Light Dark

Keren! Seni Reak Sunda Siap Meriahkan Festival Musik Roskilde Denmark

Musik | 24 Jun 2022, 15:30 WIB
Seni Reak Sunda Juarta Putra asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat akan turut tampil pada festival musik Roskilde, Denmark | Instagram/@juartaputra

SUKABUMIUPDATE.com - Kesenian Reak Sunda akan turut memeriahkan salah satu Festival Musik terbesar di Eropa Roskilde, Denmark yang akan berlangsung pada tanggal 26 Juni - 2 Juli 2022.

Beragam line up musisi dunia ternama termasuk Seni Reak Juarta Putra asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat akan turut tampil pada festival ini seperti Post Malone, Dua Lipa, TLC, The Smile, The Strokes dan masih banyak lagi, seperti dilansir dari Tempo.co.


Advertisement

Delapan orang dari Juarta Putra akan tampil di hari yang sama dengan The Strokes, St. Vincent, Haim, Kings of Convenience pada Sabtu 2 Juli 2022.

Baca Juga :

Kesempatan ini sangat membanggakan untuk Indonesia karena Juarta Putra khusus diundang oleh dari tim Denmark yang pernah menyaksikan penampilan Seni Reak Juarta Putra secara langsung di Indonesia untuk turut tampil di Festival Musik Roskilde.

"Sebuah kebanggaan luar biasa, Seni Reak Juarta Putra mendapatkan kesempatan untuk mementaskan tradisi Indonesia khususnya Jawa Barat pada Festival Musik Roskilde yang diadakan di Denmark bersama jajaran artis legendaris dunia," kata Anggi Nugraha selaku ketua grup Seni Reak Juarta Putra dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada Kamis, 23 Juni 2022.


Advertisement

Festival Roskilde merupakan acara musik terbesar di Denmark dan salah satu yang terbesar di Eropa. Festival ini merupakan suatu festival non-profit yang dimulai dari dua orang mahasiswa pada 1971 di Denmark yang hingga kini terus menghasilkan jutaan dolar donasi untuk budaya, musik dan kemanusiaan.

Sementara itu, Seni Reak Juarta Putra berdiri sejak 1982. Juarta Putra merupakan generasi penerus dari kelompok sebelumnya yakni Warga Budaya (1935-1975) yang dipimpin oleh Abah Juarta dan saat ini beranggotakan 30 orang.

"Reak sendiri merupakan sebuah kesenian yang hidup di antara masyarakat agraris, khususnya masyarakat petani yang mayoritas menanam padi. Awalnya seni ini merupakan pengiring upacara yang disebut ‘helaran reumpak jarami, ampih pare’, yakni upacara yang dilakukan ketika para petani memindahkan padi dari sawah ke tempat penyimpanan padi (leuit) atau disimpan ke rumah," kata Anggi.

Instrumen pengiring yang digunakan Juarta Putra adalah seperangkat alat musik dogdog yang terdiri dari tilingtit, tong, brung, dan bangplak, bedug, kecrek, serta tarompet.

photoFestival Roskilde merupakan acara musik terbesar di Denmark dan salah satu yang terbesar di Eropa - (Instagram/@juartaputra)

Selain itu, sajian kesenian ini juga dilengkapi oleh penari barongan dan penari kuda lumping yang biasanya tampil dalam keadaan kerasukan atau kesurupan.

Di panggung Roskilde nanti, Seni Reak Juarta Putra akan berkolaborasi dengan musisi cultural movement dari Denmark yang tergabung dalam kelompok bernama Snöleoparden dan juga dari Italia bernama Luigi.

Selain tampil di panggung Roskilde, Juarta Putra di sana akan mengadakan pertemuan dengan seniman-seniman Denmark untuk dapat berkolaborasi lebih lanjut sebagai sebuah pergerakan budaya lintas benua.

“Undangan ini menjadi penghormatan kepada leluhur dan pengingat betapa luasnya hidup, sebuah kehormatan yang luar biasa dapat menampilkan seni Reak di Eropa. Kami berharap dengan adanya kesempatan ini, Seni Reak Juarta Putra dapat menambah catatan kebanggaan bersejarah bahwa seni tradisi dapat terus diakui di panggung internasional. Semoga, seni tradisi Indonesia terus dilestarikan di negeri sendiri dan negara lainnya” kata Anggi.

SUMBER: TEMPO.CO

Image

Admin SUpdate

Image

Dede Imran