Light Dark

2 Hari Tak Terlihat, Warga Waluran Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya

Sukabumi | 08 Aug 2022, 14:14 WIB
Ilustrasi mayat. Seorang pria berinisial A (45 tahun) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kampung Pangkalan 1, Desa Waluran, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi pada Minggu 7 Agustus 2022. | Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria berinisial A (45 tahun) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kampung Pangkalan 1, Desa Waluran, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi pada Minggu 7 Agustus 2022.

Kepala Desa Waluran, Dudi Rusdiaman mengatakan, warganya itu meninggal dunia diduga akibat sakit. Menurut Dudi, A memiliki anak istri. Tapi anak istrinya bekerja di luar daerah sehingga A tinggal seorang diri.


Advertisement

Baca Juga :

Dudi menuturkan, kejadian meninggalnya A diketahui oleh warga yang hendak mengantarkan nasi kotak dari acara tahlilan sekitar pukul 17.00 WIB.

Ketika berada di depan rumah, tercium bau tidak sedap. "Warga penasaran dan melihat kedalam rumah, pas di kamar depan terlihat korban seperti sedang tertidur. Warga pun memberitahu pada tetangga dan akhirnya pintu didobrak," kata Dudi, Senin (8/8/2022).

Warga berhasil masuk ke rumah dan diketahui kalau A sudah meninggal dunia. "Ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, masih menggunakan ciput, kaos, jaket, kaos kaki, dan selimut. Pihak keluarga sudah sepakat, bahwa ini sudah takdir dan semalam sudah dimakamkan," ungkapnya.


Advertisement

Sementara itu perawat Puskesmas Waluran, Teguh menyatakan dari pemeriksaan yang dilakukan tidak ditemukan luka ditubuh A.

Teguh memperkirakan sebelumnya A sakit. Karena menurut warga setempat pada hari Jumat 5 Agustus 2022, pria itu sempat mengikuti ibadah salat Jumat dan pada sorenya sudah tidak kelihatan beraktivitas. “Jadi sekitar 2 hari tidak kelihatan," ungkapnya.

"Kami pun bersama pihak Polsek Ciracap sudah menawarkan pada pihak keluarga untuk dilakukan otopsi namun keluarga menolak dan sudah menerima serta mengikhlaskan dengan surat pernyataan," pungkasnya.

Image

Admin SUpdate

Image

Andri Somantri

Redaktur