Light Dark

Anji Ikut Ampih Pare Ka Leuit, Seren Taun ke 443 Kasepuhan Sinar Resmi Sukabumi

Travel | 07 Aug 2022, 20:03 WIB
Penyanyi Erdian Aji Prihartanto atau biasa disapa Anji, mendapatkan kesempatan langka di Saren Taun ke 443 Kasepuhan Sinar Resmi Sukabumi. | Dennis

SUKABUMIUPDATE.com - Penyanyi Erdian Aji Prihartanto atau biasa disapa Anji, mendapatkan kesempatan langka di Saren Taun ke 443 Kasepuhan Sinar Resmi Sukabumi. Bersama vokalis band Harapan Jaya Eddie Brokoli, Anji menemani Abah melaksanakan ritual Ampih Pare Ka Leuit.

Diperkirakan ribuan orang memadati kampung adat kasepuhan Sinar Resmi, Desa Sirna Resmi, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi untuk menyaksikan prosesi adat Seren Taun ke 443, pada Minggu, 7 Agustus 2022. Lima ribu tiket masuk disiapkan sebagai kuota kunjungan wisata budaya ini.


Advertisement

Tidak hanya masyarakat setempat, masyarakat luar atau wisatawan juga terus berdatangan, bahkan sejak beberapa hari sebelum acara adat dimulai. Rumah-rumah penduduk yang disewakan warga kampung adat kasepuhan Sinar Resmi, dipenuhi wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan luar negeri.

Saragosa Gia, putra pertama dari Abah Asep Nugraha, sesepuh kampung adat Kasepuhan Sinar Resmi mengatakan, acara adat seren tahun kali ini terasa sangat spesial. Dimana dua tahun sebelumnya, acara ini hanya bisa disaksikan oleh warga setempat dan tidak mengundang warga luar (wisatawan).

Dua tahun pandemi covid-19 berimbas pada tingkat kunjungan wisatawan ke Kasepuhan Sinar Resmi. Kebijakan pemerintah saat itu yang memberlakukan lock down. 

"Sekarang setelah ada pelonggaran kita bisa menjalankan acara adat Seren Taun dengan mengundang masyarakat luar juga tentu juga masih menjaga protokol kesehatan," kata pria yang akrab disapa Kang Jago tersebut kepada sukabumiupdate.com.


Advertisement

photoDua tahun dikunci pandemi covid-19, Seren Taun ke 443 Kasepuhan Sinar Resmi Sukabumi kali ini dipadati ribuan orang - (Dennis)

Diakuinya, antusias masyarakat luar ataupun wisatawan dalam acara adat Seren Taun kali ini sangat luar biasa.

"waktu Covid-19 kuota 1.000 stiker sebagai tiket masuk hanya untuk masyarakat setempat saja. Sekarang karena sudah ada pelonggaran kita menyiapkan stiker sekitar 5.000, dan di hari  Sabtu kemarin saja sudah lebih dari 1000 tiket masuk terjual," jelasnya.

Adapun makna dari acara seren taun, lanjut Jago, yakni untuk menjaga, memelihara dan merawat adat tradisi, adat istiadat setempat.

“Atau bahasa filosofinya ulah kabawa ku jukut usum, ulah la'as ku supana jaman, sehingga lebih ke ngaruat, ngarawat, ngarumat (Menjaga, memeliharan dan melestarikan) adat itu sendiri. Jadi jika tidak oleh kita, oleh siapa lagi," imbuhnya.

Baca Juga :

Pantauan dilapangan dalam acara puncak Seren Taun ke 443 Kasepuhan Sinar Resmi juga dipertontonkan sejumlah pertunjukan tradisional sunda, seperti kesenian Dog dog lojor, Laes, Debus, Seni tari tani hingga kesenian rengkong.

Juga terlihat dalam acara Ngangkat dan Ngejemput Abah Asep Nugraha, selain didampingi istri juga hadir pencipta lagu, penyanyi dan aktivis media sosial Erdian Aji Prihartanto atau biasa disapa Anji. Keduanya mengantar Abah Asep untuk melaksanakan upacara adat ampih pare ka leuit yang diiringi kidung buhun.

Selain atraksi budaya kasepuhan, Seren Taun kali ini juga dimeriahkan aksi panggung penyanyi Anji yang dijadwalkan tampil pada Minggu malam. Sedangkan sehari sebelumnya, atau tepatnya pada Sabtu 6 Agustus 2022, acara Seren Taun ke 443 Kasepuhan Sinar Resmi dimeriahkan oleh pentas kesenian wayang golek dengan dalang Dadan Sunandar Sunarya serta pentas kembang api.

Tak hanya itu, selama dua hari acara, Seren Taun ke 443 Kasepuhan Sinar Resmi juga dimeriahkan dengan turnamen bola voli.

Image

Denis Febrian

Image

Fit NW

Redaktur