Light Dark

Ribuan Aplikasi Milik Pemerintah Tak Multifungsi, Sri Mulyani: Pemborosan!

Aplikasi | 11 Jul 2022, 18:33 WIB
Ilustrasi, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut ada pemborosan keuangan negara akibat banyaknya aplikasi milik pemerintah yang tak multifungsi. | pixabay

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut ada pemborosan keuangan negara akibat banyaknya Aplikasi milik pemerintah yang tak multifungsi. Menkeu menyebut pemerintah punya 400 ribu aplikasi. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan saat ini pemerintah terus melakukan proses digitalisasi demi meningkatkan pelayanan yang lebih mudah dan cepat bagi masyarakat.


Advertisement

Bahkan menurutnya, saat ini pemerintah memiliki ribuan Aplikasi tersebut, namun sayangnya kata dia dari ribuan Aplikasi tersebut tidak semuanya digunakan dengan baik secara multifungsi sehingga menimbulkan pemborosan bagi keuangan negara.

"Bayangkan kita punya 400 ribu Aplikasi dan juga 24 ribu (aplikasi kementerian/lembaga), kemudian setiap kementerian/lembaga itu punya 2.700 database sendiri-sendiri," kata Sri Mulyani dalam acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (Fekdi) secara virtual, Senin (11/7/2022) mengutip antara, dari suara.com

"Tapi Aplikasi ini justru membuat biaya yang dikeluarkan pemerintah menjadi tidak efisien, karena banyak Aplikasi yang tidak bisa beroperasi secara multifungsi," ujarnya.

Untuk memaksimalkan penggunaan Aplikasi tersebut, lanjut Sri Mulyani pemerintah pun melakukan integrasi yang disebut intergovernmental connection. "Jadi enggak setiap orang semua memuat Aplikasi sendiri-sendiri yang tidak interoperable tapi mereka akan lebih terkoordinasi. Itu yang disebut digitalisasi government," katanya.


Advertisement

Tak hanya itu dari segi keamanan, Sri Mulyani juga menekankan betapa penting hal ini, karena salah satu musuh dalam hal digitalisasi adalah serangan siber yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

"Karena beberapa kali beberapa site juga terkena serangan hacker IT, berbagai site-nya pemerintah itu sangat-sangat sering jadi (incaran), cyber security menjadi sangat penting," katanya.

SUMBER: SUARA.COM

Image

Admin SUpdate

Image

Fit NW

Redaktur