Light Dark

Prediksi BMKG: Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Sukabumi Hingga 9 April

Science | 03 Apr 2021, 17:05 WIB
Sampah di pesisir pantai Citepus Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (2/4/2021). BMKG memprediksi gelombang tinggi terjadi di perairan Selatan Jawa Barat dari tanggal 3 April hingga 9 April. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprediksi Gelombang Tinggi terjadi di Perairan Selatan Jawa Barat termasuk Perairan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. 

Gelombang tinggi terjadi 6 hari ke depan atau mulai hari ini Sabtu 3 April hingga 9 April. BMKG memaparkan dari 3 - 4 April 2021 dengan ketinggian mencapai 2 sampai 4 meter. Kemudian dari tanggal 5 - 9 April 2021 Gelombang Tinggi mencapai 2 sampai 5 meter.

Baca Juga :

"Untuk hari ini tinggi gelombang 2 sampai 4 meter untuk selatan Jawa, tergolong gelombang sedang sampai tinggi," ujar staf Observatori BMKG Bandung Wilayah Palabuhanratu, Andy Rachmadan melalui perpesanan aplikasi, Sabtu (3/4/2021).

Dijelaskan Andy, Gelombang Tinggi terjadi diakibatkan karena pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan mencapai 35 knot.

"Terdapat pola tekanan rendah 1005 hPa di Samudra Hindia barat Lampung dan Sirkulasi di Perairan Rote-Kupang. Pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya-Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-35 knot. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut," jelasnya.

Dengan Gelombang Tinggi itu, BMKG meminta masyarakat terutama nelayan waspada.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi Gelombang Tinggi agar tetap selalu waspada," tandasnya.

Image

Nandi

Reporter

Image

Andri Somantri

Redaktur