digital pada 23 November 2018 dan rilisan fisik pada 5 Desember oleh YGEX. 'Blackpink in Your Area' tersedia dalam format CD, DVD dan digital download. 

CD 1: Japanese versions

1. Boombayah (Japanese ver)

2. Whistle (Japanese ver)

3. Playing with Fire (Japanese ver)

4. Stay (Japanese ver)

5. As If It's Your Last (Japanese ver)

6. Ddu-Du Ddu-Du (Japanese ver)

7. Forever Young (Japanese ver)

8. Really (Japanese ver)

9. See U Later (Japanese ver)

CD 2: Korean versions

1. Boombayah

2. Whistle

3. Playing with Fire

4. Stay

5. As If It's Your Last

6. Ddu-Du Ddu-Du

7. Forever Young

8. Really

9. See U Later

Live Albums

Live album adalah album yang berisikan rekaman audio dari penampilan langsung Blackpink di atas panggung yang digelar di beberapa tempat saat melakukan tur dunia. 

Ada empat album yang dihasilkan Blackpink sejak tahun 2019 hingga 2021, hal ini terbilang fantastis mengingat tidak banyak musisi yang melakukannya. 

1. Blackpink Arena Tour 2018 "Special Final In Kyocera Dome Osaka" (2019)

Album ini merupakan rekaman yang diambil saat konser Blackpink di bulan Juli 2018. Saat itu mereka mengunjungi tiga kota di Jepang dan menyelenggarakan total delapan konser. 

Live album ini kemudian dirilis pada 22 Maret 2019 oleh label YGEX dengan format DVD, Blu-ray dan digital download. 

1. DDU-DU DDU-DU (Japanese Version) [Live]

2. Forever Young (Japanese Version) [Live]

3. Whistle (Acoustic Version) [Japanese Version] [Live]

4. Stay (Japanese Version) [Live]

5. Let It Be / You & I / Only Look At Me (Rosé’s Solo Stage // Live)

6. Yukino Hana (Jisoo’s Solo Stage // Live)

7. Solo (Jennie’s Solo Stage // Live)

8. Last Christmas / Rudolph the Red-Nosed Reindeer [Live]

9. Kiss and Make Up (BLACKPINK Only Version // Live)

10. So Hot (The Black Label Remix) [Live]

11. Really (Japanese Version) [Live]

12. See U Later (Japanese Version) [Live]

13. Boombayah (Japanese Version) [Live]

14. Playing with Fire (Japanese Version) [Live]

15. As If It's Your Last (Japanese Version) [Live]

16. Blackpink - DDU-DU DDU-DU (ENCORE) Japanese Version [Live]

2. Blackpink 2018 Tour 'In Your Area' Seoul (2019)

Blackpink 2018 Tour 'In Your Area' Seoul" adalah album live kedua yang dirilis oleh Blackpink. Album ini juga berisi cuplikan dari konser Blackpink yang diadakan di Seoul pada 10 dan 11 November 2018 di Olympic Gymnastics Arena. 

Blackpink 2018 Tour 'In Your Area' Seoul dirilis pada 30 Agustus 2019 dengan format Digital, DVD dan BluRay.

Digital Version

1. Ddu-Du Ddu-Du

2. Forever Young

3. Stay (Remix version)

4. Whistle

5. You & I (Park Bom cover) / Only Look At Me (Taeyang cover) (Rose solo)

6. Solo (Jennie)

7. Really (Reggae version)

8. See U Later

9. Playing With Fire

10. Boombayah

11. As If It's Your Last

12. Whistle (Remix version)

13. Ddu-Du Ddu-Du (Remix version)

14. Stay

DVD & Blu-ray

1. Opening

2. Ddu-Du Ddu-Du

3. Forever Young

4. MENT #1

5. Stay (Remix version)

6. Sure Thing

7. Whistle

8. Clarity

9. Intro + I Like It

10. Faded

11. Attention

12. Let It Be

13. You And I

14. Only Look At Me

15. Solo

16. Kiss and Make Up

17. MENT #2

18. Really (Reggae version)

19. See U Later

20. [See U Later] (Outro)

21. Playing With Fire

22. Shots (Dance cover)

23. MENT #3

24. Boombayah

25. As If It's Your Last

DVD 2

1. Whistle (Remix version) (Encore)

2. Ddu-Du Ddu-Du (Encore)

3. Short Ment (Encore)

4. Stay (Encore)

5. Ending Credits (Encore)

6. Commentary Film

7. Multi Angles - Ddu-Du Ddu-Du [Jennie / Lisa / Jisoo / Rose]

8. Multi Angles - Whistle [Jennie / Lisa / Jisoo / Rose]

DVD 2

1. Photo book (184 pages)

2. Double Sided Folded Poster : 1p

3. Random Photocard: Random 2p out of 8p

4. Photo Postcard Set (30 sheets)

5. Sticker set (6 sheets)

6. Sticky notes (70 sheets)

7. Magnet Set

3. Blackpink 2019-2020 World Tour In Your Area - Tokyo Dome (2020)

Album live ini dirilis pada 14 Mei 2020, oleh label musik Interscope dengan format DVD, Blu-ray dan juga digital download. 

Tersedia juga beberapa kelebihan untuk yang membeli dalam bentuk fisik, seperti merchandise dan beberapa kilasan tambahan saat keempat member sedang melakukan konser di negara Jepang.

Digital Version

1. Ddu-Du Ddu-Du (Japanese ver.)

2. Forever Young (Japanese ver.)

3. Stay (Remix) (Japanese ver.)

4. Whistle (Japanese ver.)

5. Kill This Love (Japanese ver.)

6. Don't Know What to Do (Japanese ver.)

7. Really (Japanese ver.)

8. See U Later (Japanese ver.)

9. Playing With Fire (Japanese ver.)

10. Kick It (Japanese ver.)

11. Boombayah (Japanese ver.)

12. As If It's Your Last (Japanese ver.)

Regular Editions / Disc 1

1. Ddu-Du Ddu-Du (Japanese ver.)

2. Forever Young (Japanese ver.)

3. Stay (Remix) (Japanese ver.)

4. Whistle (Japanese ver.)

5. Kill This Love (Japanese ver.)

6. Don't Know What to Do (Japanese ver.)

7. Kiss and Make Up

8. Really (Japanese ver.)

9. See U Later (Japanese ver.)

10. Playing With Fire (Japanese ver.)

11. Kick It (Japanese ver.)

12. Boombayah (Japanese ver.)

13. As If It's Your Last (Japanese ver.)

14. Ddu-Du Ddu-Du (Remix) (Japanese ver.)

15. Whistle (Acoustic ver.) (Japanese ver.)

16. Hope Not

Disc 2 (Limited editions only)

1. Blackpink 2019-2020 World Tour In Your Area - Tokyo Dome (Multi Angle)

2. Kill This Love (Japanese ver.) (Jennie / Lisa / Jisoo / Rose)

3. Don't Know What to Do (Japanese ver.) (Jennie / Lisa / Jisoo / Rose)

4. Kick It (Japanese ver.) (Jennie / Lisa / Jisoo / Rose)

5. Best moment of "Kill This Love" (Japanese ver.)

4. Blackpink 2021 'The Show' Live (2021)

Blackpink melakukan konser virtual pada Januari 2021. Konser ini terselenggara atas kerja sama YG Entertainment dan YouTube Music. 

YG Entertainment menjual album ini dengan format CD, DVD, serta digital download. 

1. Kill This Love

2. Crazy Over You

3. How You Like That

4. Don't Know What To Do

5. Playing With Fire

6. Lovesick Girls

7. Habits (Stay High) (Jisoo solo)

8. Say So (Lisa solo)

9. Sour Candy

10. Love To Hate Me + You Never Know

11. Solo (Jennie solo)

12. Gone (Rosé solo)

13. Pretty Savage

14. Ddu-Du Ddu-Du

15. Whistle

16. As If It's Your Last

17. Boombayah

18. Forever Young (Encore)

Single Album 

Blackpink meluncurkan beberapa single album sebelum akhirnya menerbitkan album penuh. Dari tahun 2016 hingga 2018, Blackpink telah mengeluarkan empat single album. 

1. Square One (2016)

Album ini dirilis secara digital pada 8 Agustus 2016 oleh YG Entertainment, dengan bantuan penulisan lirik oleh B.I, Teddy Park dan Bekuh Boom, sedangkan musiknya dibuat oleh Teddy Park, Future Bounce dan Bekuh Boom.

Single album ini memiliki dua buah lagu, yakni 'Boombayah' serta 'Whistle'. Kemudian album single ini diperjualbelikan dalam format Digital download dan streaming.

1. Whistle

2. Boombayah

2. Square Two (2016)

Square Two dirilis sebagai single digital kedua pada 1 November 2016 oleh YG Entertainment dan didistribusikan oleh KT Music. 

Single ini memiliki dua versi, yakni versi normal dan versi untuk iTunes. Beberapa lagu dibuat versi yang berbeda seperti lagu 'Playing with Fire' dan 'Stay' serta versi akustik 'Whistle'.

Album ini dijual dalam bentuk digital download serta streaming. 

Normal Version

1. Playing with Fire

2. Stay

3. Whistle (acoustic version)

iTunes Version

1. Playing with Fire

2. Stay

3. Whistle (acoustic version)

4. Whistle (iTunes bonus title)

5. Boombayah (iTunes bonus title)

3. How You Like That (2020)

Album single ini dirilis pada tanggal 26 Juni 2020 oleh YG Entertainment dan Interscope Records. Album ini menjadi single pra-rilis dari debut album studio "The Album'.

Saat perilisan album single ini, Blink di seluruh dunia sangat menantikannya karena Blackpink sudah lama vakum tidak melakukan konser dan membuat lagu baru selama beberapa tahun. 

Bahkan sejak teaser video klip 'How You Like That' diunggah ke channel YouTube Blackpink dengan durasi 14 detik, mampu meraih jutaan viewers dan trending di berbagai negara. 

Album single ini dirilis dalam dua versi yakni CD dan Download / Streaming.

CD Version

1. How You Like That 

2. How You Like That (Instrumental)

Download and Streaming Version

1. How You Like That 

4. Ddu-Du Ddu-Du (2018)

Album single ini dirilis pada 15 Juni 2018 oleh YG Entertainment dan Genie Music sebagai single utama untuk debut album mini mereka bertajuk 'Square Up'. 

Keberhasilan singel ini sangatlah luar biasa, diantaranya masuk dalam posisi ke-55 dari tangga lagu Billboard Hot 100. Album single ini tersedia dalam format CD, DVD dan digital download

CD Member Editions – Japanese version

1. Ddu-Du Ddu-Du

CD single / CD+DVD – Korean version

1. Ddu-Du Ddu-Du

2. Ddu-Du Ddu-Du" (Korean version)

3. Forever Young (Korean version)

4. Really (Korean version)

5. See U Later (Korean version)

Limited Edition DVD

1. Ddu-Du Ddu-Du (music video)  

2. Ddu-Du Ddu-Du (behind the scenes)  

3. Ddu-Du Ddu-Du (dance practice video)

Extended Plays (EP)

Blackpink memiliki dua buah EP yang diproduksi, yaitu pada tahun 2018 dan 2019. 

1. Square Up (2018)

Dalam EP ini, Blackpink memiliki empat buah lagu. Lagu tersebut yaitu 'Ddu-Du Ddu-Du', 'Forever Young', 'Really', dan 'See U Later'. 

EP ini dirilis pada 15 Juni 2018 oleh YG Entertainment. Lagu-lagu dalam EP ini bisa didapatkan dengan format CD, digital download dan streaming. 

1. Ddu-Du Ddu-Du

2. Forever Young

3. Really

4. See U Later

2. Kill This Love (2019)

EP Blackpink yang satu ini banyak mendapat review positif dari kalangan pecinta musik. EP ini rilis pada bulan April tahun 2019 di Korea dan Oktober 2019 di Jepang. 

'Kill This Love' tercipta atas kerja sama tiga label sekaligus yaitu YG, Interscope dan Universal Music. Tersedia dalam format CD, digital download dan streaming. 

EP dibuat dua versi berbeda, yakni versi Bahasa Korea dan Bahasa Jepang.

Kill This Love – Korean edition

1. Kill This Love

2. Don't Know What to Do

3. Kick It

4. Hope Not

5. Ddu-Du Ddu-Du (remix)

Kill This Love – Japanese edition

1. Kill This Love (JP Ver.)

2. Don't Know What to Do (JP Ver.)

3. Kick It (JP Ver.)

4. Hope Not (JP Ver.)

5. Ddu-Du Ddu-Du (JP Ver.) (remix)

6. Kill This Love

7. Don't Know What to Do

8. Kick It

9. Hope Not" 

10. Ddu-Du Ddu-Du (remix)

Singles

Blackpink tercatat telah membuat 10 single dari tahun 2016 hingga 2021. Single yang dibuat oleh Blackpink selalu sukses di pasaran dan tak pernah absen dibawakan di setiap penampilan mereka saat tur.

1. Boombayah

2. Whistle

3. Playing with Fire

4. Stay

5. As If It's Your Last

6. Ddu-Du Ddu-Du

7. Kill This Love

8. How You Like That

9. Ice Cream (with Selena Gomez)

10. Lovesick Girls

Other Singles

Blackpink juga tercatat telah melakukan sejumlah kerjasama dengan beberapa musisi dan produser musik di seluruh dunia.

Promotional singles

  • 'Sour Candy' (with Lady Gaga)

Collaborations

  • 'Kiss and Make Up' (with Dua Lipa)

Filmografi

1. Blackpink House (2018)

photoBlackpink House - (soompi.com)

Episode pertama 'Blackpink House' disiarkan di YouTube dan V Live Blackpink pada 6 Januari 2018. 

Blackpink House adalah sebuah acara yang menayangkan kehidupan para member di dalam rumah. Rumah tersebut dibuat khusus untuk kebutuhan pembuatan film, dibangun di wilayah Hongdae, Kota Seoul.

Di dalam rumah tersebut, penonton bisa menyaksikan kehidupan sehari-sehari para member di luar pekerjaan mereka sebagai selebritis. Berbagai hal unik dan tak dikira dapat ditemui dalam serial ini. 

2. YG Future Strategy Office (2018) 

photoPenampilan Blackpink di YG Future Strategy Office - (soompi.com)

YG Future Strategy Office adalah sitkom yang ditayangkan pada 5 Oktober 2018 di Netflix. Sitkom ini bintangi oleh Seungri 'BIG BANG' sebagai pemeran utama, kemudian diramaikan juga oleh iKON, Winner, Blackpink, Lee Hi, Suhyun Akmu dan sejumlah artis YG lainnya. 

Sitkom ini bercerita mengenai sosok seorang karyawan YG Entertainment yang diperankan oleh Seungri. Dia merupakan seorang karyawan yang sangat ambisius, namun posisinya harus turun pangkat ke bagian Kantor Strategi (YG Future Strategy Office) yang berisikan orang-orang cabutan dari agensi lain. 

Divisi Future Strategy Office adalah bagian perusahaan YG yang paling tidak berpengaruh keberadaannya terhadap perusahaan. 

3. Blackpink Diaries (2019)

photoBlackpink Diaries - (soompi.com)

Blackpink Diaries merupakan sebuah tayangan yang mengungkap momen-momen istimewa Jisoo, Jennie, Rose dan Lisa saat menjalani konser tur dunia 'In Your Area' di berbagai negara. 

Tayangan tersebut berupa peristiwa di balik layar yang diunggah ke sejumlah saluran online video official Blackpink seperti V LIVE dan YouTube.

4. 24/365 with Blackpink (2020)

photo24/365 Blackpink - (YG Entertainment)

24/365 with Blackpink adalah reality show yang diunggah di saluran YouTube resmi Blackpink. Judul acara dibuat oleh Lisa dan dipilih oleh Blink melalui polling Instagram di Storygram Blackpink.

Ada berbagai usulan nama untuk reality show ini seperti misalnya Rose yang mengusulkan nama 'Behind The Pinks', Jisoo 'BLACKPINK Log' dan Jennie 'BLACKPINK is?'.

Sebetulnya dalam reality show ini, tidak jauh berbeda dengan serial 'Blackpink House', dimana menceritakan kehidupan para member di luar kegiatan mereka sebagai selebritis.

Namun, reality show ini merupakan sebuah rentetan promosi menuju perilisan studio album mereka yakni 'The Album'.

5. Blackpink: Light Up the Sky (2020)

photoPenampilan Blackpink di Film Dokumenter Netflix, Blackpink: Light Up the Sky 2020 - (Netflix)

'Blackpink: Light Up the Sky' adalah sebuah film dokumenter yang dirilis di saluran Netflix. Film ini dibuat di Amerika Serikat dan Korea Selatan pada tahun 2020, menceritakan kisah perjalanan karir Blackpink dan para membernya dari awal masa trainee, predebut, debut dan hingga sukses seperti saat ini.

Blackpink TV Show

Music Programs

1. Inkigayo

2. Mcountdown

3. Music Core

TV Programs

1. Get It Beauty

2. King of Masked Singer

3. My Little Television

4. Radio Star

5. Running Man

6. Section TV

7. V LIVE

8. Weekly Idol

Image

Nelis (Writer)

Reporter

Image

Muhammad Gumilang

Redaktur