Light Dark

Mudahkan Nelayan Sukabumi Beli BBM Subsidi, Ini Catatan Badri Soal Kartu KUSUKA

Sukabumi | 28 Jun 2022, 18:53 WIB
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi mengapresiasi lahirnya Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA). | Denis Febrian

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi mengapresiasi lahirnya Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) yang berfungsi sebagai syarat mendapatkan bahan bakar minyak bersubsidi bagi nelayan kecil. 

KUSUKA merupakan hasil kerja sama dalam Program Perlindungan dan Pemberdayaan Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan, antara Pemkab Sukabumi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).


Advertisement

Baca Juga :

“Kita menyambut baik dan mengapresiasi lahirnya kartu Kusuka yang memudahkan para nelayan kecil mendapatkan BBM bersubsidi. Ucapan terima kasih pada pemerintah pusat dan pemerintah Kabupaten Sukabumi,” ujar Badri saat ditemui di ruangannya, Selasa (28/6/2022).

Badri berharap Kusuka ini bisa disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar layak mendapatkannya. Sebab menurutnya, jika tidak tepat sasaran, maka akan rawan terjadi gejolak di tengah masyarakat nelayan.

“Semua nelayan butuh BBM solar bersubsidi. Hanya saja sesuai kategori, ada yang layak mendapatkan bantuan ada yang tidak. Nah, jangan sampai kartu Kusuka ini dimiliki oleh yang bukan penerima seharusnya,” tuturnya.


Advertisement

Menurut Badri, pemerintah pusat dan daerah harus berjuang keras agar semua nelayan dapat memiliki kartu subsidi BBM tersebut sesuai dengan kategori yang telah ditetapkan.

“Saya mengambil contoh kartu tani. Petani yang punya bisa membeli pupuk dengan harga subsidi. Tapi petani yang tidak mendapatkan kartu itu harganya sama dengan non subsidi,”ujarnya.

“Saya berharap nelayan-nelayan kecil bisa mendapatkan kartu Kusuka ini secara merata. Dan tentunya program ini bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu dari 5 daerah di Indonesia yang ikut Menandatangani MoU Kesepakatan Bersama Tentang Penyederhanaan Prosedur Penyaluran BBM Bersubsidi Untuk Nelayan. Pemerintah akan menerapkan data tunggal melalui aplikasi KUSUKA, termasuk untuk mengakomodir kepentingan Nelayan kecil dalam mendapatkan BBM bersubsidi.

Penandatangan MoU ini dilakukan Bupati Sukabumi Marwan Hamami di Batam Marriott Hotel Harbour Bay Batam Kepulauan Riau, Jumat kemarin, 24 Juni 2022. Acara ini digagas Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, yaitu kesepakatan bersama antara Kementerian ESDM, BPH Migas, Pertamina, dan enam Pemerintah Daerah.

Image

Denis Febrian

Image

Andri Somantri

Redaktur