Sandiaga Jawab Pertanyaan Kenapa Mudik Dilarang tapi Wisata Diizinkan

Senin 26 April 2021, 09:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menjawab keresahan masyarakat yang menyoalkan pembukaan tempat-tempat wisata di tengah pemberlakuan kebijakan mudik. Ia menekankan pemerintah pada prinsipnya tetap melarang perjalanan ke luar kota--termasuk untuk keperluan berlibur--pada masa Idul Fitri 1442 Hijriah.  

“Ada yang bilang mudik enggak boleh tapi piknik boleh. Begini, pemerintah sudah meniadakan mudik,” ujar Sandiaga dalam diskusi daring di akun media sosial Goodlife BCA, Minggu, 25 April 2021.

Kebijakan larangan mudik diakui sangat penting untuk mencegah pergerakan masyarakat yang masif di masa pandemi. Ia menyatakan kementeriannya mendukung penuh keputusan pemerintah untuk meniadakan mudik pada 6-17 Mei 2021.

Meski demikian, mantan wakil Gubernur DKI ini menyatakan pergerakan untuk mengunjungi tempat wisata dimungkinkan asal masih dalam lingkup pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mikro. Misalnya, kunjungan ke destinasi lokal atau tempat wisata yang berada dalam satu kota.

Dia menjamin pembukaan tempat-tempat wisata akan tetap diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Pemerintah berupaya mencegah timbulnya lonjakan penularan Covid-19 akibat pergerakan masyarakat yang meningkat pada masa liburan, seperti yang terjadi pada kasus-kasus sebelumnya.

Beberapa waktu lalu, Sandiaga mengatakan kementeriannya sedang menyusun program untuk masyarakat pada masa libur Lebaran. Salah satunya ialah staycation atau menginap di hotel maupun vila di kota masing-masing.

“Ini menjadi suatu peluang buat kita menciptakan produk-produk seperti staycation untuk kegiatan bagi masyarakat yang tidak mudik tahun ini," ujar Sandiaga, akhir Maret 2021 lalu.

SUMBER: TEMPO.CO

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Sukabumi14 Mei 2024, 01:21 WIB

Berbisa Mematikan, Mengenal Ular Welang yang Gigit Balita Sukabumi hingga Meninggal

Balita perempuan di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, meninggal dunia akibat gigitan ular yang diduga jenis ular welang (Bungarus fasciatus).
Ular Welang (Bungarus fasciatus) | Foto : Sukabumi Update
Sukabumi14 Mei 2024, 00:05 WIB

Resahkan Warga, Polisi Amankan 30 Preman dan Jukir Liar di Kota Sukabumi

Sebanyak 30 juru parkir liar dan preman di beberapa ruas Jalan maupun minimarket di Kota Sukabumi diamankan ke Mapolres Sukabumi Kota, Senin (13/5/2024) siang.
Juru Parkir dan Preman di Kota Sukabumi diamankan ke Mapolres Sukabumi Kota | Foto : Ist
Sukabumi13 Mei 2024, 23:37 WIB

Optimalisasi Layanan, Perumdam TJM Parakansalak Sukabumi Pasang Alat Antisipasi Water Hammer

Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumdam TJM) Kabupaten Sukabumi cabang Parakansalak melakukan optimalisasi pelayanan air yang akan didistribuikan ke wilayahnya.
Pemasangan pentil untuk optimalisasi pelayanan air di Perumdam TJM Parakansalak Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi13 Mei 2024, 22:49 WIB

Belasan Murid SD di Sukaraja Sukabumi Diduga Keracunan Jajanan, Ini Kronologinya

Polisi ungkap kronologi belasan murid SD di Sukaraja Sukabumi diduga keracunan makanan usai santap jajanan asal China.
Belasan murid SD di Sukaraja Sukabumi yang diduga keracunan jajanan saat dibawa ke Puskesmas oleh pihak sekolah. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi Memilih13 Mei 2024, 22:23 WIB

Waktu Persiapan Mepet, Fahmi Gagal Melaju di Pilkada Kota Sukabumi dari Perseorangan

Seorang anak muda yang peduli terhadap kemajuan Kota Sukabumi, Fahmi Dzikri gagal meneruskan perjuangannya untuk maju dalam Pilkada Kota Sukabumi melalui jalur perseorangan (calon independen).
Fahmi Dzkri, Bakal Calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Sukabumi dari jalur perseorangan | Foto : SU
Sukabumi13 Mei 2024, 21:55 WIB

Buka Bimtek Strategi Pemasaran Pariwisata Lewat Medsos, Ini Harapan Plt Kadispar Sukabumi

Plt Kadispar Kabupaten Sukabumi Jujun Juaeni membuka kegiatan Bimbingan Teknis Strategi Komunikasi Pengembangan Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Melalui Media Sosial.
Plt Kadispar Kabupaten Sukabumi Jujun Juaeni saat membuka bimtek strategi pemasaran pariwisata dan Ekraf melalui medsos. (Sumber : Istimewa)
Sehat13 Mei 2024, 21:15 WIB

11 Jenis Ikan Laut dengan Kandungan Tinggi Purin yang Tidak Aman untuk Asam Urat

Ikan laut tinggi purin sangat dilarang dikonsumsi untuk penderita asam urat.
Ilustrasi - Ikan laut tinggi purin sangat dilarang dikonsumsi untuk penderita asam urat. (Sumber : pexels.com/@energepic.com).
Sukabumi13 Mei 2024, 21:14 WIB

Menderita Hidrosefalus, Bayi Asal Ciracap Sukabumi Butuh Bantuan

Siti Syazia Almaira (1 tahun) asal Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi menderita penyakit Hidrosefalus dan membutuhkan biaya untuk pengobatan.
Siti Syazia Almaira (1 tahun) asal Ciracap Sukabumi menderita penyakit  Hidrosefalus dan membutuhkan biaya untuk berobat | Foto : Ist
Sukabumi13 Mei 2024, 21:12 WIB

Tindaklanjuti SE Pj Gubernur Jabar, Disdik Sukabumi Perketat Izin Study Tour Sekolah

Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi resmi terbitkan surat himbauan terkait study tour. Berikut isinya
Ilustrasi study tour naik bus. | Sumber Foto: Pixabay
Sehat13 Mei 2024, 21:00 WIB

7 Herbal untuk Mengatasi Nyeri Sendi, Kurkumin hingga Kulit Jeruk

Inilah Jenis-jenis Herbal untuk Mengatasi Nyeri Sendi, Mulai Dari Kurkumin hingga Kulit Jeruk.
Ilustrasi. Radang Sendi | Ketahui Sederet Herbal untuk Mengatasi Nyeri Sendi (Sumber : Freepik/@freepik)