Light Dark

Jerawat Membandel di Dagu? Kurangi Stres dan Simak 7 Tips Ini

Gaya Hidup | 09 Feb 2021, 11:26 WIB

Jerawat Membandel di Dagu? Kurangi Stres dan Simak 7 Tips Ini

Gaya Hidup | 09 Feb 2021, 11:26 WIB
Salah satu penyebab jerawat di area dagu adalah stres yang kamu alami | Pixabay

SUKABUMIUPDATE.com - Terkadang di usia dewasa ini kamu masih mengalami jerawat di area dagu dan stres disebut menjadi salah satu penyebabnya. Sebab, meskipun telah coba diobati ternyata gangguan pada kulit ini kerap muncul.

Ahli kecantikan selebriti, Renee Rouleau mengatakan, penyebab lain dari munculnya jerawat tersebut adalah perubahan hormonal dan ketidakseimbangan dalam tubuh. Hormon sendiri merangsang produksi minyak yang mengakibatkan pertumbuhan bakteri terperangkap pori-pori.

Lalu bagaimana cara mengatasi jerawat membandel yang di antaranya berada di dagu? Simak tips berikut ini dilansir dari Tempo.

1. Berhenti menyentuh wajah dan dagu

Kamu mungkin telah mengetahui pentingnya membersihkan kulit di malam hari untuk menghilangkan bakteri penyebab jerawat yang mungkin muncul di siang hari, namun kamu juga mungkin tidak menyadari bahwa mengurangi frekuensi menyentuh wajah setiap hari juga penting.

Pasalnya, kamu harus mencegah bakteri yang tidak perlu masuk ke dagu dengan menghindari meletakkan kepala di atas tangan atau tanpa sadar mencongkel kulit sambil berpikir keras.

2. Menjaga kebersihan ponsel

Seperti menyentuh wajah, ponsel memang bukan penyebab jerawat, namun berpotensi memperburuknya karena ada bakteri di handphone kamu. Oleh karena itu, pastikan untuk rutin membersihkan ponsel setiap hari demi menghindari bakteri yang tidak perlu masuk ke kulit dan berkontribusi pada jerawat kistik.

3. Coba aktivitas penghilang stres

Stres tidak hanya bisa mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan perasaan cemas, namun juga mungkin berperan dalam jerawat kamu.

Stres disebut dapat menyebabkan tubuh membuat hormon seperti kortisol yang mendorong kelenjar di kulit dan membuat lebih banyak minyak. Minyak berlebih sendiri dapat menyebabkan jerawat.

Itulah mengapa sejumlah ahli menyarankan agar dilakukan pengurangan stres dengan meditasi, olahraga, dan perubahan gaya hidup lainnya untuk tidak hanya membuat kamu merasa lebih nyaman, namun juga mungkin memperbaiki kulit kamu.

4. Gunakan perawatan spot khusus

Jika kamu tengah mencari pengobatan spot untuk jerawat kistik, maka kamu bisa mempertimbangkan untuk mencoba perawatan yang mengandung asam laktat yang dimurnikan untuk membantu melarutkan sel-sel yang menghalangi pori-pori.

5. Lakukan eksfoliasi secara teratur

Jika kamu berurusan dengan jerawat kistik, penting untuk menghilangkan penumpukan sel kulit mati dan kering dengan berfokus pada pengelupasan kulit. Semakin banyak kamu menghilangkan sel-sel kulit kering di permukaan, maka semakin sedikit minyak yang akan terjebak dan tersumbat di bawah kulit dan akan membantu menghilangkan benjolan yang tersumbat tersebut.

6. Minumlah air lemon panas di pagi hari

Meminum air lemon dapat membantu mengeluarkan dan memurnikan tubuh secara internal serta berpotensi mengurangi racun dan bakteri di usus kecil tempat siklus jerawat mungkin dimulai. Coba peras lemon segar ke dalam cangkir berisi air panas dan minumlah saat bangun tidur.

7. Kurangi produk susu

Sebuah studi pada tahun 2018 menemukan bahwa asupan produk susu apapun - termasuk susu, yogurt, dan keju - dikaitkan dengan kemungkinan yang lebih tinggi untuk memicu lahirnya jerawat pada seseorang berusia tujuh hingga 30 tahun (bila dibandingkan dengan orang yang tidak mengkonsumsi susu sama sekali). Kamu juga disarankan untuk menghindari bubuk berbahan dasar susu, seperti protein whey, untuk alasan yang sama.

8. Jangan berlebihan dengan masker dan perawatan mendalam

Ketika kamu berurusan dengan jerawat, maka mudah untuk berpikir tindakan terbaik adalah dengan perawatan paling berat yang akan mengeringkan jerawat tersebut. Namun menggunakan perawatan mendalam setiap hari ternyata bisa mengakibatkan pengupasan kulit yang berlebihan dan sebenarnya menyebabkan kamu menghasilkan lebih banyak minyak.

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur

Image

Reporter