Light Dark

Lomba Toktak, Cara Warga Tipar Sukabumi Meriahkan HUT Kemerdekaan RI

Arena | 16 Aug 2022, 16:07 WIB
Permainan toktak yang dimainkan warga Gang Purwa RT 02/08 Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Game ini sekilias mirip bulu tangkis. | Sukabumiupdate.com/CRP-Gianni Fathin Rabbani

SUKABUMIUPDATE.com - Mirip bulu tangkis, warga Gang Purwa RT 02/08 Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, antusias mengikuti turnamen toktak. Lomba permainan memukul kok dengan papan kayu ini digelar untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 tahun 2022.

Nama toktak diambil dari bunyi saat pemukul yang sekilas mirip bet tenis meja mengenai kok bulu tangkis yang dipakai dalam permainan ini. Aturan permainan toktak hampir sama dengan bulu tangkis. Perbedaannya terletak pada penghitungan poin yang menggunakan sistem bola 1 dan 2 dan hanya sampai 15 poin.


Advertisement

Permainan yang populer sejak awal 2015 tersebut, sampai saat ini masih eksis dan rutin dimainkan warga Gang Purwa RT 02/08 Kelurahan Tipar, hampir setiap hari pagi dan sore, bukan hanya saat ada perlombaan 17 Agustus.

Baca Juga :

Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, warga Gang Purwa RT 02/08 menggelar perlombaan toktak. Ada tiga kategori yang diperlombakan yakni ibu-ibu, pria dewasa, dan anak-anak, dengan total peserta 60 orang. Babak kualifikasi turnamen ini telah dimulai sejak Senin malam, 15 Agustus 2022.


Advertisement

"Untuk pertandingan sekarang itu masih kualifikasi semua kategori, sampai mendapatkan calon finalis untuk bertanding pada Rabu, 17 Agustus 2022," ujar Fahry, selaku panitia kepada sukabumiupdate.com, Selasa (16/8/2022).

Fahry mengatakan tahun lalu panitia memberikan hadiah menarik untuk diperebutkan yaitu logam mulia (emas) dengan berat 0,1 gram. "Tahun sekarang hadiahnya masih belum ditentukan. Nanti 17 Agustus baru kita beri tahu atau nanti pada acara puncak yang rencananya tanggal 27 Agustus," ujar dia.

Selain toktak, ada perlombaan lain yang dilaksanakan di Kelurahan Tipar seperti game online Mobile Legend. Ini digelar lantaran melihat banyaknya peminat terutama anak-anak, namun ada juga orang tua yang mengikuti perlombaan tersebut.

REPORTER: CRP/GIANNI FATHIN RABBANI

Image

Admin SUpdate

Image

Oksa Bachtiar Camsyah

Redaktur