Bahas Pilkada 2024, DPRD Sukabumi ungkap Soal Keterbatasan Anggaran

Bahas Pilkada 2024, DPRD Sukabumi ungkap Soal Keterbatasan Anggaran

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat kerja bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membahas pengalokasian dana cadangan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 beserta persiapannya. 

Selain Komisi I DPRD dan Bawaslu, rapat yang dilaksanakan di Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kabupaten Sukabumi pada Kamis (1/9/2022) dihadiri juga Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang diwakili oleh Asda III dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Baca Juga :

Yudha menjelaskan sejak beberapa tahun ke belakang hingga saat ini, ada banyak keterbatasan anggaran yang Kabupaten Sukabumi hadapi. Keterbatasan anggaran itu salah satu penyebabnya adalah inflasi.

“Sesuai surat dari pusat bahwa ada inflasi sebesar 2 persen yang akan dipotong di APBD nantinya,” jelasnya.

Yudha menegaskan jika dirinya sepenuhnya menyerahkan pengelolaan dana cadangan tersebut ke TAPD, karena Pilkada 2024 itu wajib dilaksanakan. “Ketersediaan anggarannya pun harus dipersiapkan sekarang,” tandasnya.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB