Light Dark

Bangkit dari PHK, Pemuda Sukabumi Ini Kantongi Rp 3,8 Juta Sekali Panen

Inspirasi | 08 Jun 2021, 08:00 WIB
Riko Susanto, pemuda warga Kampung Ciawi, Desa Cimahi Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi merintis usaha ikan lele sejak di PHK 8 bulan lalu. Sebelumnya Riko adalah buruh di sebuah perusahaan otomotif besar di Cikarang Bekasi, namun pandemi covid-19 m | magang 4

SUKABUMIUPDATE.com - Di masa pandemi ini banyak perusahaan yang mengurangi jumlah karyawan dengan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) massal. Seorang Pemuda di Cicantayan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat mampu bangkit dari bayang-bayang PHK, jadi peternak lele dan meraup keuntungan hingga Rp 3.8 juta sekali panen.

Namanya Riko Susanto, Pemuda warga Kampung Ciawi, Desa Cimahi Kecamatan Cicantayan merintis usaha ikan lele sejak di PHK 8 bulan lalu. Sebelumnya Riko adalah buruh di sebuah perusahaan otomotif besar di Cikarang Bekasi, namun pandemi covid-19 membuat riko masuk daftar PHK massal.

Tak ingin berlama-lama menyesali keadaan, dari pada pusing cari pekerjaan baru yang belum tentu bisa didapatkan dengan cepat Pemuda 21 tahun ini memilih pulang kampung. Ia kemudian mencoba budidaya lele, memanfaatkan lahan dan sumber air di kampung halamannya.

"Sekarang cari kerja susah. ya mumpung masih muda harus cari inovasi lain untuk mencari penghasilan halal," kata Riko kepada sukabumiupdate.com, Senin (7/6/2021).

Baca Juga :

Modal tabungan yang tak banyak, ia kemudian memulai usaha lele ini dari kolam ukuran 2 kali 1,5 meter. "Normalnya kolam ini bisa 750 sampai 1000 ekor bibit lele, namun saya tebar 2.000 ekor benih ikan lele," jelasnya.

Riko kini sudah merasakan sudah dua kali panen. "Sejak pandemi sudah panen 2 kuintal lebih. Rp 3,8 juta untuk sekali panen," bebernya.

Hasil panen kemudian akan dijadikan untuk modal mengembangkan bisnis lele. Ia tengah menyiapkan kolam lebih banyak dan lebih baik.

"Saya berharap ada bantuan dari pemerintah untuk mendorong hasil panen lebih baik," ujar Riko.

Image

Magang 4

Image

Fit NW

Redaktur