Light Dark

Wakil Ketua DPR Minta PUPR Bantu Hunian Korban Pergerakan Tanah di Sukabumi

Sukabumi | 19 Feb 2021, 09:39 WIB
Bantuan yang diberikan Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar bersama BNPB untuk korban bencana pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi yaitu selimut, alat rapid tes, masker kain INA dan masker kain. | Diskominfosan Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Bantuan untuk korban bencana pergerakan tanah Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi datang dari Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar, Jumat (19/2/2021). Tak hanya memberikan bantuan, pria yang akrab disapa Gus Ami ini akan meminta bantuan Kementerian PUPR soal hunian sementara atau hunian tetap.

"Terkait pembangunan rumah di tempat relokasi, kita akan meminta perhatian Menteri PU (Pekerjaan Umum) dan rekan-rekan di Komisi V, XI, serta Banggar," kata Muhaimin Iskandar di Pendopo Sukabumi. 

Baca Juga :

Muhaimin Iskandar mengatakan, musibah pergerakan tanah di Kabupaten Sukabumi sudah berkali kali terjadi. Oleh karena itu, Ia bersama rombongan sengaja datang ke Sukabumi untuk meninjau secara langsung kondisi di lapangan. "Kabupaten Sukabumi harus mendapatkan perhatian serius. Sebab, terlampau sering terjadi bencana," terangnya.

Adapun bantuan yang diberikan Muhaimin Iskandar bersama BNPB itu antara lain selimut 100 pieces kemudian alat rapid tes sebanyak 5000 pieces, masker kain INA 2000 pieces, masker kain 3000 pieces. Penyerahan bantuan ini dilakukan di pendopo Sukabumi dihadiri Plh Bupati Sukabumi Zainul S dan BPBD Kabupaten Sukabumi.

Dalam pertemuan tersebut Plh Bupati Sukabumi Zainul S menyampaikan  kondisi bencana yang terjadi di kabupaten sukabumi. "Di Kabupaten Sukabumi terdapat ratusan rumah yang terdampak pergeseran tanah. Rumah tersebut tersebar di Kecamatan Nyalindung dan Gegerbitung. Bencana pergeseran tanah ini, hampir setiap tahun terjadi," ujarnya.

Menurut Zainul S, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan antisipasi dan upaya  relokasi korban bencana pergerakan tanah ke tempat aman. "Area relokasi sudah ada rencana dari PTPN VIII," ucapnya.

Berkaitan relokasi tersebut, Pemkab Sukabumi masih menyiapkan alat untuk pembangunan rumah warga mengingat jumlah rumah yang akan dibangun relatif banyak. "Kita masih mempersiapkan berbagai hal untuk pembangunan rumah warga terdampak pergeseran tanah," tukasnya.

Ingat Pesan Ibu: Wajib 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta aktivitas di luar rumah). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di setiap kegiatan.

Image

Admin SUpdate

Image

Andri Somantri

Redaktur