Light Dark

Pengungsi Rohingya Terjebak di Laut Andaman Saat Mau ke Malaysia

Internasional | 26 Feb 2021, 20:00 WIB
(Ilustrasi anak-anak pengungsi Rohingya). Kapal dengan tujuan Malaysia yang mengangkut puluhan pengungsi Muslim Rohingya terjebak di Laut Andaman, India. | REUTERS/Mohammad Ponir Hossain.

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah kapal yang mengangkut puluhan pengungsi Muslim Rohingya terjebak di Laut Andaman, India. Para pengungsi ini diduga keluar dari Bangladesh untuk pergi ke Malaysia.

Pasukan penjaga pantai India menemukan delapan pengungsi tewas dan 81 lainnya selamat di dalam kapal itu.

"Saat ditemukan, kapal ini sedang diperbaiki agar dapat kembali ke Bangladesh," kata pejabat India dikutip Tempo.co dari Reuters, Jumat, 26 Februari 2021.

Pemerintah India sedang berdiskusi dengan Bangladesh untuk memfasilitasi pengembalian kapal dengan aman. Kapal ini diketahui telah meninggalkan Bangladesh selatan sekitar dua pekan lalu dengan harapan bisa mencapai Malaysia.

Kapal itu berlayar pada 11 Februari dari Cox's Bazar, Bangladesh membawa 56 wanita dan delapan anak perempuan serta 21 pria dan lima anak laki-laki, kata para pejabat.

Banyak dari mereka yang selamat, menurut pejabat India, sakit dan menderita dehidrasi ekstrim, kehabisan makanan dan air setelah mesin kapal mati empat hari setelah meninggalkan Cox's Bazar, tempat kamp pengungsian yang menampung ratusan ribu Rohingya dari Myanmar.

"Mesin kapal rusak awal pekan ini dan kami menerima SOS dari beberapa Rohingya," kata seorang pejabat penjaga pantai India yang mengawasi upaya pencarian dan penyelamatan dari New Delhi.

"Ini adalah krisis kemanusiaan dan kami melakukan yang terbaik yang kami bisa untuk menyelamatkan hidup mereka," ucap dia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri India Anurag Srivastava mengatakan pada Kamis dua kapal penjaga pantai India telah dikirim untuk mencari kapal tersebut menyusul panggilan mendesak untuk bantuan.

Para pengungsi Rohingya yang selamat diberikan bekal makanan, obat-obatan, serta pakaian bersih.

Sumber: Tempo.co

Image

Admin SUpdate

Image

Herlan Heryadie

Redaktur