Light Dark

5 Tips Menyimpan Daging agar Tetap Awet saat Lebaran

Kuliner | 13 May 2021, 10:00 WIB
Tips menyimpang daging agar tetap awet saat lebaran | shutterstock.com

SUKABUMIUPDATE.com - Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat persediaan Daging tetap segar saat lebaran, salah satunya yakni dengan menyimpannya di dalam freezer. Saat lebaran, kebutuhan memasak menggunakan bahan dasar Daging akan meningkat seiring berbagai menu masakan yang ingin dihidangkan seperti semur daging, rendang dan lainnya.

Jika stok Daging yang dimiliki lumayan banyak dan ada sisa, Anda pastinya harus menyimpan Daging tersebut untuk digunakan lagi nanti.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat Anda ingin menyimpan Daging di dalam freezer, penyimpanan yang salah akan mempengaruhi rasa, tekstur serta yang paling parah dapat menjadi sumber berbagai penyakit jika dikonsumsi. 

photoTips menyimpang daging agar tetap awet saat lebaran - (shutterstock.com)

Daging mentah bisa menjadi sumber berbagai bakteri penyebab penyakit tifus dan juga infeksi usus serius karena perkembangan mikroorganisme di dalam Daging tersebut. 

Perlu diketahui, suhu freezer yang tepat untuk menyimpan Daging mentah adalah 0° Fahrenheit atau -18 derajat celcius.

Baca Juga :

Sebetulnya, Daging yang disimpan di dalam freezer bisa bertahan hingga empat bulan bahkan satu tahun, tergantung pada kualitas Daging dan konsistensi freezer yang digunakan,

Ada juga sejumlah tips lain bagaimana cara menyimpan Daging agar tetap awet 

1. Jangan mencuci Daging sebelum dimasukan kulkas

Air cucian yang masuk ke dalam Daging akan membuat tekstur Daging rusak, kemudian akan timbul bau pada daging yang telah dicuci tersebut. 

Jadi, biarkan Daging dalam keadaan kering segar saat akan dimasukan ke dalam kulkas. Daging akan tetap dalam kondisi yang baik jika tidak dicuci terlebih dahulu.

2. Potong-potong Daging sesuai kebutuhan 

Untuk membantu kemudahan Anda dalam pengambilan Daging yang akan dikonsumsi, maka usahakan Daging dipotong-potong sesuai takaran konsumsi sebelum dibekukan. 

Simpan dan bungkus dalam wadah yang sesuai, agar saat pengambilan sesuai kebutuhan. Daging yang keluar masuk kulkas juga tidak akan menimbulkan terlalu banyak bau. 

3. Bungkus rapat Daging atau masukan ke dalam wadah kedap udara

Bungkus rapat Daging atau masukan ke dalam wadah kedap udara dengan memastikan plastik dan wadah tersebut berbahan food grade agar tidak membahayakan kesehatan. 

Penyimpanan Daging dalam kulkas akan memakan waktu lama, jadi harus dipastikan keamanan Daging saat dikonsumsi. 

4. Pisahkan Daging dengan jeroan

Pemisahan Daging dan jeroan tidak hanya pada wadah atau plastik saja, tetapi juga harus dipisah saat di dalam freezer.

Kalau bisa, Daging harus disimpan di dalam kulkas yang berbeda, karena akan menimbulkan kontaminasi silang dari jeroan yang mudah rusak dan bau pada daging. 

5. Stabilkan suhu freezer agar konsisten menjaga suhu daging

Pembekuan Daging dilakukan untuk menidurkan Daging dalam keadaan beku, sehingga bakteri dalam Daging tidak akan bisa bereaksi. 

Jadi, kondisi freezer harus sangat stabil untuk menjaga Daging tetap aman di dalamnya.

Image

Nelis (Writer)

Reporter

Image

Muhammad Gumilang

Redaktur