Light Dark

Desain Tugu Adipura Direvisi, Fahmi Share Gambar Pedestrian Balai Kota Sukabumi

Sukabumi | 18 Jul 2022, 22:03 WIB
DED pedestrian Balai Kota Sukabumi. Bappeda sebut tahun ini pemkot akan mempercantik sejumlah ruang publik, selain pedestrian juga tugu adipura | akun instagram

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Perencanaan dan Pembangunan daerah atau Bappeda Kota Sukabumi menegaskan saat ini pemerintah daerah bersama forum CSR tengah mempercantik ruang publik. Terbaru yang tengah digarap adalah Tugu Adipura dan Pedestrian Balai Kota Sukabumi.

Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah menjelaskan, tahun ini pemkot berupaya mempercantik wajah kota khususnya pembangunan yang terintegrasi dengan Lapang Merdeka. "Saat ini kami tengah mempercantik Tugu Adipura yang memang terintegrasi dengan Lapang Merdeka," kata Reni saat ditemui di kantornya, Senin (18/7/2022). 


Advertisement

Reni menjelaskan, anggaran pembangunan Tugu Adipura dari dana Corporate Social Responsibility atau (CSR) Yogya Dept Store, sebesar Rp200 juta. 

"Dana pembangunan Tugu Adipura ini membutuhkan anggaran kurang lebih Rp400 juta. Pengerjaan tahap satu didanai CSR dan tahap duanya dari APBD jadi total Rp400 juta," lanjut Reni.

Dalam kesempatan ini, Bappeda ingin meluruskan informasi yang beredar sebelumnya di sukabupdate.com. Dimana dalam berita sebelumnya, Ketua Forum CSR Kota Sukabumi Ahmad Farid membagikan desain awal dan menjelaskan bahwa pada semester satu ini ada dua perusahaan yang menyalurkan CSR, untuk pembangunan Tugu Adipura dan pedestrian balai kota.

Menurut Reni, desain Tugu Adipura masih dilakukan revisi. Ia menyebut desain yang beredar itu merupakan DED awal pengajuan rencana pembangunan. 


Advertisement

"Kita melakukan revisi dan itu mungkin desain itu adalah desain awal yang kita ajukan untuk permohonan csr gitu ya, di dalam desain itu kan ada beberapa hal yang mungkin dikoreksi oleh unsur-unsur teknis bahwa ada beberapa tempat kita memperhatikan masalah keselamatan atau apa yang lain kita akan revisi dan revisi, Nanti kalau sudah selesai kita akan share untuk revisi desainnya," bebernya. 

Selain tugu adipura, Pemkot juga saat ini tengah membangun pedestrian depan Balai Kota Jalan R Syamsudin SH yang anggaran sebesar Rp 934 juta dari CSR Bank Jabar Banten (BJB).

photoWalikota Sukabumi Achmad Fahmi membagikan DED pedestrian depan Balai Kota di Jalan R Syamsudin SH. - (akun instagram)

"Karena pembangunan di Jalan R Syamsudin SH ini membutuhkan anggaran lebih, rencananya juga akan ditambah menggunakan anggaran yang bersumber dari bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat, selain itu kita juga akan melakukan pedestrian di ruas Jalan A Yani Segmen 4 dan jalan suryakencana," tuturnya. 

Reni menargetkan, pada akhir 2022 ini semua pembangunan tersebut dapat terselesaikan dengan baik. "Kami yakin pada akhir tahun semua pembangunan dapat terselesaikan," jelasnya. 

Sementara itu, Ketua Forum CSR Kota Sukabumi Ahmad Farid mengatakan, Dalam pelaksanaan pembangunan Tugu Adipura dan pedestrian depan Balai Kota Jalan R Syamsudin SH pihaknya hanya sebagai pelaksana yang difasilitasi oleh Bappeda. 

"Jadi Forum pelaksana CSR itu tidak berdiri sendiri, jadi ada tim yang memfasilitasi supaya sinkron antara perencanaan Kota dengan Forum jadi harus satu arah dengan rencana pembangunan Kota," singkatnya. 

Baca Juga :

Dalam rangka menata dan mempercantik pusat kota kita, saat ini di kawasan Balai Kota sedang dilakukan proses pembangunan pedestrian dan ruas jalannya sehingga didesain menjadi satu kawasan dgn Dago yg telah lebih awal dilakukan perbaikannya.

Hari ini, Walikota Sukabumi Achmad Fahmi membagikan DED pedestrian depan Balai Kota di Jalan R Syamsudin SH.

"Diharapkan dapat merubah tampilan wajah Balaikota menjadi lebih indah dan menjadi salah satu spot wisata sejarah; karena Balaikota kita merupakan heritage maka penataan yang saat ini sedang dilakukan sekaligus juga berupaya untuk mengembalikan bangunan yg pernah ada di masanya, yaitu tugu jam yang saat ini sudah hilang," kata Fahmi dalam akun instagram resminya 

"Mohon maaf kepada warga yang terganggu perjalanannya sementara waktu sampai dengan proses pembangunan selesai seutuhnya," tambahnya.

Image

Admin SUpdate

Image

Fit NW

Redaktur