Light Dark

Potret Warga Sukabumi Ngabuburit di Alun-alun Cisaat

Sukabumi | 21 Apr 2021, 15:45 WIB
Seorang pria menunggangi kuda saat ngabuburit di Alun-alun Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu, 21 April 2021. | Sukabumiupdate.com/Riza

SUKABUMIUPDATE.com - Updaters! Alun-alun Cisaat menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat Sukabumi untuk menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit. Di tempat ini, warga bisa dengan mudah menemukan pedagang yang menjual jajanan khas Ramadhan.

Bagi warga yang tinggal di Kecamatan Cisaat, tidak sulit menemukan alun-alun ini. Lokasinya berada tepat di seberang Markas Kepolisian Sektor Cisaat. Di sana pun Anda akan disuguhi nuansa alam karena masih banyak pepohonan rindang yang biasanya menjadi spot yang nyaman untuk berteduh.

Baca Juga :

Letak Alun-alun Cisaat juga terbilang strategis karena berada di simpang tiga Cisaat, di mana titik ini menjadi persimpangan antara angkutan kota trayek Cisaat-Kota Sukabumi dan Cisaat-Cibadak.

photoAnak-anak bersepeda di Alun-alun Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu, 21 April 2021. - (Sukabumiupdate.com/Riza)

Di situasi pandemi seperti saat ini, Anda bisa mengajak si kecil untuk Ngabuburit ke Alun-alun Cisaat. Maklum, sejak pagi hingga siang mungkin anak Anda sudah lelah mengikuti pembelajaran secara dalam jaringan alias online. Ini akan menarik karena di Alun-alun Cisaat juga tersedia permainan anak-anak.

"Lokasi ini dari tahun ke tahun selalu menjadi tempat pilihan warga Ngabuburit karena di tempat ini banyak tersedia berbagai makanan dan minuman untuk berbuka puasa," kata Friadi Abdi Pangestu selaku anggota Ikatan Remaja Alun-alun Cisaat, Rabu, 21 April 2021.

photoSejumlah warga tengah ngabuburit di Alun-alun Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu, 21 April 2021. - (Sukabumiupdate.com/Riza)

Menurut Friadi, sebelum pandemi menyerang dunia, termasuk Sukabumi, Alun-alun Cisaat lebih ramai dikunjungi masyarakat. Namun Virus Corona telah membuat adanya sejumlah pembatasan, termasuk fasilitas hiburan di Alun-alun Cisaat.

"Dulu suka ada 'korsel', sekarang paling hanya ada 20-30 pedagang, penyewaan kuda, dan mainan anak-anak seperti skuter dan sepeda," katanya.

Image

Riza

Reporter

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur