Light Dark

96 Persen Warga Ikut Jaminan Kesehatan Nasional, Kota Sukabumi Raih UHC

Keuangan | 12 Aug 2022, 13:26 WIB
Ilustrasi. Pemerintah Kota Sukabumi Raih UHC, karena Per 1 Agustus 2022, cakupan warga sudah terdaftar atau ikut program Jaminan Kesehatan Nasional sudah mencapai 96 persen. | istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Per 1 Agustus 2022, cakupan warga Kota Sukabumi yang sudah terdaftar atau ikut program Jaminan Kesehatan Nasional sudah mencapai 96 persen. Atas hal ini Pemerintah Kota Sukabumi menerima penghargaan pencapaian Universal Health Coverage atau UHC.

Piagam penghargaan ini diterima Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Kamis 11 Agustus 2022.  Penyerahannya diberikan oleh Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, David Bangun.


Advertisement

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan David Bangun mengatakan, piagam penghargaan UHC diberikan kepada Pemkot Sukabumi, atas cakupan JKN di masyarakat. "Sebab Per 1 Agustus 2022 jumlah peserta JKN di Kota Sukabumi sudah 96 persen dari jumlah penduduk sehingga bisa mendapatkan status UHC," jelas David Bangun, dikutip dari portal KDP Kota Sukabumi, Jumat 12 Agustus 2022.

Ini adalah kali kedua status tersebut disandang Kota Sukabumi, setelah sebelumnya di tahun 2018. "Sempat ada penurunan dan kini di Agustus 2022 mendapatkan UHC kembali. Ini menunjukkan jaminan seluruh masyarakat di Kota Sukabumi untuk terlindungi dari aspek kesehatan," lanjut David Bangun.

photoDidampingi Wakil Wali Kota dan Sekda, Wali Kota Sukabumi terima penghargaan UHC Universal Health Coverage - (dokumentasi pimpinan Kota Sukabumi)

Wali Kota Sukabumi dalam sambutannya menegaskan bahwa pemda menyadari bahwa tujuan negara ini hadir salah satunya melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. 


Advertisement

"Itulah sebabnya dalam konteks kesehatan, pemkot berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam kerangka menjalankan amanat dari regulasi yaitu UHC," ujar Fahmi masih dikutip di portal yang sama.

Baca Juga :

Menurut Fahmi ,UHC pernah dicanangkan pada 2018 namun karena satu dan lain hal ada penurunan dan sekarang berkomitmen di angka 96 persen. Ke depan akan ditingkatkan menjadi 98 persen sebagaimana amanah pemerintah.

Tahun ini kata Fahmi, pemda menganggarkan Rp 19,2 miliar diantaranya bantuan provinsi Jabar Rp 7,7 miliar.  Tahun depan akan mempertahankan dan meningkatkan tercapainya UHC. 

"Berharap warga mendapatkan advokasi dan mereka tenang ketika harus mendapatkan gangguan kesehatan karena telah terjamin," pungkas Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Image

Admin SUpdate

Image

Fit NW

Redaktur